Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU MENYONTEK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 WELERI
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara konsep diri dan perilaku menyontek siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Weleri. Peneletian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Metode penelitian ex post facto dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Weleri. Yang digunakan sebagai try out yaitu kelas VII H. Sedangkan kelas VII A, VII B, VII C, VII D, VII E, VII F, VII G sebagai sampel penelitian. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi sejumlah 215 siswa dijadikan sampel. Hasil uji koefesien determinasi (R2) sebesar 0,284. Nilai tersebut artinya 28,4% perubahan variabel perilaku menyontek (Y) dapat diterangkan oleh konsep diri (X), sedangkan 72,6% dijelaskan oleh variabel yang lain. Berdasarkan uji linieritas antara konsep diri dan perilaku menyontek diperoleh signifikansi yaitu sebesar 0,770. Dengan nilai sig.deviation from linierity > 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linier antara konsep diri dengan perilaku menyontek.
Title: HUBUNGAN ANTARA KONSEP DIRI DENGAN PERILAKU MENYONTEK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 WELERI
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara konsep diri dan perilaku menyontek siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Weleri.
Peneletian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif.
Metode penelitian ex post facto dengan pendekatan korelasional.
Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Weleri.
Yang digunakan sebagai try out yaitu kelas VII H.
Sedangkan kelas VII A, VII B, VII C, VII D, VII E, VII F, VII G sebagai sampel penelitian.
Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi sejumlah 215 siswa dijadikan sampel.
Hasil uji koefesien determinasi (R2) sebesar 0,284.
Nilai tersebut artinya 28,4% perubahan variabel perilaku menyontek (Y) dapat diterangkan oleh konsep diri (X), sedangkan 72,6% dijelaskan oleh variabel yang lain.
Berdasarkan uji linieritas antara konsep diri dan perilaku menyontek diperoleh signifikansi yaitu sebesar 0,770.
Dengan nilai sig.
deviation from linierity > 0,05, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang linier antara konsep diri dengan perilaku menyontek.
Related Results
Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Menyontek pada Siswa YP Mts. Al-Azhar Medan
Hubungan Kontrol Diri dengan Perilaku Menyontek pada Siswa YP Mts. Al-Azhar Medan
<p>Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk menguji dan mendapatkan data secara empiris mengenai hubungan kontrol diri dengan perilaku menyontek pada...
Pengaruh Konsep diri dan Kepercayaan diri Terhadap Hasil Belajar Matematika
Pengaruh Konsep diri dan Kepercayaan diri Terhadap Hasil Belajar Matematika
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan tujuan untuk mengetahui: (1) Deskripsi konsep diri, kepercayaan diri, dan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Wundulako; (...
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU MENYONTEK DI SMPI SABILAL MUHTADIN BANJARMASIN
HUBUNGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU MENYONTEK DI SMPI SABILAL MUHTADIN BANJARMASIN
Perilaku menyontek dikalangan pelajar bukan lagi sebuah fenomena yang mengherankan. Terdapat banyak hal yang membuat seseorang melakukan tindakan menyontek, salah satunya dikarenak...
HUBUNGAN MOTIVASI IQ DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJAS
HUBUNGAN MOTIVASI IQ DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PENJAS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara motivasi IQ dan Kepercayaan diri siswa secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama hasil belajar pen...
Hubungan Antara Prokrastinasi Akademik Terhadap Perilaku Menyontek Siswa SMA Islam Sudirman Tanggungharjo
Hubungan Antara Prokrastinasi Akademik Terhadap Perilaku Menyontek Siswa SMA Islam Sudirman Tanggungharjo
Perilaku menyontek sudah menjadi permasalahan yang umum didalam sistem pendidikan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan prokrastinasi akademik d...
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Metode Biblio-Counseling Terhadap Perencanaan Karir Siswa Di SMA Negeri 1 Weleri
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Metode Biblio-Counseling Terhadap Perencanaan Karir Siswa Di SMA Negeri 1 Weleri
Penelitian dilatarbelakangi beberapa masalah, yaitu: 1) siswa belum mandiri dalam merencanakan karirnya, 2) siswa masih ragu terhadap karir yang dipilihnya, 3) siswa belum mengetah...
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal dengan Teknik Jigsaw terhadap Kemampuan Regulasi Diri Siswa Kelas VII SMP Kesatrian 1 Semarang
Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal dengan Teknik Jigsaw terhadap Kemampuan Regulasi Diri Siswa Kelas VII SMP Kesatrian 1 Semarang
Penelitian pengaruh layanan bimbingan klasikal dengan teknik jigsaw terhadap kemampuan regu;asi diri siswa kelas VII SMP Kesatrian 1 Semarang ini dilatarbelakangi oleh banyaknya si...
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penggunaan Media Pembelajaran e-Learning Berbasis Web untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan gambaran hasil pre-test siswa kelas eksperimen dan siswa kelas kontrol pada materi pokok suhu dan perubahannya, (2) mendeskrips...

