Javascript must be enabled to continue!
Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Al-Aminiyah di Paciran
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dari tarekat Naqsabqandiyah Khalidiyah jalur Syekh Kadirun Yahya Muhammad Amin dengan tarekat Naqsabandiyah Khalidiuyah jalur lain. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan ragam penelitian lapangan yang mengharuskan peneliti terjun ke lapangan untuk mengobservasi dan mengambil data melalui wawancara ke narasumber. Narasumber utama penelitian ini adalah Ustadz Syafi’ Salam yang merupakan khalifah tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Al-Aminiyah di Paciran. Beliau lah yang mengimami jama’ah tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah di surau yang terletak di desa Kranji, kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan. Penelitian ini menghasilkan pengetahuan baru yang menarik yang membedakan tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah jalur Syekh Kadirun Yahya dengan Naqsabandiyah Khalidiyah jalur lain. Perbedaan yang mencolok yang membedakan tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Syekh Kadirun Yahya adalah Penggunaan ilmu eksakta untuk menyebarkan dan menjelaskan tarekat, mursyid, dan wasilah. Di samping itu, penguatan ajaran nasionalisme dan ukhuwah Islamiyah yang berdasarkan syariat Islam juga dikembangkan. Tarekat ini juga mengajarkan para pengikutnya untuk mengutamakan dakwah dengan keteladanan.
Title: Tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Al-Aminiyah di Paciran
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan dari tarekat Naqsabqandiyah Khalidiyah jalur Syekh Kadirun Yahya Muhammad Amin dengan tarekat Naqsabandiyah Khalidiuyah jalur lain.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan ragam penelitian lapangan yang mengharuskan peneliti terjun ke lapangan untuk mengobservasi dan mengambil data melalui wawancara ke narasumber.
Narasumber utama penelitian ini adalah Ustadz Syafi’ Salam yang merupakan khalifah tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Al-Aminiyah di Paciran.
Beliau lah yang mengimami jama’ah tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah di surau yang terletak di desa Kranji, kecamatan Paciran, kabupaten Lamongan.
Penelitian ini menghasilkan pengetahuan baru yang menarik yang membedakan tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah jalur Syekh Kadirun Yahya dengan Naqsabandiyah Khalidiyah jalur lain.
Perbedaan yang mencolok yang membedakan tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah Syekh Kadirun Yahya adalah Penggunaan ilmu eksakta untuk menyebarkan dan menjelaskan tarekat, mursyid, dan wasilah.
Di samping itu, penguatan ajaran nasionalisme dan ukhuwah Islamiyah yang berdasarkan syariat Islam juga dikembangkan.
Tarekat ini juga mengajarkan para pengikutnya untuk mengutamakan dakwah dengan keteladanan.
Related Results
Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia Abad 19 dari Ortodoksi ke Politisasi
Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia Abad 19 dari Ortodoksi ke Politisasi
Setidaknya ada beberapa hal penting dalam tulisan ini; pertama, perkembangan tarekat Naqsabandiyah pada abad 19 terjadi secara luas. Tidak hanya di Indonesia tetapi di hampir selur...
RUKYAH BIL QALBI PERSPEKTIF TAREKAT NAQSABANDIYAH KHALIDIYAH AL-ALIYAH JOMBANG
RUKYAH BIL QALBI PERSPEKTIF TAREKAT NAQSABANDIYAH KHALIDIYAH AL-ALIYAH JOMBANG
Penentuan awal bulan Kamariah di Indonesia belum menemukan kata sepakat untuk menunjuk satu kriteria. Hal ini karena masing-masing kelompok masih memegang teguh metode dan kriteria...
TINDAKAN SOSIAL JAMAAH TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH
TINDAKAN SOSIAL JAMAAH TAREKAT NAQSYABANDIYAH KHALIDIYAH
Tindakan Sosial Jamaah Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah di kecamatan dilatar belakangi oleh fenomena modern sekarang yang mengarahkan perilaku seseorang cenderung kepada gaya hidu...
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
“Dang-dang Tawoe Bak Tuhan”: Suluk, Tawajuh dan “Rural Sufism” dalam Masyarakat Aceh
AbstrakArtikel ini bertujuan menegaskan kembali eksistensi praktik tarekat dalam masyarakat Islam di pedesaan yang telah menjadi bagian dari kebudayaan. Seiring dengan perkembangan...
MODEL EKONOMI SUFI: STUDI ATAS BUDAYA EKONOMI TAREKAT SHIDDIQIYYAH
MODEL EKONOMI SUFI: STUDI ATAS BUDAYA EKONOMI TAREKAT SHIDDIQIYYAH
Tarekat and Sufism are often used as scapegoats for the Islam declining issue. The concepts of zuhud, fakir, and tawakal are considered to alienate the activities of tarekat from w...
POLA PEMAHAMAN KEAGAMAAN MASYARAKAT SIMPANG EMPAT PASAMAN BARAT (Studi Terhadap Aliran Haqqul Yaqin Tarekat Naqsabandiyah)
POLA PEMAHAMAN KEAGAMAAN MASYARAKAT SIMPANG EMPAT PASAMAN BARAT (Studi Terhadap Aliran Haqqul Yaqin Tarekat Naqsabandiyah)
Haqqul Yaqin Tarekat Naqsabandiyah is one of the tarekat that developed in Simpang Empat Pasaman Barat, in spreading sufistism, it uses remembering Methode (dzikir)as a form of rit...
Perkembangan Tarekat Naqsyabandiyah Di Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 1984-2014
Perkembangan Tarekat Naqsyabandiyah Di Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota Tahun 1984-2014
Artikel ini berupaya mengurai masalah tentang perkembangan sejarah Islam yang berkaitan dengan Tarekat Naqsyabandiyah di Nagari Suayan, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Ko...
NAQSABANDIYAH BANTUL IN THE DIARY OF PSYCHOLOGY
NAQSABANDIYAH BANTUL IN THE DIARY OF PSYCHOLOGY
Tarekat is an activity in an effort to draw closer to Allah through self-purification in accordance with the teachings exemplified by the Messenger of Allah the companions, and the...

