Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

endekatan Terapi Sel Punca Pada Multiple Sklerosis

View through CrossRef
Multipel Sklerosis (MS) merupakan penyakit demielinasi kronis dari susunan saraf pusat (SSP) dan melibatkan imunitas terhadap mielin. Penyakit ini ditandai dengan adanya lesi-lesi demielinasi di otak, medula spinalis dan nervus optikus. Kerusakan yang terjadi pada oligodendrosit dan akson. Etiologi MS hingga saat ini belum diketahui dengan pasti. Banyak studi memperlihatkan interaksi antara kerentanan genetik dan faktor lingkungan yang menjadi pemicu proses imunologis yang mengakibatkan demielinasi . Pendekatan terapi transplantasi selpunca telah dianggap sebagai terapi yang berpotensi efektif untuk MS agresif. Transplantasi sel punca autologous hematopoietic melakukanablasi kekebalan tubuh dan sistem mieloid yang diikuti oleh pemulihan sistem kekebalan tubuh untuk menyebabkan imunosupresi danimunomodulasi. Efek ini bertujuan mengatur ulang sistem kekebalan tubuh pasien MS. Sel punca autologous hematopoietic adalah sel darahyang diambil dari dalam tubuh pasien sendiri yang berasal dari sumsum tulang belakang ataupun darah perifer dengan melalui beberapatahapan, yaitu mobilisasi, harvest, ablasi dan transplantasi. Pasien yang paling diindikasikan untuk pengobatan transplantasi sel puncaautologous hematopoietic adalah pasien dengan relapsing-remitting MS (RRMS), frekuensi kekambuhan yang tinggi, penanda aktivitasinflamasi pada imaging, usia muda, durasi penyakit yang pendek dan disabilitas yang terbatas, dan yang telah gagal dengan pengobatan aktifMS dan pasien yang tidak memiliki komorbiditas dan gangguan kognitif. Keunggulan pengobatan dengan transplantasi sel punca autologoushematopoietic adalah dengan meningkatnya angka kelangsungan hidup bebas perkembangan penyakit dan menekan progresifitas penyakit.  Kata Kunci: Autologous hematopoietic Multiple Sklerosis, Transplantasi sel punca
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: endekatan Terapi Sel Punca Pada Multiple Sklerosis
Description:
Multipel Sklerosis (MS) merupakan penyakit demielinasi kronis dari susunan saraf pusat (SSP) dan melibatkan imunitas terhadap mielin.
Penyakit ini ditandai dengan adanya lesi-lesi demielinasi di otak, medula spinalis dan nervus optikus.
Kerusakan yang terjadi pada oligodendrosit dan akson.
Etiologi MS hingga saat ini belum diketahui dengan pasti.
Banyak studi memperlihatkan interaksi antara kerentanan genetik dan faktor lingkungan yang menjadi pemicu proses imunologis yang mengakibatkan demielinasi .
Pendekatan terapi transplantasi selpunca telah dianggap sebagai terapi yang berpotensi efektif untuk MS agresif.
Transplantasi sel punca autologous hematopoietic melakukanablasi kekebalan tubuh dan sistem mieloid yang diikuti oleh pemulihan sistem kekebalan tubuh untuk menyebabkan imunosupresi danimunomodulasi.
Efek ini bertujuan mengatur ulang sistem kekebalan tubuh pasien MS.
Sel punca autologous hematopoietic adalah sel darahyang diambil dari dalam tubuh pasien sendiri yang berasal dari sumsum tulang belakang ataupun darah perifer dengan melalui beberapatahapan, yaitu mobilisasi, harvest, ablasi dan transplantasi.
Pasien yang paling diindikasikan untuk pengobatan transplantasi sel puncaautologous hematopoietic adalah pasien dengan relapsing-remitting MS (RRMS), frekuensi kekambuhan yang tinggi, penanda aktivitasinflamasi pada imaging, usia muda, durasi penyakit yang pendek dan disabilitas yang terbatas, dan yang telah gagal dengan pengobatan aktifMS dan pasien yang tidak memiliki komorbiditas dan gangguan kognitif.
Keunggulan pengobatan dengan transplantasi sel punca autologoushematopoietic adalah dengan meningkatnya angka kelangsungan hidup bebas perkembangan penyakit dan menekan progresifitas penyakit.
 Kata Kunci: Autologous hematopoietic Multiple Sklerosis, Transplantasi sel punca.

Related Results

SEL PUNCA
SEL PUNCA
Abstrak                   Penggunaan dan pengembangan sel punca dalam bidang penelitian dan aplikasinya diklinik dalam rangka mengobati penyakit tidak terlepas dari masalah etik ya...
PEMANFAATAN SEL PUNCA PADA GAGAL JANTUNG KRONIK
PEMANFAATAN SEL PUNCA PADA GAGAL JANTUNG KRONIK
Abstract: A therapeutic approach of chronic heart failure by using pharmacotherapy and heart devices still can not decrease morbidity and mortality satisfactorily. More promising t...
Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Selinexor Reduces the Immunosuppressive Properties of Macrophages and Synergizes with CD19 CAR-T Cells Against B-Cell Lymphoma
Background: CD19 chimeric antigen receptor (CAR)-T cell therapy has achieved high response rates in patients with B-cell lymphoma (BCL). However, treatment failure and relapse can ...
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI CRISPR-CAS9 DALAM TERAPI PENYAKIT ANEMIA SEL SABIT PADA MANUSIA - A REVIU
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI CRISPR-CAS9 DALAM TERAPI PENYAKIT ANEMIA SEL SABIT PADA MANUSIA - A REVIU
Belum adanya terapi yang menjanjikan atas penyembuhan penyakit genetik anemia sel sabit (Sickle Cell Disease/SCD) yang disebabkan oleh mutasi gen, dan bila dimungkinkan terdapat te...
Neutrophils induce P-selectin shedding from activated platelets via neutrophil elastase
Neutrophils induce P-selectin shedding from activated platelets via neutrophil elastase
Abstract Background: P-selectin (P-sel) on activated platelets plays a vital role in inflammation by mediating platelet-neutrophil interactions. However, P-sel surface expr...
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Rancang Bangun Sistem Terapi Infrared Otomatis Untuk Terapi Far-Infrared Pada Spinal Cord
Terapi infrared adalah terapi yang banyak dilakukan dengan memanfaatkan efek panas yang ditimbulkan pada tubuh manusia terutama pada permukaan kulit yang terpapar secara langsung. ...
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Faktor Prediktor Kegagalan Virologis pada Pasien HIV yang Mendapat Terapi ARV Lini Pertama dengan Kepatuhan Berobat Baik
Pendahuluan. Pada negara dengan keterbatasan sumber daya, pengukuran viral load (VL) sebagai prediktor efektivitas terapi antiretroviral (ARV) tidak selalu mudah untuk diakses oleh...
LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS ANTARA TERAPI STEM CELL DAN TERAPI HERBAL PICEIN PADA ALZHEIMER DISEASE
LITERATURE REVIEW: EFEKTIVITAS ANTARA TERAPI STEM CELL DAN TERAPI HERBAL PICEIN PADA ALZHEIMER DISEASE
Latar Belakang : Alzheimer adalah salah satu penyakit neurodegeneratif dengan gejala demensia yang ditunjukan dengan menurunnya fungsi kognitif dan progresif seseorang yang sering ...

Back to Top