Javascript must be enabled to continue!
Asuhan keperawatan post-partum Sectio Caesarea dengan masalah nyeri akut melalui terapi genggam jari
View through CrossRef
Introduction: Masa nifas pasca sectio caesarea (SC) sering disertai nyeri akut akibat trauma jaringan operasi. Kondisi ini berdampak pada mobilisasi, kenyamanan, dan psikologis ibu. Terapi non farmakologi diperlukan untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping berlebih. Objectives: Mengevaluasi efektivitas teknik genggam jari dalam menurunkan nyeri akut pada ibu post SC di ruang bersalin RSU ARO Pekalongan. Methods: Studi kasus dilakukan pada empat pasien post SC. Intervensi berupa terapi genggam jari diberikan selama 10–15 menit, dua kali sehari selama 3 hari. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi melalui analisis distribusi frekuensi dan prosentase. Results: Sebelum intervensi, nyeri pasien berada pada skala sedang hingga berat (3–7 NRS). Setelah dilakukan teknik genggam jari, terjadi penurunan skala nyeri menjadi ringan hingga sedang (1–4 NRS). Pasien tampak lebih rileks, mulai mampu melakukan mobilisasi ringan, serta dapat mempraktikkan teknik relaksasi secara mandiri. Conclusion: Terapi genggam jari efektif menurunkan intensitas nyeri akut pada ibu post SC. Intervensi ini dapat dijadikan bagian dari manajemen nyeri non farmakologi dalam praktik keperawatan maternitas.
CV Link Education Publication
Title: Asuhan keperawatan post-partum Sectio Caesarea dengan masalah nyeri akut melalui terapi genggam jari
Description:
Introduction: Masa nifas pasca sectio caesarea (SC) sering disertai nyeri akut akibat trauma jaringan operasi.
Kondisi ini berdampak pada mobilisasi, kenyamanan, dan psikologis ibu.
Terapi non farmakologi diperlukan untuk mengurangi nyeri tanpa efek samping berlebih.
Objectives: Mengevaluasi efektivitas teknik genggam jari dalam menurunkan nyeri akut pada ibu post SC di ruang bersalin RSU ARO Pekalongan.
Methods: Studi kasus dilakukan pada empat pasien post SC.
Intervensi berupa terapi genggam jari diberikan selama 10–15 menit, dua kali sehari selama 3 hari.
Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi melalui analisis distribusi frekuensi dan prosentase.
Results: Sebelum intervensi, nyeri pasien berada pada skala sedang hingga berat (3–7 NRS).
Setelah dilakukan teknik genggam jari, terjadi penurunan skala nyeri menjadi ringan hingga sedang (1–4 NRS).
Pasien tampak lebih rileks, mulai mampu melakukan mobilisasi ringan, serta dapat mempraktikkan teknik relaksasi secara mandiri.
Conclusion: Terapi genggam jari efektif menurunkan intensitas nyeri akut pada ibu post SC.
Intervensi ini dapat dijadikan bagian dari manajemen nyeri non farmakologi dalam praktik keperawatan maternitas.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea Menggunakan Terapi Teknik Relaksasi Benson
Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea Menggunakan Terapi Teknik Relaksasi Benson
Sectio caesarea adalah suatu tindakan pembedahan yaitu dengan cara memberikan sayatan pada dinding depan uterus untuk membantu proses persalinan. Untuk tindakan Sectio Caesarea den...
Transfer Jari Kedua Jari Kaki untuk Rekonstruksi Jari Pertama Jari Tangan Setelah Trauma Listrik (Laporan Kasus)
Transfer Jari Kedua Jari Kaki untuk Rekonstruksi Jari Pertama Jari Tangan Setelah Trauma Listrik (Laporan Kasus)
Latar belakang: jari pertama memiliki peran yang sangat penting pada fungsi tangan. Rekonstruksi jari pertama jari tangan dapat dilakukan menggunakan jari pertama jari. Jari kedua ...
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
<p align="center"><strong>A</strong><strong>BSTRAK</strong><strong></strong></p><p align="center"> </p><p>Salah sa...
STUDI KASUS IMPLEMENTASI TERAPI NON-FARMAKOLOGI: TERAPI GENGGAM JARI TERHADAP PASIEN NYERI DENGAN PANKREATITIS
STUDI KASUS IMPLEMENTASI TERAPI NON-FARMAKOLOGI: TERAPI GENGGAM JARI TERHADAP PASIEN NYERI DENGAN PANKREATITIS
Gambaran klinis yang paling umum terjadi pada pankreatitis adalah nyeri. Tingkat nyeri dapat diminimalkan dengan salah satu teknik non farmakologis yaitu terapi genggam jari. Tujua...
PENERAPAN TERAPI SLOW STROKE BACK MASSAGE PADA NYERI POST PARTUM DENGAN SECTIO CAESAREA
PENERAPAN TERAPI SLOW STROKE BACK MASSAGE PADA NYERI POST PARTUM DENGAN SECTIO CAESAREA
Latar Belakang: Sectio caesarea (SC) adalah proses persalinan dengan pembedahan pada abdomen dengan membuka dinding uterus. WHO (World Health Organization) menyebutkan bahwa pada t...
ANALISIS DISTRIBUSI TEKANAN FLUIDA CAIR YANG MELALUI ELBOW 90O DENGAN VARIASI JARI-JARI KELENGKUNGAN
ANALISIS DISTRIBUSI TEKANAN FLUIDA CAIR YANG MELALUI ELBOW 90O DENGAN VARIASI JARI-JARI KELENGKUNGAN
Penggunaan pipa dalam suatu sistem saluran fluida banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Efisiensi dari suatu sistem saluran akan tercapai maksimal apabila desain atau peranc...
KEBUTUHAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN DENGAN POST SECTIO CAESAREA
KEBUTUHAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN DENGAN POST SECTIO CAESAREA
Pendahuluan: Sectio caesarea adalah proses pembedahan untuk melahirkan janin dengan melakukan insisi pada dinding abdomen maupun rahim. sectio caesarea dilakukan jika persalinan no...

