Javascript must be enabled to continue!
Faktor Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan dan Cara Mengatasinya (Studi pada : Sekolah Dasar di Desa Tonggolobibi)
View through CrossRef
Pendidikan merupakan penentu bagi perkembangan dan perwujudan individu, terutama bagi pembangunan bangsa dan negara. Kemajuan suatu kebudayaan bergantung pada cara kebudayaan tersebut mengenali, menghargai, dan memanfaatkan sumber daya manusia. Pendidikan pada umumnya bertujuan untuk menyediakan lingkungan yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya secara optimal, sehingga ia dapat mewujudkan dirinya dan berfungsi sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pribadi dan masyarakatnya (Utami Munandar, 2002 : 4). Pendidikan bermutu lahir dari sistem perencanaan yang baik (good planning system) dengan materi dan sistem tata kelola yang baik (good governance system) dan disampaikan oleh guru yang baik (good teachers) dengan komponen yang bermutu, khususnya guru. Pendidikan bermutu lahir dari guru yang bermutu. Guru yang bermutu paling tidak harus menguasai materi ajar, metodologi, sistem evaluasi, dan psikologi belajar. Guru yang baik bukan sekedar pintar, tetapi guru yang mampu memintarkan peserta didik. Guru yang baik bukan sekedar guru yang berkarakter, tetapi guru yang mampumembentuk karakter yang baik bagi peserta didiknya. Bukan sekedar guru yang mempunyai teladan dan integritas, tetapi guru yang mampu menjadikan peserta didik memiliki teladan dan patut diteladani oleh siswa. Tugas utama guru bukan hanya sekedar mengajar, tapi adalah membantu kesulitan belajar peserta didiknya. Permasalahan yang muncul, yang disebabkan oleh banyak faktor ini harus tetap dicari jalan keluarnya. Hal ini perlu dilakukan agar permasalahan tersebut tidak makin membesar yang pada akhirnya hanya akan makin memperburuk keadaan dunia pendidikan di Indonesia. Ada banyak upaya yang bisa dilakukan, namun semua memerlukan keterpaduan dan tekad yang nyata dari semua unsur, terutama semua unsur penyelenggara pendidikan, baik pendidikan maupun pendidikan informal. 1. Rajaloa NI, Hasyim R, Hajuan MA. TANGGAPAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP PENERAPAN FULL DAY SCHOOL DI SMA NEGERI 4 KOTA TERNATE. J Geocivic. 2019;2(2). 2. Syafe’i I. Tujuan Pendidikan Islam. Al-Tadzkiyyah J Pendidik Islam. 2015;6(2):151–66. 3. Mardiharto M. Pembangunan Sumber Daya Manusia Melalui Bidang Pendidikan Agama Kristen. PASCA J Teol dan Pendidik Agama Kristen. 2019;15(2):28–32. 4. Yusuf M. PENDIDIKAN HOLISTIK MENURUT PARA AHLI. 2021; 5. Hermino A. Pendidikan Karakter dalam Perspektif Psikologis Siswa Sekolah Menengah Pertama di Era Globalisasi dan Multikultural. J Perad. 2015;8:19–40. 6. Robiah S. Keterampilan Abad 21 dalam Kurikulum Pendidikan Nasional. Pros SNTP. 2018;1. 7. Agung I. Perspektif Multidimensional Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan: Pemikiran Awal Konsep dan Penerapan. J Pendidik dan Kebud. 2010;16(4):453–68. 8. Munandar U. Pendidikan dan Agama Akhlak bagi Anak dan Remaja. Jakarta PT Logos Wacana Ilmu. 2002; 9. Dalyono B, Lestariningsih ED. Implementasi penguatan pendidikan karakter di sekolah. Bangun Rekaprima Maj Ilm Pengemb Rekayasa, Sos dan Hum. 2016;3(2, Oktober):33–42. 10. Ernita N, Harjono A, Sridana N. Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Laboratorium dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik SMA Negeri 8 Mataram. Lensa J Kependidikan Fis. 2013;1(2):103–8. 11. Hidayat A, Machali I. Pengelolaan pendidikan: konsep, prinsip, dan aplikasi dalam mengelola sekolah dan madrasah. Kaukaba; 2012. 12. Asy’ari MS. Implementasi UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 dalam pengembangan kurikulum Madrasah Diniyah di Madrasah Miftahul Ulum Sidogiri Pasuruan. UIN Sunan Ampel Surabaya; 2011. 13. Al-Jawi MS. Pendidikan di Indonesia: Masalah dan Solusinya. In: Makalah dalam Seminar Nasional Potret Pendidikan Indonesia: Antara Konsep Realiti dan Solusi, diselenggarakan oleh Forum Ukhwah dan Studi Islam (FUSI) Universitas Negeri Malang. 2006. 14. Bab I V. Kebijakan pendidikan. Anal Kebijak Pendidik. 2018;133.
Title: Faktor Penyebab Rendahnya Kualitas Pendidikan dan Cara Mengatasinya (Studi pada : Sekolah Dasar di Desa Tonggolobibi)
Description:
Pendidikan merupakan penentu bagi perkembangan dan perwujudan individu, terutama bagi pembangunan bangsa dan negara.
Kemajuan suatu kebudayaan bergantung pada cara kebudayaan tersebut mengenali, menghargai, dan memanfaatkan sumber daya manusia.
Pendidikan pada umumnya bertujuan untuk menyediakan lingkungan yang memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya secara optimal, sehingga ia dapat mewujudkan dirinya dan berfungsi sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan pribadi dan masyarakatnya (Utami Munandar, 2002 : 4).
Pendidikan bermutu lahir dari sistem perencanaan yang baik (good planning system) dengan materi dan sistem tata kelola yang baik (good governance system) dan disampaikan oleh guru yang baik (good teachers) dengan komponen yang bermutu, khususnya guru.
Pendidikan bermutu lahir dari guru yang bermutu.
Guru yang bermutu paling tidak harus menguasai materi ajar, metodologi, sistem evaluasi, dan psikologi belajar.
Guru yang baik bukan sekedar pintar, tetapi guru yang mampu memintarkan peserta didik.
Guru yang baik bukan sekedar guru yang berkarakter, tetapi guru yang mampumembentuk karakter yang baik bagi peserta didiknya.
Bukan sekedar guru yang mempunyai teladan dan integritas, tetapi guru yang mampu menjadikan peserta didik memiliki teladan dan patut diteladani oleh siswa.
Tugas utama guru bukan hanya sekedar mengajar, tapi adalah membantu kesulitan belajar peserta didiknya.
Permasalahan yang muncul, yang disebabkan oleh banyak faktor ini harus tetap dicari jalan keluarnya.
Hal ini perlu dilakukan agar permasalahan tersebut tidak makin membesar yang pada akhirnya hanya akan makin memperburuk keadaan dunia pendidikan di Indonesia.
Ada banyak upaya yang bisa dilakukan, namun semua memerlukan keterpaduan dan tekad yang nyata dari semua unsur, terutama semua unsur penyelenggara pendidikan, baik pendidikan maupun pendidikan informal.
1.
Rajaloa NI, Hasyim R, Hajuan MA.
TANGGAPAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP PENERAPAN FULL DAY SCHOOL DI SMA NEGERI 4 KOTA TERNATE.
J Geocivic.
2019;2(2).
2.
Syafe’i I.
Tujuan Pendidikan Islam.
Al-Tadzkiyyah J Pendidik Islam.
2015;6(2):151–66.
3.
Mardiharto M.
Pembangunan Sumber Daya Manusia Melalui Bidang Pendidikan Agama Kristen.
PASCA J Teol dan Pendidik Agama Kristen.
2019;15(2):28–32.
4.
Yusuf M.
PENDIDIKAN HOLISTIK MENURUT PARA AHLI.
2021; 5.
Hermino A.
Pendidikan Karakter dalam Perspektif Psikologis Siswa Sekolah Menengah Pertama di Era Globalisasi dan Multikultural.
J Perad.
2015;8:19–40.
6.
Robiah S.
Keterampilan Abad 21 dalam Kurikulum Pendidikan Nasional.
Pros SNTP.
2018;1.
7.
Agung I.
Perspektif Multidimensional Pendidikan Pembangunan Berkelanjutan: Pemikiran Awal Konsep dan Penerapan.
J Pendidik dan Kebud.
2010;16(4):453–68.
8.
Munandar U.
Pendidikan dan Agama Akhlak bagi Anak dan Remaja.
Jakarta PT Logos Wacana Ilmu.
2002; 9.
Dalyono B, Lestariningsih ED.
Implementasi penguatan pendidikan karakter di sekolah.
Bangun Rekaprima Maj Ilm Pengemb Rekayasa, Sos dan Hum.
2016;3(2, Oktober):33–42.
10.
Ernita N, Harjono A, Sridana N.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Laboratorium dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik SMA Negeri 8 Mataram.
Lensa J Kependidikan Fis.
2013;1(2):103–8.
11.
Hidayat A, Machali I.
Pengelolaan pendidikan: konsep, prinsip, dan aplikasi dalam mengelola sekolah dan madrasah.
Kaukaba; 2012.
12.
Asy’ari MS.
Implementasi UU Sisdiknas No.
20 Tahun 2003 dalam pengembangan kurikulum Madrasah Diniyah di Madrasah Miftahul Ulum Sidogiri Pasuruan.
UIN Sunan Ampel Surabaya; 2011.
13.
Al-Jawi MS.
Pendidikan di Indonesia: Masalah dan Solusinya.
In: Makalah dalam Seminar Nasional Potret Pendidikan Indonesia: Antara Konsep Realiti dan Solusi, diselenggarakan oleh Forum Ukhwah dan Studi Islam (FUSI) Universitas Negeri Malang.
2006.
14.
Bab I V.
Kebijakan pendidikan.
Anal Kebijak Pendidik.
2018;133.
.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Harmonisasi dan Akselerasi Desa Siaga (HADesi) pada Pengembangan Desa Mitra
Kegiatan desa siaga digulirkan pada tahun 2006. Pada tahun 2012 capaian jumlah desa siaga aktif sebanyak 52.804 dari 81.253 desa di seluruh Indonesia atau sekitar (64,9%) dari targ...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...
Pelaksanaan Kedisiplinan oleh Kepala Desa di Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala pada Tahun 2017
Pelaksanaan Kedisiplinan oleh Kepala Desa di Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala pada Tahun 2017
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya kedisiplinan perangkat desa di Desa Tonggolobibi Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Berdasarkan kondisi obyektif yang ditemukan pad...
Nur fitrah
Nur fitrah
Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang sangat penting, karena matematika sebagai mata pelajaran yang memungkinkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan merupakan sar...
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat Tahun 2023
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendeskripsikan realisasi program kinerja Badan Permusyawaratan Desa di Desa Katela Kecamatan Tiworo Kepulauan Kabupaten Muna Barat, da...

