Javascript must be enabled to continue!
Taksonomi Hasil Belajar Menurut Benyamin S. Bloom
View through CrossRef
Dalam pendidikan, taksonomi dibuat untuk mengklasifikasikan tujuan pendidikan. Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain, yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotor. Dari setiap ranah tersebut dibagi kembali menjadi beberapa kategori dan subkategori yang berurutan secara hirarkis (bertingkat), mulai dari tingkah laku yang sederhana sampai tingkah laku yang paling kompleks. Tingkah laku dalam setiap tingkat diasumsikan menyertakan juga tingkah laku dari tingkat yang lebih rendah.Taksonomi ini pertama kali disusun oleh Benjamin S. Bloom dan kawan-kawan pada tahun 1956, sehingga sering pula disebut sebagai "Taksonomi Bloom". Taksonomi bloom merujuk pada tujuan pembelajaran yang diharapkan agar dengan adanya taksonomi ini para pendidik dapat mengetahui secara jelas dan pasti apakah tujuan instruksional pelajaran bersifat kognitif, afektif atau psikomotor. Taksonomi berarti klasifikasi berhirarki dari sesuatu atau prinsip yang mendasari klasifikasi. Semua hal yang bergerak, benda diam, tempat, dan kejadian sampai pada kemampuan berpikir dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi, Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain, yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotor. Dari setiap ranah tersebut dibagi kembali menjadi beberapa kategori dan subkategori yang berurutan secara hirarkis (bertingkat), mulai dari tingkah laku yang sederhana sampai tingkah laku yang paling kompleks. Tingkah laku dalam setiap tingkat diasumsikan menyertakan juga tingkah laku dari tingkat yang lebih rendah.
PT Formosa Cendekia Global
Title: Taksonomi Hasil Belajar Menurut Benyamin S. Bloom
Description:
Dalam pendidikan, taksonomi dibuat untuk mengklasifikasikan tujuan pendidikan.
Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain, yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotor.
Dari setiap ranah tersebut dibagi kembali menjadi beberapa kategori dan subkategori yang berurutan secara hirarkis (bertingkat), mulai dari tingkah laku yang sederhana sampai tingkah laku yang paling kompleks.
Tingkah laku dalam setiap tingkat diasumsikan menyertakan juga tingkah laku dari tingkat yang lebih rendah.
Taksonomi ini pertama kali disusun oleh Benjamin S.
Bloom dan kawan-kawan pada tahun 1956, sehingga sering pula disebut sebagai "Taksonomi Bloom".
Taksonomi bloom merujuk pada tujuan pembelajaran yang diharapkan agar dengan adanya taksonomi ini para pendidik dapat mengetahui secara jelas dan pasti apakah tujuan instruksional pelajaran bersifat kognitif, afektif atau psikomotor.
Taksonomi berarti klasifikasi berhirarki dari sesuatu atau prinsip yang mendasari klasifikasi.
Semua hal yang bergerak, benda diam, tempat, dan kejadian sampai pada kemampuan berpikir dapat diklasifikasikan menurut beberapa skema taksonomi, Dalam hal ini, tujuan pendidikan dibagi menjadi beberapa domain, yaitu: kognitif, afektif, dan psikomotor.
Dari setiap ranah tersebut dibagi kembali menjadi beberapa kategori dan subkategori yang berurutan secara hirarkis (bertingkat), mulai dari tingkah laku yang sederhana sampai tingkah laku yang paling kompleks.
Tingkah laku dalam setiap tingkat diasumsikan menyertakan juga tingkah laku dari tingkat yang lebih rendah.
Related Results
ANALISIS TAKSONOMI BLOOM DAN KUALITAS BUTIR SOAL SAINS BIOLOGI MTs NURUL HARAMAIN
ANALISIS TAKSONOMI BLOOM DAN KUALITAS BUTIR SOAL SAINS BIOLOGI MTs NURUL HARAMAIN
Hasil belajar yang dihasilkan oleh siswa sangat dipengaruhi oleh mutu dan kualitas soal yang telah diformat oleh guru mata pelajaran. Soal ujian semester akan lebih berkualitas jik...
Match/Mismatch Between Phytoplankton and Crustacean Zooplankton Phenology in the Strait of Georgia, Canada
Match/Mismatch Between Phytoplankton and Crustacean Zooplankton Phenology in the Strait of Georgia, Canada
The Strait of Georgia, Canada, is an important region for numerous commercially and culturally important species (e.g., herring, salmon, and orcas), yet little is known about the l...
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN INTENSITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA DI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
HUBUNGAN ANTARA MINAT BELAJAR DAN INTENSITAS BELAJAR SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR AGAMA HINDU SISWA PASRAMAN SATYA DHARMA DI TAHUN PELAJARAN 2019/2020
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang signifikan antara (1) minat belajar dengan prestasi belajar agama hindu siswa pasraman satya dharma di Gunun...
TAKSONOMI ILMU PENGETAHUAN : ILMU ITU BERANEKA RAGAM SPESIALISASI DAN DISIPLIN INTERDISIPLINER
TAKSONOMI ILMU PENGETAHUAN : ILMU ITU BERANEKA RAGAM SPESIALISASI DAN DISIPLIN INTERDISIPLINER
This article discusses the significance of the taxonomy of knowledge as a framework for classifying and organizing the diverse and ever-evolving disciplines of science. The taxonom...
STRATEGI PEMBELAJARAN :TAKSONOMI BLOOM DALAM GAMES SIMULATION METHOD DI TINGKAT RAUDHATUL ATHFAL
STRATEGI PEMBELAJARAN :TAKSONOMI BLOOM DALAM GAMES SIMULATION METHOD DI TINGKAT RAUDHATUL ATHFAL
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pembelajaran:<em>games simulation method</em>(metode simulasi permainan) menggunakan taksonomi Bloom. P...
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PARTISIPASI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA (Survey pada Siswa Kelas VIII di MTs Attaqwa Cicurug Sukabumi)
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI BELAJAR DAN PARTISIPASI SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA (Survey pada Siswa Kelas VIII di MTs Attaqwa Cicurug Sukabumi)
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) perbedaan hasil belajar antara peserta didik yang mengikuti strategi pembelajaran berbasis masalah dan strategi pembelaj...
Analisis Teoritis Tujuan Pembelajaran Berdasarkan Taksonomi Bloom
Analisis Teoritis Tujuan Pembelajaran Berdasarkan Taksonomi Bloom
Taksonomi Bloom merupakan alat yang efektif untuk merancang tujuan pembelajaran yang bertujuan meningkatkan keterampilan kognitif siswa. Penilitian ini bertujuan untuk menganalisi...
SELF EFFICACY DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA KEBIDANAN PADA MATA KULIAH ASUHAN PERSALINAN
SELF EFFICACY DAN MOTIVASI TERHADAP HASIL BELAJAR MAHASISWA KEBIDANAN PADA MATA KULIAH ASUHAN PERSALINAN
ABSTRAK Latar Belakang : Penilaian hasil belajar berkaitan dengan informasi mengenai kemampuan individu meliputi ranah kognitif, ranah afektif dan psikomotoris. Nilai yang dipero...

