Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EFEK OPSONISASI SERUM TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS SEL MAKROFAG YANG TERPAPAR AGREGAT BAKTERI ACTINOMYCETEMCOMITANS SETELAH PEMBERIAN MINYAK ATSIRI TEMU PUTIH

View through CrossRef
Makrofag sebagai sel fagosit mononuklear berperan dalam respons imun innate dan adaptif. Ekstrak polisakarida temu putih (Curcuma zedoaria Rosc.) secara in vitro diketahui dapat meningkatkan aktivitas fagositosis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek opsonisasi serum terhadap aktivitas fagositosis sel makrofag yang telah diinduksi minyak atsiri temu putih. Subjek penelitian adalah 10 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi 2 kelompok (perlakuan dan kontrol), masing-masing kelompok terdiri atas 5 ekor. Kelompok perlakuan diberi minum minyak atsiri temu putih dosis 30,6 μl/ml dan kelompok kontrol diberi akuabides selama 14 hari pada hari ke-7. Gingiva anterior rahang bawah tikus diolesi A. actinomycetemcomitans sebanyak 100 μl dalam CMC 2% setelah pemberian minum. Pada hari ke-15, tikus pada masing-masing kelompok dianestesi lalu diambil darahnya dari plexus retroorbitalis untuk pembuatan serum. Latex beads diinkubasi dalam serum tikus selama 1 jam. Uji fagositosis makrofag peritoneal dilakukan terhadap latex beads teropsonisasi. Pewarnaan menggunakan Giemsa 20% lalu dilakukan pengamatan aktivitas fagositosis dengan menghitung indeks dan prosentase fagositosis di bawah mikroskop cahaya. Data dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna efek opsonisasi serum terhadap aktivitas fagositosis sel makrofag yang telah diinduksi minyak atsiri temu putih (p< 0,05). Sebagai kesimpulan, opsonisasi serum mampu meningkatkan aktivitas fagositosis sel makrofag yang telah diinduksi minyak atsiri temu putih.
Universitas Sumatera Utara
Title: EFEK OPSONISASI SERUM TERHADAP AKTIVITAS FAGOSITOSIS SEL MAKROFAG YANG TERPAPAR AGREGAT BAKTERI ACTINOMYCETEMCOMITANS SETELAH PEMBERIAN MINYAK ATSIRI TEMU PUTIH
Description:
Makrofag sebagai sel fagosit mononuklear berperan dalam respons imun innate dan adaptif.
Ekstrak polisakarida temu putih (Curcuma zedoaria Rosc.
) secara in vitro diketahui dapat meningkatkan aktivitas fagositosis.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek opsonisasi serum terhadap aktivitas fagositosis sel makrofag yang telah diinduksi minyak atsiri temu putih.
Subjek penelitian adalah 10 ekor tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi 2 kelompok (perlakuan dan kontrol), masing-masing kelompok terdiri atas 5 ekor.
Kelompok perlakuan diberi minum minyak atsiri temu putih dosis 30,6 μl/ml dan kelompok kontrol diberi akuabides selama 14 hari pada hari ke-7.
Gingiva anterior rahang bawah tikus diolesi A.
actinomycetemcomitans sebanyak 100 μl dalam CMC 2% setelah pemberian minum.
Pada hari ke-15, tikus pada masing-masing kelompok dianestesi lalu diambil darahnya dari plexus retroorbitalis untuk pembuatan serum.
Latex beads diinkubasi dalam serum tikus selama 1 jam.
Uji fagositosis makrofag peritoneal dilakukan terhadap latex beads teropsonisasi.
Pewarnaan menggunakan Giemsa 20% lalu dilakukan pengamatan aktivitas fagositosis dengan menghitung indeks dan prosentase fagositosis di bawah mikroskop cahaya.
Data dianalisis menggunakan uji t.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna efek opsonisasi serum terhadap aktivitas fagositosis sel makrofag yang telah diinduksi minyak atsiri temu putih (p< 0,05).
Sebagai kesimpulan, opsonisasi serum mampu meningkatkan aktivitas fagositosis sel makrofag yang telah diinduksi minyak atsiri temu putih.

Related Results

Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Formulasi Lilin Aromaterapi Kombinasi Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon nardus) dan Minyak Atsiri Nilam (Pogostemon cablin)
Minyak atsiri adalah minyak yang mudah menguap.  Bahan baku minyak atsiri dapat diperoleh dari berbagai bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga, buah, biji, kulit biji, serta a...
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Kayu Manis dengan Bakteri Staphylococcus aureus
Tanaman kayu manis yang berkembang di Indonesia, terutama jenis Cinnamomum burmanii Blumea. Dalam penelitian ini salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan yaitu minyak ats...
PENELITIAN PASIR DARI SUNGAI BRANTAS DESA PADANGAN KECAMATAN NGANTRU KABUPATEN TULUNGAGUNG
PENELITIAN PASIR DARI SUNGAI BRANTAS DESA PADANGAN KECAMATAN NGANTRU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Abstrac        The objectives of the study are: (1) Determining the division of grains (gradations) of the aggregate, (2) Determining the amount of material in the aggregate that p...
ISOLASI DAN ANALISIS KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA KEMBANG LESON
ISOLASI DAN ANALISIS KANDUNGAN MINYAK ATSIRI PADA KEMBANG LESON
Kembang leson sering dimanfaatkan sebagai aromaterapi pada saat pemulihan bagi pasien karena dipercaya dapat menghilangkan rasa lesu. Komposisi kembang leson sangat beragam, terdir...
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kebersihan agregat terhadap kualitas dan kekuatan beton, dengan fokus khusus pada berbagai sifat mekanik dan fisik beton yang menggunakan agreg...
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Minyak Atsiri Daun Gamal (Gliricidia sepium [Jacq] Walp)
Isolasi Dan Identifikasi Senyawa Minyak Atsiri Daun Gamal (Gliricidia sepium [Jacq] Walp)
Minyak atsiri merupakan salah satu kelompok senyawa metabolit sekunder yang memiliki aroma khas dan mudah menguap. Daun gamal menghasilkan minyak atsiri yang dapat digunakan sebaga...
Pengembangan Emulsi Pickering Minyak Atsiri sebagai Antibakteri
Pengembangan Emulsi Pickering Minyak Atsiri sebagai Antibakteri
Abstract. Bacteria are organisms that can enter the digestive tract which can cause several diseases, so it is necessary to be given an antibacterial. Essential is the result of th...

Back to Top