Javascript must be enabled to continue!
REKONSTRUKSI HUKUM TERHADAP PENGUATAN PERLINDUNGAN BANGUNAN ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI
View through CrossRef
Arsitektur tradisional Bali seiring perkembangan jaman semakin tergerus oleh seni arsitektur modern dan juga terjadinya kerusakan-kerusakan. Berdasarkan hal tersebut, adapun rumusan masalah yang dapat dikaji yaitu: (1) Bagaimanakah pengaturan terkait perlindungan bangunan arsitektur tradisional Bali; dan (2) Bagaimanakah rekonstruksi hukum penguatan perlindungan bangunan arsitektur tradisional Bali. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi dokumen dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan fakta, dan pendekatan analisis konseptual. Hasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, Secara yuridis, arsitektur tradisional Bali diatur di dalam Perda No. 5 Tahun 2005. Perlindungan terhadap arsitektur tradisional Bali dilakukan dengan kewajiban pengaplikasian pada bangunan gedung. Kedua, Adanya ketiadaan sanksi dalam Perda No. 5 Tahun 2005. sehingga perlu adanya diskresi pemerintah berlandaskan interpretasi gramatikal dan sistematis terhadap Pasal 23 UU No. 30 Tahun 2014 dan juga rekonstruksi hukum berupa perubahan terhadap Perda No. 5 Tahun 2005 dengan penambahan pasal dengan substansi penjatuhan sanksi dengan memperhatikan kaidah dan gramatikal dalam pembentukan peraturan perundang-undangan berlandaskan UU No. 12 Tahun 2011. Selain itu juga perlu adanya pembentukan peraturan daerah terkait penguatan perlindungan bangunan arsitektur tradisional Bali di tiap-tiap kabupaten/kota beserta penerapan sanksi hukum yang tegas mengatur, baik berupa sanksi administratif maupun sanksi pidana bagi pelanggaran yang dilakukan. Hal ini bertujuan untuk terwujudnya kepastian hukum dan meminimalisir pelanggaran yang terjadi.
Universitas Hindu Indonesia
Title: REKONSTRUKSI HUKUM TERHADAP PENGUATAN PERLINDUNGAN BANGUNAN ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI
Description:
Arsitektur tradisional Bali seiring perkembangan jaman semakin tergerus oleh seni arsitektur modern dan juga terjadinya kerusakan-kerusakan.
Berdasarkan hal tersebut, adapun rumusan masalah yang dapat dikaji yaitu: (1) Bagaimanakah pengaturan terkait perlindungan bangunan arsitektur tradisional Bali; dan (2) Bagaimanakah rekonstruksi hukum penguatan perlindungan bangunan arsitektur tradisional Bali.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier.
Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan dengan studi dokumen dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan fakta, dan pendekatan analisis konseptual.
Hasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, Secara yuridis, arsitektur tradisional Bali diatur di dalam Perda No.
5 Tahun 2005.
Perlindungan terhadap arsitektur tradisional Bali dilakukan dengan kewajiban pengaplikasian pada bangunan gedung.
Kedua, Adanya ketiadaan sanksi dalam Perda No.
5 Tahun 2005.
sehingga perlu adanya diskresi pemerintah berlandaskan interpretasi gramatikal dan sistematis terhadap Pasal 23 UU No.
30 Tahun 2014 dan juga rekonstruksi hukum berupa perubahan terhadap Perda No.
5 Tahun 2005 dengan penambahan pasal dengan substansi penjatuhan sanksi dengan memperhatikan kaidah dan gramatikal dalam pembentukan peraturan perundang-undangan berlandaskan UU No.
12 Tahun 2011.
Selain itu juga perlu adanya pembentukan peraturan daerah terkait penguatan perlindungan bangunan arsitektur tradisional Bali di tiap-tiap kabupaten/kota beserta penerapan sanksi hukum yang tegas mengatur, baik berupa sanksi administratif maupun sanksi pidana bagi pelanggaran yang dilakukan.
Hal ini bertujuan untuk terwujudnya kepastian hukum dan meminimalisir pelanggaran yang terjadi.
Related Results
Legal Protection for Buildings with Traditional Architecture in the Modern Era of Bali
Legal Protection for Buildings with Traditional Architecture in the Modern Era of Bali
Along with the times, Balinese traditional architecture is increasingly being eroded by modern architectural art and also by the occurrence of damages. The purpose of this paper is...
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA BANGUNAN MAYA SANUR, BALI (DCM)
PENERAPAN KONSEP ARSITEKTUR TRADISIONAL BALI PADA BANGUNAN MAYA SANUR, BALI (DCM)
Abstrak
Bali merupakan salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan nilai kebudayaannya. Salah satu wujud kebudayaan yang riil dan dsudah teruji durabilitasnya merupakan ars...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
Pada tahun 2013, Galeri Nasional Indonesia bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta menggagas pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia bersamaan dengan rencana utama ...
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...
Rekonstruksi Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Atas Folklore : Tinjauan Hukum Progresif
Rekonstruksi Perlindungan Hukum Terhadap Hak Cipta Atas Folklore : Tinjauan Hukum Progresif
Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengemukakan rekonstruksi perlindungan hukum terhadap hak cipta atas folklore yang bersifat komunal dalam perspektif hukum progresif. Orie...
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
PENDEKATAN LOKALITAS BALI PADA DESAIN ARSITEKTUR HOTEL POTATO HEAD STUDIOS DI SEMINYAK
Abstrak - Globalisasi adalah fenomena yang sulit dihindari dan efeknya juga terasa di bidang arsitektur. Semakin ke sini, semakin banyak karya arsitektur di Indonesia yang dibangun...
Jelajah Kearifan Teknologi Bangunan Arsitektur Nusantara
Jelajah Kearifan Teknologi Bangunan Arsitektur Nusantara
Sejauh ini pengetahuan teknologi bangunan Indonesia yang diketengahkan dalam pendidikan formal lazimnya adalah pengetahuan yang diturunkan dari pemikiran non-nusantara (notabene ad...

