Javascript must be enabled to continue!
Karakterisasi Enzim Pemecah Pati dari Malt Serelia
View through CrossRef
Abstract- Starch-degrading enzymes not only can be found in bacteria and fungi, but also in plants. Some plants that produce starch-degrading enzymes are germinated grain of sorghum, maize, and mung bean. pH and temperature are factors that can affect the activity of enzyme. Effect of pH and temperature to starch-degrading enzyme activity of these 3 cereal grains are reported in this research. Grain of sorghum, maize, and mung bean were germinated for 2 days and dried to produce malt. Enzymes from these 3 different malts were extracted using 7 buffers with different pH (4.5, 5, 5.5, 6, 6.5, 7) . Buffer that produced highest enzyme activity based on degradation of starch as a substrate (iodine-starch method) and based on formation of reducing sugars as products (DNS method) would be used for determining the effect of temperatures (20 °C, 30 °C, 40 °C, 50 °C). Effect of pH and temperatures to enzyme activity from 3 different malts tend to be fluctuating. Sorghum malt had the highest enzyme activity per gram malt based on degradation of starch activity test. Estimated enzyme activity of sorghum malt was 103,82 mg.g- 1.min-1. Maize malt had the highest enzyme activity based on formation of reducing sugars activity test. Estimated enzyme activity of maize malt was 13.08 mg.g-1.min-1.
Keywords: amylase enzyme, sorghum malt, maize malt, mung bean malt, pH temperature
Abstrak- Enzim pemecah pati dapat diperoleh dari tanaman selain dari bakteri dan fungi. Beberapa jenis tanaman yang memiliki enzim pemecah pati adalah biji sorgum, jagung, dan kacang hijau yang berkecambah. pH dan suhu merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi aktivitas dari enzim. Pengaruh pH dan suhu terhadap aktivitas enzim amilase dari ketiga jenis biji ini akan diamati dalam penelitian ini. Biji sorgum, jagung, dan kacang hijau dikecambahkan selama 2 hari dan dikeringkan untuk menghasilkan malt. Enzim dari ketiga jenis malt ini akan diekstrak menggunakan 7 buffer pH berbeda yaitu buffer pH 4,5; 5; 5,5; 6; 6,5 dan 7. Buffer yang menghasilkan nilai aktivitas enzim tertinggi berdasarkan degradasi substrat pati (metode pati-iodin) dan berdasarkan pembentukan produk gula reduksi (metode DNS) akan digunakan lebih lanjut untuk melihat pengaruh suhu yaitu suhu 20 °C, 30 °C, 40 °C, dan 50 °C. Pengaruh pH dan suhu terhadap aktivitas enzim ketiga jenis malt cenderung fluktuatif. Malt sorgum memiliki nilai aktivitas enzim per gram malt tertinggi berdasarkan uji aktivitas degradasi substrat pati (metode pati-iodin) yaitu 103,82 mg.g-1.min-1 dan malt jagung memiliki nilai aktivitas enzim per gram malt tertinggi berdasarkan uji aktivitas pembentukan gula reduksi (metode DNS) yaitu 13,08 mg.g-1.min-1.
Kata kunci: amylase enzyme, sorghum malt, maize malt, mung bean malt, pH temperature
University of Surabaya
Title: Karakterisasi Enzim Pemecah Pati dari Malt Serelia
Description:
Abstract- Starch-degrading enzymes not only can be found in bacteria and fungi, but also in plants.
Some plants that produce starch-degrading enzymes are germinated grain of sorghum, maize, and mung bean.
pH and temperature are factors that can affect the activity of enzyme.
Effect of pH and temperature to starch-degrading enzyme activity of these 3 cereal grains are reported in this research.
Grain of sorghum, maize, and mung bean were germinated for 2 days and dried to produce malt.
Enzymes from these 3 different malts were extracted using 7 buffers with different pH (4.
5, 5, 5.
5, 6, 6.
5, 7) .
Buffer that produced highest enzyme activity based on degradation of starch as a substrate (iodine-starch method) and based on formation of reducing sugars as products (DNS method) would be used for determining the effect of temperatures (20 °C, 30 °C, 40 °C, 50 °C).
Effect of pH and temperatures to enzyme activity from 3 different malts tend to be fluctuating.
Sorghum malt had the highest enzyme activity per gram malt based on degradation of starch activity test.
Estimated enzyme activity of sorghum malt was 103,82 mg.
g- 1.
min-1.
Maize malt had the highest enzyme activity based on formation of reducing sugars activity test.
Estimated enzyme activity of maize malt was 13.
08 mg.
g-1.
min-1.
Keywords: amylase enzyme, sorghum malt, maize malt, mung bean malt, pH temperature
Abstrak- Enzim pemecah pati dapat diperoleh dari tanaman selain dari bakteri dan fungi.
Beberapa jenis tanaman yang memiliki enzim pemecah pati adalah biji sorgum, jagung, dan kacang hijau yang berkecambah.
pH dan suhu merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi aktivitas dari enzim.
Pengaruh pH dan suhu terhadap aktivitas enzim amilase dari ketiga jenis biji ini akan diamati dalam penelitian ini.
Biji sorgum, jagung, dan kacang hijau dikecambahkan selama 2 hari dan dikeringkan untuk menghasilkan malt.
Enzim dari ketiga jenis malt ini akan diekstrak menggunakan 7 buffer pH berbeda yaitu buffer pH 4,5; 5; 5,5; 6; 6,5 dan 7.
Buffer yang menghasilkan nilai aktivitas enzim tertinggi berdasarkan degradasi substrat pati (metode pati-iodin) dan berdasarkan pembentukan produk gula reduksi (metode DNS) akan digunakan lebih lanjut untuk melihat pengaruh suhu yaitu suhu 20 °C, 30 °C, 40 °C, dan 50 °C.
Pengaruh pH dan suhu terhadap aktivitas enzim ketiga jenis malt cenderung fluktuatif.
Malt sorgum memiliki nilai aktivitas enzim per gram malt tertinggi berdasarkan uji aktivitas degradasi substrat pati (metode pati-iodin) yaitu 103,82 mg.
g-1.
min-1 dan malt jagung memiliki nilai aktivitas enzim per gram malt tertinggi berdasarkan uji aktivitas pembentukan gula reduksi (metode DNS) yaitu 13,08 mg.
g-1.
min-1.
Kata kunci: amylase enzyme, sorghum malt, maize malt, mung bean malt, pH temperature.
Related Results
British Food Journal Volume 46 Issue 11 1944
British Food Journal Volume 46 Issue 11 1944
1. From the information given to the Committee by members of the trade the following conclusions were drawn : (i) Four main types of product are sold under a name commonly includin...
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
KARAKTERISASI BEBERAPA ION LOGAM TERHADAP AKTIVITAS ENZIM TRIPSIN
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum enzim tripsin dan mengetahui pengaruh penambahan ion logam Ag+ (dalam bentuk senyawa AgNO3), ion logam Cu2+ (dalam bentuk ...
PERGULATAN HIDUP PEREMPUAN PEMECAH BATU
PERGULATAN HIDUP PEREMPUAN PEMECAH BATU
Semakin terbatasnya lahan pertanian dan berkembangnya teknologi pertanian, mengakibatkan penurunan kesempatan kerja perempuan disektor pertanian di daerah pedesaan. Oleh karena itu...
Aberrant Somatic Hypermutation in Extranodal Marginal Zone B-Cell Lymphoma of MALT Type.
Aberrant Somatic Hypermutation in Extranodal Marginal Zone B-Cell Lymphoma of MALT Type.
Abstract
Extranodal marginal zone B-cell lymphoma of mucosa associated lymphoid tissue (MALT lymphoma) accounts for approximately 7% to 8% of all non-Hodgkin lymphom...
KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI TAHUN 2021
KETERSEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KECAMATAN PATI KABUPATEN PATI TAHUN 2021
Kebutuhan sarana dan prasarana pembelajaran pendidikan jasman adalah sangat vital artinya bahwa pendidikan jasmani harus meggunakan sarana dan prasarana sesuai dengan kebutuhan. Ma...
Are smallholder farmers benefiting from malt barley contract farming engagement in Ethiopia?
Are smallholder farmers benefiting from malt barley contract farming engagement in Ethiopia?
Abstract
Background
It is believed that in Ethiopia barley has been cultivated before 3000BC. Among the cereals, it is ranked in fifth place and the...
Analisis Potensi Ekspor Hasil Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Pati
Analisis Potensi Ekspor Hasil Pertanian Tanaman Pangan di Kabupaten Pati
Kabupaten Pati merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang memiliki potensi besar dalam bidang pertanian. Slogan Pati Bumi Mina Tani sangat tepat diberikan untuk daerah ini men...
Kandungan Enzim Papain pada Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Metabolisme Tubuh
Kandungan Enzim Papain pada Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Metabolisme Tubuh
atau dalam sistem metabolisme. Pepaya mengandung enzim proteolitik atau enzim pemecah protein yang disebut dengan enzim papain. Enzim papin berfungsi memecah protein pada makanan m...

