Javascript must be enabled to continue!
Pengelolaan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dengan Fisioterapi Dada Kombinasi Batuk Efektif pada Penderita PPOK (Studi Kasus)
View through CrossRef
PPOK yaitu penyakit kronik pada saluran pernafasan yang menghambatan aliran udara ke dalam paru (khususnya pada saat ekspirasi) dengan gejala yang sering terjadi yaitu sesak nafas, batuk berdahak kronik, gejalanya bersifat progresif. Resiko utama terjadinya PPOK yaitu akibat dari merokok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan proses asuhan keperawatan, dimulai dari pengkajian hingga evaluasi dalam pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dilakulan selama empat hari dengan satu hari pengkajian dan tiga hari pengelolaan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengen wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil yang didapatkan dari adanya pemberian intervensi yaitu pasien sudah tidak sesak nafas, batuk sudah jarang, sekarang bisa menerapkan batuk efektif dan sangat terbantu dengan terapi yang diberikan bagi kesembuhannya karena efektif dalam mengeluarkan dahak, menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan. Kombinasi kedua metode ini terbukti dapat meningkatkan bersihan jalan napas, memperbaiki fungsi pernafasan, dan mengurangi gejala sesak napas pada pasien PPOK. Kesimpulannya yaitu pengelolaan bersihan jalan nafas yang tidak efektif pada pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dapat ditingkatkan melalui kombinasi teknik fisioterapi dada dan batuk efektif.
Title: Pengelolaan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dengan Fisioterapi Dada Kombinasi Batuk Efektif pada Penderita PPOK (Studi Kasus)
Description:
PPOK yaitu penyakit kronik pada saluran pernafasan yang menghambatan aliran udara ke dalam paru (khususnya pada saat ekspirasi) dengan gejala yang sering terjadi yaitu sesak nafas, batuk berdahak kronik, gejalanya bersifat progresif.
Resiko utama terjadinya PPOK yaitu akibat dari merokok.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan proses asuhan keperawatan, dimulai dari pengkajian hingga evaluasi dalam pengelolaan bersihan jalan napas tidak efektif dilakulan selama empat hari dengan satu hari pengkajian dan tiga hari pengelolaan.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengen wawancara, observasi, dan studi dokumentasi.
Hasil yang didapatkan dari adanya pemberian intervensi yaitu pasien sudah tidak sesak nafas, batuk sudah jarang, sekarang bisa menerapkan batuk efektif dan sangat terbantu dengan terapi yang diberikan bagi kesembuhannya karena efektif dalam mengeluarkan dahak, menjadi lebih encer dan mudah dikeluarkan.
Kombinasi kedua metode ini terbukti dapat meningkatkan bersihan jalan napas, memperbaiki fungsi pernafasan, dan mengurangi gejala sesak napas pada pasien PPOK.
Kesimpulannya yaitu pengelolaan bersihan jalan nafas yang tidak efektif pada pasien dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) dapat ditingkatkan melalui kombinasi teknik fisioterapi dada dan batuk efektif.
Related Results
Asuhan Keperawatan Penerapan Batuk Efektif pada Pasien Asma dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Asuhan Keperawatan Penerapan Batuk Efektif pada Pasien Asma dengan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
Asma merupakan suatu penyakit obstruksi saluran nafas yang dapat ditemui pada orang dewasa Asma menyerang saluran pernapasan yang menyebabkan hiperaktivitas bronkus dan obstruksi ...
Pengelolaan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif pada Pasien ISPA
Pengelolaan Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif pada Pasien ISPA
ISPA adalah penyakit saluran pernapasan yang menyerang mulai dari hidung sampai ke alveoli paru-paru dengan gejala yang muncul seperti demam, batuk, pilek, sesak nafas yang dapat ...
Evaluasi Pemberian Fisioterapi Dada Terhadap Status Pernafasan Anak Dengan Bronkopneumonia
Evaluasi Pemberian Fisioterapi Dada Terhadap Status Pernafasan Anak Dengan Bronkopneumonia
Pendahuluan: Bronkopneumenia menyebabkan perubahan pernafasan pada anak sehingga membutuhkan tindakan untuk mengatasi hal tersebut. teknik fisioterapi dada merupakan salah satu jen...
Bingung Memilih Obat Batuk? Kenalilah Jenis Batuk Anda!
Bingung Memilih Obat Batuk? Kenalilah Jenis Batuk Anda!
Salah satu penyakit yang umum terjadi adalah batuk. Batuk sendiri merupakan salah satu mekanisme pertahanan tubuh dari saluran pernapasan dan menjadi refleks yang terangsang karena...
Asuhan Keperawatan pada Asma dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Menggunakan Posisi Semifowler di Desa Kaliawi Kabupaten Way Kanan
Asuhan Keperawatan pada Asma dengan Masalah Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Menggunakan Posisi Semifowler di Desa Kaliawi Kabupaten Way Kanan
ABSTRAK Prevalensi asma terus mengalami peningkatan terutama di negara- negara berkembang akibat perubahan gaya hidup dan peningkatan polusi udara. Prevalensi asma di Indonesia ada...
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Analisis Penerapan Jalan Satu Arah di Ruas Jalan Raya Leles-Jalan Lingkar Leles
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kemacetan yang sering terjadi di ruas Jalan Raya Leles pada saat jam-jam sibuk dan mengetahui dampak penerapan jalan satu arah te...
Jalan Nasional, Leger Jalan, Pem ANALISA TEKNIS DAN BIAYA PEMELIHARAAN JALAN MELALUI STUDI LEGER (Studi Kasus: Jalan Tingkat Provinsi Ruas Jalan Lateng-Madenan-Bondalem Provinsi Bali)
Jalan Nasional, Leger Jalan, Pem ANALISA TEKNIS DAN BIAYA PEMELIHARAAN JALAN MELALUI STUDI LEGER (Studi Kasus: Jalan Tingkat Provinsi Ruas Jalan Lateng-Madenan-Bondalem Provinsi Bali)
Abstrak
Jalan merupakan aset negara yang pada hakekatnya mempunyai peranan penting dalam rangka mewujudkan sarana pembangunan Nasional, terutama yang menyangkut perwujudan pe...
Gambaran Derajat Merokok Pada Penderita PPOK di Bagian Paru RSUP Dr. M. Djamil
Gambaran Derajat Merokok Pada Penderita PPOK di Bagian Paru RSUP Dr. M. Djamil
AbstrakPenyakit Paru Obstuktif Kronik (PPOK) adalah penyakit dengan karakteristik keterbatasan saluran napas yang tidak sepenuhnya reversibel dan dapat dicegah. Indonesia merupakan...

