Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Lokasi Terapi Intravenus Dengan Kejadian Plebitis
View through CrossRef
Terapi intravena (IV) merupakan cara yang digunakan untuk memberikan cairan dan memasukkan obat, vitamin dan transfuse darah ke tubuh pasien. Dalam terapi intravena dapat terjadi komplikasi salah satunya flebitis. Salah satu factor yang mempengaruhi terjadinya phlebitis adalah lokasi penusukan vena. The aim penelitian ini untuk mengetahui hubungan lokasi terapi intravenus dengan kejadian phlebitis. Desain Penelitian menggunakan Analisis Correlation dengan purposive sampling technique, sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 16 pasien (responden) yang di pasang terapi intravenous. Instrument menggunakan lembar observasi yang dimodifikasi dari the V.I.P (Visual Infusion Phlebitis) score dari United Lincolnshire Hospital NHS Trust Infection Control Manual (RCN, 2005). Penelitian dilakukan di ruang rawat inap penyakit dalam lantai 6, 8, 11, 12 di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya. Uji statistik non parametrik dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 62,50% terpasang infus pada vena metacarpal, dan sisanya terpasang infus pada vena cephalika 31, 25% dan vena basilica 6,25%. Sedangkan untuk kejadian phlebitis menunjukkan menunjukkan responden yang Plebitis sebanyak 56.25%, dan yang tidak Plebitis sebanyak 43.75%. Uji statistic Chi Square menunjukkan nilai p = 0,002, artinya terdapat hubungan lokasi terapi intravenus dengan kejadian phlebitis. Simpulan Plebitis merupakan peradangan vena yang disebabkan iritasi kimia, bakterial, dan mekanis pada pemasangan terapi intravena yang ditandai dengan kemerah, nyeri dan pembengkakan di daerah penusukan vena. Pemilihan vena pada pemasangan infus diantaranya adalah vena yang besar tidak bercabang, dan tidak terletak dipersendian.
Title: Hubungan Lokasi Terapi Intravenus Dengan Kejadian Plebitis
Description:
Terapi intravena (IV) merupakan cara yang digunakan untuk memberikan cairan dan memasukkan obat, vitamin dan transfuse darah ke tubuh pasien.
Dalam terapi intravena dapat terjadi komplikasi salah satunya flebitis.
Salah satu factor yang mempengaruhi terjadinya phlebitis adalah lokasi penusukan vena.
The aim penelitian ini untuk mengetahui hubungan lokasi terapi intravenus dengan kejadian phlebitis.
Desain Penelitian menggunakan Analisis Correlation dengan purposive sampling technique, sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 16 pasien (responden) yang di pasang terapi intravenous.
Instrument menggunakan lembar observasi yang dimodifikasi dari the V.
I.
P (Visual Infusion Phlebitis) score dari United Lincolnshire Hospital NHS Trust Infection Control Manual (RCN, 2005).
Penelitian dilakukan di ruang rawat inap penyakit dalam lantai 6, 8, 11, 12 di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.
Uji statistik non parametrik dengan uji Chi Square.
Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 62,50% terpasang infus pada vena metacarpal, dan sisanya terpasang infus pada vena cephalika 31, 25% dan vena basilica 6,25%.
Sedangkan untuk kejadian phlebitis menunjukkan menunjukkan responden yang Plebitis sebanyak 56.
25%, dan yang tidak Plebitis sebanyak 43.
75%.
Uji statistic Chi Square menunjukkan nilai p = 0,002, artinya terdapat hubungan lokasi terapi intravenus dengan kejadian phlebitis.
Simpulan Plebitis merupakan peradangan vena yang disebabkan iritasi kimia, bakterial, dan mekanis pada pemasangan terapi intravena yang ditandai dengan kemerah, nyeri dan pembengkakan di daerah penusukan vena.
Pemilihan vena pada pemasangan infus diantaranya adalah vena yang besar tidak bercabang, dan tidak terletak dipersendian.
Related Results
HUBUNGAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PHLEBITIS TERHADAP TERJADINYA PHLEBITIS
HUBUNGAN FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PHLEBITIS TERHADAP TERJADINYA PHLEBITIS
Latar Belakang: Pemasangan infus merupakan prosedur invasif dan merupakan tindakan yang paling sering dilakukan di rumah sakit. Pemasangan terapi cairan intravena perlu diperhatika...
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Terapi infrared adalah terapi yang banyak dilakukan dengan memanfaatkan efek panas yang ditimbulkan pada tubuh manusia terutama pada permukaan kulit yang terpapar secara langsung. ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Pendahuluan. Pada negara dengan keterbatasan sumber daya, pengukuran viral load (VL) sebagai prediktor efektivitas terapi antiretroviral (ARV) tidak selalu mudah untuk diakses oleh...
Faktor Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan yang Mempengaruhi Kejadian Skabies
Faktor Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan yang Mempengaruhi Kejadian Skabies
Skabies merupakan gangguan kulit akibat dari paparan parasit Sarcoptes scabiei. Untuk menjelaskan faktor personal hygiene dan sanitasi lingkungan yang menyebabkan kejadian skabies ...
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Phlebitis Di RSUD Encik Mariyam Tahun 2020
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Phlebitis Di RSUD Encik Mariyam Tahun 2020
Pencegahan dan pengendalian infeksi merupakan bagian dari sasaran keselamatan pasien, mencakup infeksi aliran darah primer (IADP) dengan manifestasi salah satunya yaitu phlebitis. ...
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Hubungan Gaya Hidup dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia
Gaya hidup adalah Kebiasaan sehari-hari seseorang yang meliputi aspek aktifitas fisik, pola makan, istirahat, riwayat merokok dan stres. Hipertensi adalah Kondisi di mana tekanan d...
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Hubungan Konsumsi Zat Besi, Protein, Vitamin C dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Kabupaten Majene
Anemia merupakan kelainan gizi yang paling sering ditemukan di dunia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang bersifat epidemik. Salah satu golongan yang rawan terkena anemia ...

