Javascript must be enabled to continue!
Model penyelenggaraan work-based learning pada pendidikan vokasi Diploma III Otomotif
View through CrossRef
Penelitian bertujuan: (1) menemukan model penyelenggaraan work-based learning pada pendidikan vokasi program Diploma III Otomotif yang dapat meningkatkan kualitas hasil belajar; (2) mengetahui luaran penyelenggaraan work-based learning dengan model yang dikembangkan. Penelitian R&D dan eksperimen ini dilaksanakan di beberapa pusdiklat/training center berbagai APM (Agen Pemegang Merek) Otomotif di Jakarta, Karawang, Tangerang, dan Bekasi. Populasi penelitian: seluruh mahasiswa Diploma III program studi Teknik Otomotif yang melaksanakan program pengalaman lapangan/praktik industri di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dua kelompok mahasiswa sebagai sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa ditentukan dengan teknik purposive sampling yang meliputi 3 PTN dan 3 PTS di DIY dan Jawa Tengah. Eksperimen dilaksanakan dengan rancangan faktorial 2 x 1. Validasi isi dilakukan dengan expert judgement dan analisis faktor dan reliabilitas butir dengan formula Alpha Cronbach dan KR-20. Data dianalisis dengan analisis deskriptif, korelasi, regresi, jalur, uji-t dengan bantuan program SPSS.17 dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program LISREL 8.80, taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model WBL Rolling Terpadu cocok digunakan dalam penyelenggaraan program work-based learning Diploma III Otomotif untuk meningkatkan kualitas hasil belajar; (2) luaran (output) dari model WBL Rolling Terpadu yaitu: pengetahuan mekanik otomotif, sikap profesional, kesiapan mental kerja, dan kemandirian mahasiswa pada kelas model lebih tinggi secara signifikan dibanding kelas konvensional. WORK-BASED LEARNING IMPLEMENTATION MODEL IN AUTOMOTIVE DIPLOMA III VOCATIONAL EDUCATIONAbstractThis research was aimed at: (1) finding the work-based learning implementation model in Automotive Diploma III program, (2) revealing the WBL performance outputs. R&D and experimental research was conducted at several training centers of automotive authorized dealer agencies or (APM) in Jakarta, Karawang, Tangerang, Bekasi. The population were students of Automotive Diploma III study program who were trained in industrial attachment program in Central Java and Yogyakarta Special State provinces. Two groups of 100 students as subject with purposive sampling techniques. Experiment was conducted with 2x1 factorial design. Validity was examinded by expert judgment and by factors analysis. Cronbach’s Alpha formula and KR-20 were used to examine the reliability. Data were analyzed by correlation, multiple regression, path, and t-test with SPSS ver.17. Goodness of Fit model were tested by Structural Equation Modeling (SEM) with LISREL 8.80. The results show that (1) WBL Rolling Terpadu model is fit to improve performance outputs in the implementation Automotive Diploma III work-based learning program, (2) outputs of WBL Rolling Terpadu model are initial automotivemechanic knowledge, professional attitude, work mentally readiness, and personality attitude. These outputs of the experimental group in student work-based learning performance are higher than that of control group.
Title: Model penyelenggaraan work-based learning pada pendidikan vokasi Diploma III Otomotif
Description:
Penelitian bertujuan: (1) menemukan model penyelenggaraan work-based learning pada pendidikan vokasi program Diploma III Otomotif yang dapat meningkatkan kualitas hasil belajar; (2) mengetahui luaran penyelenggaraan work-based learning dengan model yang dikembangkan.
Penelitian R&D dan eksperimen ini dilaksanakan di beberapa pusdiklat/training center berbagai APM (Agen Pemegang Merek) Otomotif di Jakarta, Karawang, Tangerang, dan Bekasi.
Populasi penelitian: seluruh mahasiswa Diploma III program studi Teknik Otomotif yang melaksanakan program pengalaman lapangan/praktik industri di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Dua kelompok mahasiswa sebagai sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa ditentukan dengan teknik purposive sampling yang meliputi 3 PTN dan 3 PTS di DIY dan Jawa Tengah.
Eksperimen dilaksanakan dengan rancangan faktorial 2 x 1.
Validasi isi dilakukan dengan expert judgement dan analisis faktor dan reliabilitas butir dengan formula Alpha Cronbach dan KR-20.
Data dianalisis dengan analisis deskriptif, korelasi, regresi, jalur, uji-t dengan bantuan program SPSS.
17 dan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program LISREL 8.
80, taraf signifikansi 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model WBL Rolling Terpadu cocok digunakan dalam penyelenggaraan program work-based learning Diploma III Otomotif untuk meningkatkan kualitas hasil belajar; (2) luaran (output) dari model WBL Rolling Terpadu yaitu: pengetahuan mekanik otomotif, sikap profesional, kesiapan mental kerja, dan kemandirian mahasiswa pada kelas model lebih tinggi secara signifikan dibanding kelas konvensional.
WORK-BASED LEARNING IMPLEMENTATION MODEL IN AUTOMOTIVE DIPLOMA III VOCATIONAL EDUCATIONAbstractThis research was aimed at: (1) finding the work-based learning implementation model in Automotive Diploma III program, (2) revealing the WBL performance outputs.
R&D and experimental research was conducted at several training centers of automotive authorized dealer agencies or (APM) in Jakarta, Karawang, Tangerang, Bekasi.
The population were students of Automotive Diploma III study program who were trained in industrial attachment program in Central Java and Yogyakarta Special State provinces.
Two groups of 100 students as subject with purposive sampling techniques.
Experiment was conducted with 2x1 factorial design.
Validity was examinded by expert judgment and by factors analysis.
Cronbach’s Alpha formula and KR-20 were used to examine the reliability.
Data were analyzed by correlation, multiple regression, path, and t-test with SPSS ver.
17.
Goodness of Fit model were tested by Structural Equation Modeling (SEM) with LISREL 8.
80.
The results show that (1) WBL Rolling Terpadu model is fit to improve performance outputs in the implementation Automotive Diploma III work-based learning program, (2) outputs of WBL Rolling Terpadu model are initial automotivemechanic knowledge, professional attitude, work mentally readiness, and personality attitude.
These outputs of the experimental group in student work-based learning performance are higher than that of control group.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
EVALUASI PERAN GURU PRODUKTIF OTOMOTIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) MELALUI GOOGLE CLASSROOM
EVALUASI PERAN GURU PRODUKTIF OTOMOTIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) MELALUI GOOGLE CLASSROOM
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi peran guru produktif otomotif dalam perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) melalui google cl...
Revolutionizing Education: SIPISA's Innovative Approach to Diploma Management
Revolutionizing Education: SIPISA's Innovative Approach to Diploma Management
The rapid advancement of technology and information has revolutionized various aspects of human life, including education. The digital revolution has facilitated fast, extensive, a...
IMPLEMENTASI KARAKTER KERJA BERBASIS BUDAYA KERJA DI INDUSTRI OTOMOTIF PADA MAHASISWA PESERTA KULIAH TEKNOLOGI PEMBENTUKAN DASAR DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF FT UNY
IMPLEMENTASI KARAKTER KERJA BERBASIS BUDAYA KERJA DI INDUSTRI OTOMOTIF PADA MAHASISWA PESERTA KULIAH TEKNOLOGI PEMBENTUKAN DASAR DI JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF FT UNY
Tujuan penelitian ini adalah menerapkan karakter kerja berbasis budaya kerja di industri otomotif untuk meningkatkan partisipasi dan prestasi belajar peserta didik mata kuliah Tekn...
Sosialisasi Pendidikan Tinggi Vokasi Sebagai Jembatan Menuju Dunia Kerja di SMK Swasta Harapan Bangsa Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
Sosialisasi Pendidikan Tinggi Vokasi Sebagai Jembatan Menuju Dunia Kerja di SMK Swasta Harapan Bangsa Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
Masyarakat awam belum memahami dengan baik perbedaan pendidikan vokasi dengan pendidikan akademik. Pendidikan tinggi vokasi adalah pendidikan keahlian setara dengan politeknik yang...
Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif siswa jurusan TKR SMK Negeri 1 lolak
Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar pekerjaan dasar otomotif siswa jurusan TKR SMK Negeri 1 lolak
ARTIKEL
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PEKERJAAN DASAR OTOMOTIF SISWA JURUSAN TKR SMK NEGERI 1 LOLAK
Dr. Eng. Zuldesmi, ST, M, Eng, David O. Mapaliey, S...
EVALUASI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI KOTA SURABAYA
EVALUASI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSIF DI KOTA SURABAYA
Pemerintah melalui Permendiknas RI No.70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa membuktikan komitmennya ...
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN BENGKEL SEPEDA MOTOR ATC-ASC JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UNY
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN BENGKEL SEPEDA MOTOR ATC-ASC JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF UNY
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepuasan pelanggan bengkel terhadap kualitas jasa servis di bengkel sepeda ATC-ASC Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Y...

