Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Penambahan BahanOrganik Pada Media Tanam VW Pada Organogenesis AnggrekDendrobium SecaraIn Vitro

View through CrossRef
In vitro tissue culture is a growth optimization technique of Dendrobium orchid with according to media composition. Nutritions in the media are important for dendrobium orchid. Dendrobium orchid  include plant from orchidaceae family its spread throughout the world like indonesia. Its features are easily planted, intersest is continuous and varied, easily assembled, the flower crown is not easy to fall and wither. Research aimed at obtaining media compositions that are easily available and able to fulfill the needs of orchid plants. The research was conducted using descriptive methods to compare different trearment; Vacin & Went and VW media with adding organic matter; extract bean sprouts, potato extrac, and water coconut; wich is conducted for eight weeks after planting. The result of addition organic matter on VW media was different toward organogenesis of orchid. The average number of shoots is 1.8; the number of leaves average of 6.8 and the number of roots average of 3.6 formed from two until eight weeks after culture.Keywords: tissue culture, growing media, Dendrobium orchid, organogenesis.ABSTRAKKultur jaringan in vitro adalah salah satu teknik optimalisasi pada pertumbuhan tanaman angrek Dendrobium dengan menyesuaikan komposisi medianya. Nutrisi yang terdapat di dalam media sangat penting bagi pertumbuhan anggrek. Anggrek Dendrobium termasuk tanaman dari keluarga Orchidaceae yang penyebarannya sampai ke pelosok dunia seperti Indonesia. Keistimewaanya mudah ditanam, bunganya terus-menerus dan bermacam-macam, mudah disusun, serta mahkota bunga tidak mudah jatuh dan layu. Penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan komposisi media yang mudah didapat dan mampu memenuhi kebutuhan tanaman anggrek. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif untuk membandingkan perlakuan media yang berbeda yaitu media Vacin & Went, dan VW dengan penambahan bahan organik; ekstrak tauge kacang hijau, ekstrak kentang, dan air kelapa muda; yang dilakukan selama delapan minggu setelah tanam. Hasil penambahan bahan organik pada media VW berbeda terhadap organogenesis eksplan anggrek. Jumlah tunas rata-rata 1,8; Jumlah daun rata-rata 6,8 dan jumlah akar rata-rata 3,6 yang terbentuk dari dua minggu setelah kultur (MSK) sampai minggu terakhir pengamatan delapan MSK.Kata kunci: kultur jaringan, media tanam, angrek Dendrobium,organogenesis.
Title: Kajian Penambahan BahanOrganik Pada Media Tanam VW Pada Organogenesis AnggrekDendrobium SecaraIn Vitro
Description:
In vitro tissue culture is a growth optimization technique of Dendrobium orchid with according to media composition.
Nutritions in the media are important for dendrobium orchid.
Dendrobium orchid  include plant from orchidaceae family its spread throughout the world like indonesia.
Its features are easily planted, intersest is continuous and varied, easily assembled, the flower crown is not easy to fall and wither.
Research aimed at obtaining media compositions that are easily available and able to fulfill the needs of orchid plants.
The research was conducted using descriptive methods to compare different trearment; Vacin & Went and VW media with adding organic matter; extract bean sprouts, potato extrac, and water coconut; wich is conducted for eight weeks after planting.
The result of addition organic matter on VW media was different toward organogenesis of orchid.
The average number of shoots is 1.
8; the number of leaves average of 6.
8 and the number of roots average of 3.
6 formed from two until eight weeks after culture.
Keywords: tissue culture, growing media, Dendrobium orchid, organogenesis.
ABSTRAKKultur jaringan in vitro adalah salah satu teknik optimalisasi pada pertumbuhan tanaman angrek Dendrobium dengan menyesuaikan komposisi medianya.
Nutrisi yang terdapat di dalam media sangat penting bagi pertumbuhan anggrek.
Anggrek Dendrobium termasuk tanaman dari keluarga Orchidaceae yang penyebarannya sampai ke pelosok dunia seperti Indonesia.
Keistimewaanya mudah ditanam, bunganya terus-menerus dan bermacam-macam, mudah disusun, serta mahkota bunga tidak mudah jatuh dan layu.
Penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan komposisi media yang mudah didapat dan mampu memenuhi kebutuhan tanaman anggrek.
Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif untuk membandingkan perlakuan media yang berbeda yaitu media Vacin & Went, dan VW dengan penambahan bahan organik; ekstrak tauge kacang hijau, ekstrak kentang, dan air kelapa muda; yang dilakukan selama delapan minggu setelah tanam.
Hasil penambahan bahan organik pada media VW berbeda terhadap organogenesis eksplan anggrek.
Jumlah tunas rata-rata 1,8; Jumlah daun rata-rata 6,8 dan jumlah akar rata-rata 3,6 yang terbentuk dari dua minggu setelah kultur (MSK) sampai minggu terakhir pengamatan delapan MSK.
Kata kunci: kultur jaringan, media tanam, angrek Dendrobium,organogenesis.

Related Results

PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
PENGARUH ZPT DAN MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SETEK JAMBU KRISTAL
Perbanyakan jambu kristal secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara setek. Perbanyakan jambu kristal menggunakan setek menemukan beberapa kendala dimana akarnya sulit untuk tumb...
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Analisis Pertumbuhan Dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Nilam (Pogostemon cablin Benth.) Akibat Pengaturan Jarak Tanam
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth.) merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia sehingga dapat menyumbang devisa bagi...
Hasil dan kualitas benih kedelai pada pola tanam bersisipan dan beruntun
Hasil dan kualitas benih kedelai pada pola tanam bersisipan dan beruntun
Sequential and continuous cropping patterns are strategy to increase efficiency in soybean seed production. The research aimed to determine the impact of cropping patterns on yield...
Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Analisis Kesehatan Hutan dalam Pengelolaan Hutan Rakyat Pola Tanam Agroforestri di Wilayah Kabupaten Lampung Timur
Hutan rakyat dengan pola tanam agroforestri memiliki pengaruh terhadap aspek ekologi, seperti: udara bersih, erosi terkendali, serapan karbon, pengaturan tata air, penyangga ekosis...
KAJIAN PENINGKATAN INTENSITAS TANAM PADA D.I. BARO RAYA SUB D.I. BARO KANAN
KAJIAN PENINGKATAN INTENSITAS TANAM PADA D.I. BARO RAYA SUB D.I. BARO KANAN
Abstract: Baro Raya irrigation area is one of the technical irrigation, source of water for Baro Raya irrigation Channel is Krueng Baro that intercepted through a weir Filter Down ...
Expression Pattern of in Vitro Organogenesis-Associated Genes as Transcriptional Marker in Indian Sandalwood (Santalum Album L.)
Expression Pattern of in Vitro Organogenesis-Associated Genes as Transcriptional Marker in Indian Sandalwood (Santalum Album L.)
Indian sandalwood (Santalum album L.) is an expensive wood that requires reproducible method for mass propagation to ensure sustainable use. Organogenesis employs different combina...
EVALUASI NERACA AIR DI. KEDUNGWARU GUNA MENINGKATKAN INTENSITAS TANAM
EVALUASI NERACA AIR DI. KEDUNGWARU GUNA MENINGKATKAN INTENSITAS TANAM
Pada Masa Tanam I (MT-I) Daerah Irigasi Kedungwaru mengalami kekurangan kebutuhan air untuk pengolahan lahan. Pengolahan lahan pada kondisi eksistingpun dilakukan dengan kurang mak...
Pengaruh Penambahan Berbagai Bahan Organik pada Media Tanam Sub Soil Terhadap Pertumbuhan Bibit Petai (Parkia speciosa)
Pengaruh Penambahan Berbagai Bahan Organik pada Media Tanam Sub Soil Terhadap Pertumbuhan Bibit Petai (Parkia speciosa)
ABSTRACT Petai is a plant that belongs to the MPTS (Multi Purpose Tree Species) plant type which can be used multiple times for both wood and non-wood. Petai also has benefits fro...

Back to Top