Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Algoritma Machine Learning dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kelulusan mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menggunakan algoritma klasifikasi Machine Learning, yaitu Naïve Bayes, Decision Tree, dan Random Forest. Data yang digunakan merupakan data akademik mahasiswa angkatan 2020–2021, mencakup nilai IPS dan jumlah SKS dari semester 1 hingga 6. Proses analisis mengikuti tahapan CRISP-DM, mulai dari pemahaman bisnis hingga evaluasi model. Evaluasi dilakukan menggunakan confusion matrix serta pengukuran akurasi, presisi, recall, dan F1-score untuk membandingkan performa tiap algoritma. Hasil menunjukkan bahwa Random Forest memiliki akurasi tertinggi yaitu 97.50% pada skenario 80:20, disusul Decision Tree dengan 96.25%, dan Naïve Bayes sebesar 86.25%. Selain itu, Random Forest juga mencatatkan nilai presisi dan recall yang tinggi serta F1-score sebesar 97%, menunjukkan kestabilan dan keunggulan model dalam menangani data akademik. Berdasarkan temuan ini, Random Forest dinilai paling optimal dan direkomendasikan untuk digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam memantau kelulusan mahasiswa secara prediktif dan akurat.
This study aims to predict student graduation in the Informatics Study Program at Universitas Muhammadiyah Sidoarjo using Machine Learning classification algorithms, namely Naïve Bayes, Decision Tree, and Random Forest. The dataset consists of academic records from the 2020–2021 cohort, including GPA scores and the number of credits (SKS) taken from semesters 1 to 6. The data analysis process follows the CRISP-DM methodology, covering business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, and deployment. Model evaluation is carried out using confusion matrices along with accuracy, precision, recall, and F1-score to compare the performance of each algorithm. The results show that Random Forest achieved the highest accuracy of 97.50% in the 80:20 scenario, followed by Decision Tree at 96.25%, and Naïve Bayes at 86.25%. In addition, Random Forest demonstrated high precision and recall values with an F1-score of 97%, confirming its stability and effectiveness in academic data classification. Based on these findings, Random Forest is considered the most optimal algorithm and is recommended as a decision support tool for accurately monitoring and predicting student graduation in higher education institutions.
Universitas Halu Oleo
Title: Perbandingan Algoritma Machine Learning dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi kelulusan mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menggunakan algoritma klasifikasi Machine Learning, yaitu Naïve Bayes, Decision Tree, dan Random Forest.
Data yang digunakan merupakan data akademik mahasiswa angkatan 2020–2021, mencakup nilai IPS dan jumlah SKS dari semester 1 hingga 6.
Proses analisis mengikuti tahapan CRISP-DM, mulai dari pemahaman bisnis hingga evaluasi model.
Evaluasi dilakukan menggunakan confusion matrix serta pengukuran akurasi, presisi, recall, dan F1-score untuk membandingkan performa tiap algoritma.
Hasil menunjukkan bahwa Random Forest memiliki akurasi tertinggi yaitu 97.
50% pada skenario 80:20, disusul Decision Tree dengan 96.
25%, dan Naïve Bayes sebesar 86.
25%.
Selain itu, Random Forest juga mencatatkan nilai presisi dan recall yang tinggi serta F1-score sebesar 97%, menunjukkan kestabilan dan keunggulan model dalam menangani data akademik.
Berdasarkan temuan ini, Random Forest dinilai paling optimal dan direkomendasikan untuk digunakan sebagai sistem pendukung keputusan dalam memantau kelulusan mahasiswa secara prediktif dan akurat.
This study aims to predict student graduation in the Informatics Study Program at Universitas Muhammadiyah Sidoarjo using Machine Learning classification algorithms, namely Naïve Bayes, Decision Tree, and Random Forest.
The dataset consists of academic records from the 2020–2021 cohort, including GPA scores and the number of credits (SKS) taken from semesters 1 to 6.
The data analysis process follows the CRISP-DM methodology, covering business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, and deployment.
Model evaluation is carried out using confusion matrices along with accuracy, precision, recall, and F1-score to compare the performance of each algorithm.
The results show that Random Forest achieved the highest accuracy of 97.
50% in the 80:20 scenario, followed by Decision Tree at 96.
25%, and Naïve Bayes at 86.
25%.
In addition, Random Forest demonstrated high precision and recall values with an F1-score of 97%, confirming its stability and effectiveness in academic data classification.
Based on these findings, Random Forest is considered the most optimal algorithm and is recommended as a decision support tool for accurately monitoring and predicting student graduation in higher education institutions.
Related Results
Implementasi Metode Naïve Bayes Dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu Pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi
Implementasi Metode Naïve Bayes Dalam Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu Pada Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi
Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi merupakan salah satu program studi baru di fakultas keguruan dan ilmu Pendidikan, Data dari pangkalan Data mahasiswa aktif sampai tahun...
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
ARTIKEL ALGORITMA PEMROGRAMAN SERI MINTA UBA HASIBUAN
Algoritma merupakan akar dari sebuah sistem yang terbentuk dalam dunia pemrograman.Melalui serangkaian cara yang masuk akal dan teratur, sebuah algoritma dapat menyelesaikan suatu ...
Machine Learning pada Prediksi Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Algoritma Random Forest
Machine Learning pada Prediksi Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Algoritma Random Forest
Abstrak. Kelulusan tepat waktu adalah indikator penting dalam menilai kualitas perguruan tinggi karena mencerminkan efektivitas proses pembelajaran dan mempengaruhi reputasi serta ...
IMPLEMENTASI PSO UNTUK OPTIMASI BOBOT ATRIBUT PADA ALGORITMA C4.5 DALAM PREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA
IMPLEMENTASI PSO UNTUK OPTIMASI BOBOT ATRIBUT PADA ALGORITMA C4.5 DALAM PREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA
Ketepatan penyelesaian masa studi mahasiswa merupakan salah satu faktor yang banyak disoroti oleh perguruan tinggi. Algoritma C4.5 merupakan salah satu metode yang dapat digunakan ...
IMPLEMENTASI ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA
IMPLEMENTASI ALGORITMA BACKPROPAGATION UNTUK MEMPREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA
<p><em>Student’s graduation is one kind of the college accreditation elements by BAN-PT. Because of that. Information System is one of the department in STMIK Banjarbar...
Implementasi Algoritma Random Forest untuk Prediksi Kelulusan Mahasiswa Berdasarkan Data Akademik: Studi Kasus di Perguruan Tinggi Indonesia
Implementasi Algoritma Random Forest untuk Prediksi Kelulusan Mahasiswa Berdasarkan Data Akademik: Studi Kasus di Perguruan Tinggi Indonesia
Tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu adalah ukuran penting untuk mengetahui seberapa efektif sistem pendidikan tinggi. Untuk memprediksi kelulusan siswa berdasarkan data akademi...
Klasifikasi Predikat Tingkat Kelulusan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dengan Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus: STMIK Rosma Karawang)
Klasifikasi Predikat Tingkat Kelulusan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika dengan Menggunakan Algoritma C4.5 (Studi Kasus: STMIK Rosma Karawang)
Adanya teknologi akan sangat mudah bagi perguruan tinggi untuk menghasilkan informasi dan memudahkan segala aktivitas perguruan tinggi terkait dengan pengolahan data serta pembuata...
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Analisis Perbandingan Algoritma Local Binary Patterns Histogram (LBPH) Dan Algoritma Convolutional Neural Network (CNN) Pada Sistem Pengenalan Wajah
Dalam sistem pengamanan dan verifikasi digital, kata sandi sering digunakan tetapi memiliki kerentanan terhadap manipulasi dan pencurian. Untuk mengatasi masalah ini, metode altern...

