Javascript must be enabled to continue!
Analisis Rasio Keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara Bersatu
View through CrossRef
Analisis Rasio Keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara Bersatu.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara Bersatu melalui rasio keuangan yakni rasio likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas ditinjau dari Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 06/Per/M.KUKM/V/2006. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara bersatu. Data dianalisis dengan menggunakan rasio keuangan yaitu rasio likuiditas dengan indikator, rasio lancar ( current ratio), rasio cepat (quick ratio), rasio kas (cash ratio) dan ratio perputaran persediaan. Rasio solvabilitas dengan indikator debt to assets ratio dan debt to equity ratio. Rasio profitabilitas dengan indikator net profit margin, return on assets dan return on equity. Hasil analisis rasio likuiditas dengan indikator rasio lancar berada pada kriteria baik atau likuid (150% s/d <175% atau >275% s/d 300%). Rasio cepat menunjukkan likuid atau baik (.134% mendekat 150%). Rasio kas tidak dapat membayar hutang lancar hanya dengan aktiva lancar Kas (8%). Perputaran persediaan sangat efisien karna berada di atas 15 kali (18 kali) perputaran persediaan koperasi. Hasil analisis Rasio solvabilitas dengan indikator debt to tatal asset cukup untuk membiayai hutang-hutangnya (52,75%), debt to equity ratio berada pada kriteria sangat kurang karena melebihi 200% (814.5415427). Hal ini sesuai kenyataan bahwa modal sendiri Koperasi rata-rata pada setiap koperasi sangat kecil jika dibandingkan dengan total hutangnya. Hasil analisis rasio profitabilitas dengan indikator net profit margin berada pada kriteria kurang (>1% s/d <5% ). Hal ini menunjukkan bahwa hasil penjualan dari usaha koperasi dimanfaatkan untuk biaya operasional kemungkinan tinggi menyebabkan net profit margin menjadi menurun.. Indikator return on assets rasionya berada pada kriteria sangat baik (>10%). Indikator rasio equitas berada pada kriteria sangat baik ( >21%). Hal ini menunjukkan bahwa Koperasi Karyawan Uaha Nusantara Bersatu menggunakan asset koperasi seefektif mungkin sehingga dapat menghasilkan keuntungan sesuai dengan perencanaan
Universitas Musamus Merauke
Title: Analisis Rasio Keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara Bersatu
Description:
Analisis Rasio Keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara Bersatu.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara Bersatu melalui rasio keuangan yakni rasio likuiditas, solvabilitas dan profitabilitas ditinjau dari Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 06/Per/M.
KUKM/V/2006.
Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan Koperasi Karyawan Usaha Nusantara bersatu.
Data dianalisis dengan menggunakan rasio keuangan yaitu rasio likuiditas dengan indikator, rasio lancar ( current ratio), rasio cepat (quick ratio), rasio kas (cash ratio) dan ratio perputaran persediaan.
Rasio solvabilitas dengan indikator debt to assets ratio dan debt to equity ratio.
Rasio profitabilitas dengan indikator net profit margin, return on assets dan return on equity.
Hasil analisis rasio likuiditas dengan indikator rasio lancar berada pada kriteria baik atau likuid (150% s/d <175% atau >275% s/d 300%).
Rasio cepat menunjukkan likuid atau baik (.
134% mendekat 150%).
Rasio kas tidak dapat membayar hutang lancar hanya dengan aktiva lancar Kas (8%).
Perputaran persediaan sangat efisien karna berada di atas 15 kali (18 kali) perputaran persediaan koperasi.
Hasil analisis Rasio solvabilitas dengan indikator debt to tatal asset cukup untuk membiayai hutang-hutangnya (52,75%), debt to equity ratio berada pada kriteria sangat kurang karena melebihi 200% (814.
5415427).
Hal ini sesuai kenyataan bahwa modal sendiri Koperasi rata-rata pada setiap koperasi sangat kecil jika dibandingkan dengan total hutangnya.
Hasil analisis rasio profitabilitas dengan indikator net profit margin berada pada kriteria kurang (>1% s/d <5% ).
Hal ini menunjukkan bahwa hasil penjualan dari usaha koperasi dimanfaatkan untuk biaya operasional kemungkinan tinggi menyebabkan net profit margin menjadi menurun.
Indikator return on assets rasionya berada pada kriteria sangat baik (>10%).
Indikator rasio equitas berada pada kriteria sangat baik ( >21%).
Hal ini menunjukkan bahwa Koperasi Karyawan Uaha Nusantara Bersatu menggunakan asset koperasi seefektif mungkin sehingga dapat menghasilkan keuntungan sesuai dengan perencanaan.
Related Results
MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kinerja koperasi mitra perkebunan. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data ...
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN TAHUN
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT TELKOM INDONESIA (PERSERO) TBK MELALUI ANALISIS RASIO KEUANGAN TAHUN
Abstrak
Mengukur kinerja keuangan perusahaan adalah hal yang penting yang perlu dilakukan manajemen perusahaan. Buat melaksanakan penilaian fundamental terhadap performa peru...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA AGENSI HIBURAN KOREAN POP HYBE CORPORATION
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA AGENSI HIBURAN KOREAN POP HYBE CORPORATION
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan HYBE Corporation ditinjau dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio profitabilitas dan rasio aktivitas. Jenis ...
PEMBERDAYAAN LEMBAGA KOPERASI DI KABUPATEN MUSI RAWAS
PEMBERDAYAAN LEMBAGA KOPERASI DI KABUPATEN MUSI RAWAS
Tujuan Peneli dalam penelitian ini adalah untuk menemukan model pemberdayaanlembaga koperasi yang ada di lokasi penelitian, dengan menggunakan metode deskriptifdan analisis dengan ...
PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN PEMERINTAH KOTA DI JAWA TIMUR
PERBEDAAN KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN DAN PEMERINTAH KOTA DI JAWA TIMUR
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Kota di Jawa Timur tahun 2018 berdasarkan Rasio Keuangan serta menganalisis apakah ...
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA PERUSAHAAN PADA PERUM BULOG
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA PERUSAHAAN PADA PERUM BULOG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan pada Perusahaan yang dinilai dengan analisis rasio keuangan pada perusahaan Perum BULOG. dari tahun 2019 hingga tahun 202...
KEWIRAUSAHAAN KOPERASI
KEWIRAUSAHAAN KOPERASI
Salah satu puncak pengakuan atas eksistensi koperasi di Indonesia semakin nyata saat terbentuknya Kabinet Pembangunan VII pada 1998, di mana telah terjadi penyempurnaan nama Depart...

