Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Insomnia Pada Dewasa Awal di Makassar

View through CrossRef
Insomnia atau gangguan tidur merupakan suatu keadaan seseorang dengan kuantitas dan  kualitas tidur yang kurang. Tujuan dilakukannya psikoedukasi in i yaitu untuk memberikan promosi kesehatan dan pemahaman pengetahuan kepada masyarakat terkhususnya bagi mahasiswa atau dewasa awal di Makassar tentang insomnia. Promosi kesehatan yang dilakukan untuk melihat gejala, aspek, penyebab, dampak, dan solusi dari insomnia yang terjadi  pada dewasa awal. Melalui promosi kesehatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat berupa pemahaman tentang insomnia dan juga memberikan langkah-langkah atau solusi yang harus dilakukan untuk menghindari kebiasaan perilaku insomnia pada dewasa awal. Pelaksanaan promosi kesehatan dilakukan dengan memberikan psikoedukasi mengenai insomnia secara daring melalui Zoom Meeting. Partisipan dalam psikoedukasi ini sebanyak 25 peserta dengan rentang usia 18–40 tahun. Hasil psikoedukasi menunjukkan bahwa pemahaman partisipan terkait insomnia mengalami peningkatan, dimana sebelum psikoedukasi bernilai 4,92 mengalami peningkatan menjadi 9,4 setelah psikoedukasi diberikan. Psikoedukasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa partisipan mulai mengetahui apa saja yang dapat dilakukan untuk bisa menjaga kualitas tidur, perbedaan kurang tidur dengan insomnia, penyebab dari insomnia, dampak dari insomnia dan langkah awal atau intervensi yang dapat dilakukan untuk menangani insomnia.
Title: Psikoedukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Insomnia Pada Dewasa Awal di Makassar
Description:
Insomnia atau gangguan tidur merupakan suatu keadaan seseorang dengan kuantitas dan  kualitas tidur yang kurang.
Tujuan dilakukannya psikoedukasi in i yaitu untuk memberikan promosi kesehatan dan pemahaman pengetahuan kepada masyarakat terkhususnya bagi mahasiswa atau dewasa awal di Makassar tentang insomnia.
Promosi kesehatan yang dilakukan untuk melihat gejala, aspek, penyebab, dampak, dan solusi dari insomnia yang terjadi  pada dewasa awal.
Melalui promosi kesehatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat berupa pemahaman tentang insomnia dan juga memberikan langkah-langkah atau solusi yang harus dilakukan untuk menghindari kebiasaan perilaku insomnia pada dewasa awal.
Pelaksanaan promosi kesehatan dilakukan dengan memberikan psikoedukasi mengenai insomnia secara daring melalui Zoom Meeting.
Partisipan dalam psikoedukasi ini sebanyak 25 peserta dengan rentang usia 18–40 tahun.
Hasil psikoedukasi menunjukkan bahwa pemahaman partisipan terkait insomnia mengalami peningkatan, dimana sebelum psikoedukasi bernilai 4,92 mengalami peningkatan menjadi 9,4 setelah psikoedukasi diberikan.
Psikoedukasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa partisipan mulai mengetahui apa saja yang dapat dilakukan untuk bisa menjaga kualitas tidur, perbedaan kurang tidur dengan insomnia, penyebab dari insomnia, dampak dari insomnia dan langkah awal atau intervensi yang dapat dilakukan untuk menangani insomnia.

Related Results

DAMPAK MEROKOK TERHADAP POLA TIDUR
DAMPAK MEROKOK TERHADAP POLA TIDUR
Abstract: Sleep/rest is one of  human needs, sleep disorder such as insomnia can interfere our daily activities. In Indonesia, the prevalence reached 10% of people with insomnia, o...
Sleep Quality and Insomnia Severity among Italian University Students: A Latent Profile Analysis
Sleep Quality and Insomnia Severity among Italian University Students: A Latent Profile Analysis
Insomnia is a widespread sleep disorder associated with physical and mental health conditions. Although the heterogeneity of insomnia presentations has been acknowledged, research ...
Incidence of Insomnia in Type 2 Diabetes Mellitus patients in a Tertiary Care Centre in Southern Kerala
Incidence of Insomnia in Type 2 Diabetes Mellitus patients in a Tertiary Care Centre in Southern Kerala
Abstract BACKGROUND Insomnia refers to difficulty falling asleep or staying asleep, often resulting in poor sleep quality. Around 10% of the general population experience i...
Nurse-delivered sleep restriction therapy to improve insomnia disorder in primary care: the HABIT RCT
Nurse-delivered sleep restriction therapy to improve insomnia disorder in primary care: the HABIT RCT
Background Insomnia is a prevalent and distressing sleep disorder. Multicomponent cognitive–behavioural therapy is the recommended first-line treatment, but access remains extremel...
Insomnia score: predictive ability of insomnia, high-diagnostic and prognostic value for cancer
Insomnia score: predictive ability of insomnia, high-diagnostic and prognostic value for cancer
AbstractObjectiveThis study utilized bioinformatics methods to investigate the association between insomnia and cancer.MethodsWe identified key insomnia-related genes and construct...
Hubungan Insomnia dengan Hipertensi
Hubungan Insomnia dengan Hipertensi
Insomnia and hypertension are very common and often coexist. There is evidence to suggest that the increase in the prevalence of hypertension in the past decade may be related to a...
Efektivitas Psikoedukasi Berbasis Pendidikan Karakter Untuk Mengurangi Kasus Bullying Pada Remaja
Efektivitas Psikoedukasi Berbasis Pendidikan Karakter Untuk Mengurangi Kasus Bullying Pada Remaja
Bullying merupakan tindakan agresi yang dilakukan individu ke individu lain. Bullying seringkali terjadi pada masa remaja. Melihat fenomena ini, menjadi penting untuk meningkatkan ...
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover
Strategi Pemerintah Kota Makassar Dalam Pemulihan Ekonomi Melalui Program Makassar Recover. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi pemerintah Kota Makassar dalam pemuli...

Back to Top