Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MAKNA IKEBANA BAGI MASYARAKAT JEPANG

View through CrossRef
Abstrak: Ikebana berasal dari dua buah kata yaitu ‘ike’ dan ‘hana’. ‘Ike’ berarti sesuatu yang hidup atau kehidupan, sedangkan ‘hana’ menunjuk pada bunga dari tanaman, termasuk tangkai, daun, dan bunga itu sendiri yang dirangkai dan ditancapkan dalam vas bunga. Ikebana sebagai hasil budaya, salah satu hasil karya manusia yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan jiwa manusia khususnya masyarakat Jepang. Sebagai salah satu hasil karya,  ikebana tidak hanya sekedar bisa dinikmati keindahannya, tetapi juga mampu memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan manusia sehingga bisa merasakan keindahan dan kebahagiaan. Nilai yang terkandung dalam Ikebana antara lain: nilai eksistensi; nilai pengetahuan; nilai rasa atau kepribadian; nilai bentuk, dan nilai relaksasi.Kata kunci: makna, nilai, ikebana, masyarakat Abstract: Ikebana is a compound word of ‘ike’ and ‘hana’. ‘Ike’ means something alive or living thing, while ‘hana’ refers to the flowers of a plant, including the stalks, leaves, and flowers themselves arranged and plugged in a vase. As a cultural work, ikebana is made to meet the needs of creative imagination of Japanese community. The significance of Ikebana for Japanese people is how to assemble it and what messages it contains. Ikebana impacts Japanese life tremendously – feeling beautiful and happy. The values in Ikebana include the value of existence; the value of knowledge; the value of taste or personality; the value of form, and the value of relaxation.Keywords: Meaning, Value, Ikebana, Society
Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Title: MAKNA IKEBANA BAGI MASYARAKAT JEPANG
Description:
Abstrak: Ikebana berasal dari dua buah kata yaitu ‘ike’ dan ‘hana’.
‘Ike’ berarti sesuatu yang hidup atau kehidupan, sedangkan ‘hana’ menunjuk pada bunga dari tanaman, termasuk tangkai, daun, dan bunga itu sendiri yang dirangkai dan ditancapkan dalam vas bunga.
Ikebana sebagai hasil budaya, salah satu hasil karya manusia yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan jiwa manusia khususnya masyarakat Jepang.
Sebagai salah satu hasil karya,  ikebana tidak hanya sekedar bisa dinikmati keindahannya, tetapi juga mampu memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan manusia sehingga bisa merasakan keindahan dan kebahagiaan.
Nilai yang terkandung dalam Ikebana antara lain: nilai eksistensi; nilai pengetahuan; nilai rasa atau kepribadian; nilai bentuk, dan nilai relaksasi.
Kata kunci: makna, nilai, ikebana, masyarakat Abstract: Ikebana is a compound word of ‘ike’ and ‘hana’.
‘Ike’ means something alive or living thing, while ‘hana’ refers to the flowers of a plant, including the stalks, leaves, and flowers themselves arranged and plugged in a vase.
As a cultural work, ikebana is made to meet the needs of creative imagination of Japanese community.
The significance of Ikebana for Japanese people is how to assemble it and what messages it contains.
Ikebana impacts Japanese life tremendously – feeling beautiful and happy.
The values in Ikebana include the value of existence; the value of knowledge; the value of taste or personality; the value of form, and the value of relaxation.
Keywords: Meaning, Value, Ikebana, Society.

Related Results

PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
PENGARUH LAGU JEPANG TERHADAP METODE PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG
Jepang merupakan sebuah negara yang terletak di Asia bagian Timur. Negara ini merupakan salah satu negara maju yang memiliki banyak sekali inovasi dalam teknologi maupun budaya. Je...
MAKNA VERBA BAHASA JEPANG
MAKNA VERBA BAHASA JEPANG
Fenomena verba bahasa Jepang terdapat verba yang memiliki kemiripan makna, misalnya verba melihat, yang dalam bahasa Jepang adalah miru dan mikakeru. Pemakaian verba yang tepat men...
PELATIHAN BAHASA JEPANG PERHOTELAN BAGI PENGELOLA DAN PEKERJA AKOMODASI DI DESA JATILUWIH
PELATIHAN BAHASA JEPANG PERHOTELAN BAGI PENGELOLA DAN PEKERJA AKOMODASI DI DESA JATILUWIH
Tujuan pengabdian kepada masyarakat di desa Jatiluwih adalah untuk peningkatan sumber daya manusia para pengelola akomodasi dan pekerja di desa Jatiluwih sehingga mereka nantinya b...
DISORGANISASI SOSIAL TENAGA KERJA VIETNAM DI JEPANG
DISORGANISASI SOSIAL TENAGA KERJA VIETNAM DI JEPANG
<p><em>Japan is one of the most powerful economies in the world. A high economy makes the lives of Japanese residents happier, the proof that crime cases in Japan is lo...
Pengaruh Fenomena Shoushika Terhadap Perekonomian Jepang
Pengaruh Fenomena Shoushika Terhadap Perekonomian Jepang
Jepang merupakan negara yang memiliki perekonomian yang relatif stabil dan unggul dibandingkan negara sekitarnya. Dibalik hal tersebut terdapat tantangan berupa kondisi demografi S...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
IbM PETANI KETIMUN JEPANG DI KELURAHAN KOLONGAN TOMOHON
IbM PETANI KETIMUN JEPANG DI KELURAHAN KOLONGAN TOMOHON
Pengabdian masyarakat untuk IbM Petani Ketimun Jepang dilaksanakan di Kelurahan Kolongan Kota Tomohon Sulawesi Utara. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan tujuan utama IbM Peta...
Workshop Pengajaran Bahasa Jepang bagi Pengajar Nagomi Kaigo Gakkou
Workshop Pengajaran Bahasa Jepang bagi Pengajar Nagomi Kaigo Gakkou
Nagomi Kaigo Gakkou merupakan salah satu LPK yang mengirimkan pemagang caregiver terbanyak ke Jepang. Calon pemagang yang akan diberangkatkan ke Jepang harus mengikuti pelatihan pe...

Back to Top