Javascript must be enabled to continue!
KEBUTUHAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN DENGAN POST SECTIO CAESAREA
View through CrossRef
Pendahuluan: Sectio caesarea adalah proses pembedahan untuk melahirkan janin dengan melakukan insisi pada dinding abdomen maupun rahim. sectio caesarea dilakukan jika persalinan normal beresiko tinggi terhadap keselamatan janin maupun ibu. Menurut WHO terdapat 50 hingga 100 ibu dengan sectio caesarea dalam 1.000 kelahiran di setiap negara. Ibu dengan post sectio caesarea kerap kali mengabaikan kebersihan dirinya oleh ketidakcukupan tenaga akibat nyeri insisi bekas operasi yang dirasakan, sehingga perawat berperan dalam membantu pasien meningkatkan kebersihan dirinya. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan maternitas pada pasien dengan post sectio caesarea dalam pemenuhan kebutuhan personal hygiene. Metode yang digunakan dalam studi kasus dengan jumlah satu responden adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan pemeriksaan fisik. Hasil: pengkajian menunjukkan Ny. S usia 28 tahun post sectio caesarea kesulitan dalam melakukan aktivitas yang berhubungan dengan perawatan diri akibat nyeri, mobilisasi dibantu dan tampak menggunakan pembalut yang belum diganti serta dipenuhi darah nifas sehingga ditegakkan diagnosa keperawatan Defisit perawatan diri: mandi berhubungan dengan kelemahan. Implementasi dilakukan selama 3 hari bersumber pada SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia), diantaranya memonitor tingkat kemandirian pasien, memonitor kebersihan tubuh, menyediakan lingkungan yang aman dan nyaman, memberikan bantuan sesuai kemandirian, mengedukasi pasien dan keluarga tentang manfaat personal hygiene, kolaborasi pemberian analgetik dan vitamin C. Evaluasi menunjukkan bahwa kriteria hasil yang ditetapkan berhasil dicapai yaitu kemampuan mandi dan minat perawatan diri meningkat serta mampu mempertahankan kebersihan dirinya. Kesimpulan: masalah keperawatan defisit perawatan diri: mandi teratasi. Saran: fasilitas kesehatan tidak hanya berfokus pada asuhan keperawatan, disamping itu peningkatan kebersihan pasien harus difasilitasi.
Poltekkes Kemenkes Kupang
Title: KEBUTUHAN PERSONAL HYGIENE PADA PASIEN DENGAN POST SECTIO CAESAREA
Description:
Pendahuluan: Sectio caesarea adalah proses pembedahan untuk melahirkan janin dengan melakukan insisi pada dinding abdomen maupun rahim.
sectio caesarea dilakukan jika persalinan normal beresiko tinggi terhadap keselamatan janin maupun ibu.
Menurut WHO terdapat 50 hingga 100 ibu dengan sectio caesarea dalam 1.
000 kelahiran di setiap negara.
Ibu dengan post sectio caesarea kerap kali mengabaikan kebersihan dirinya oleh ketidakcukupan tenaga akibat nyeri insisi bekas operasi yang dirasakan, sehingga perawat berperan dalam membantu pasien meningkatkan kebersihan dirinya.
Tujuan studi kasus ini adalah untuk mendapatkan gambaran asuhan keperawatan maternitas pada pasien dengan post sectio caesarea dalam pemenuhan kebutuhan personal hygiene.
Metode yang digunakan dalam studi kasus dengan jumlah satu responden adalah wawancara, observasi, dokumentasi dan pemeriksaan fisik.
Hasil: pengkajian menunjukkan Ny.
S usia 28 tahun post sectio caesarea kesulitan dalam melakukan aktivitas yang berhubungan dengan perawatan diri akibat nyeri, mobilisasi dibantu dan tampak menggunakan pembalut yang belum diganti serta dipenuhi darah nifas sehingga ditegakkan diagnosa keperawatan Defisit perawatan diri: mandi berhubungan dengan kelemahan.
Implementasi dilakukan selama 3 hari bersumber pada SIKI (Standar Intervensi Keperawatan Indonesia), diantaranya memonitor tingkat kemandirian pasien, memonitor kebersihan tubuh, menyediakan lingkungan yang aman dan nyaman, memberikan bantuan sesuai kemandirian, mengedukasi pasien dan keluarga tentang manfaat personal hygiene, kolaborasi pemberian analgetik dan vitamin C.
Evaluasi menunjukkan bahwa kriteria hasil yang ditetapkan berhasil dicapai yaitu kemampuan mandi dan minat perawatan diri meningkat serta mampu mempertahankan kebersihan dirinya.
Kesimpulan: masalah keperawatan defisit perawatan diri: mandi teratasi.
Saran: fasilitas kesehatan tidak hanya berfokus pada asuhan keperawatan, disamping itu peningkatan kebersihan pasien harus difasilitasi.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
PENGARUH MOBILISASI DINI TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA POST SECTIO CAESAREA
<p align="center"><strong>A</strong><strong>BSTRAK</strong><strong></strong></p><p align="center"> </p><p>Salah sa...
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Etika Kesehatan pada Persalinan Melalui Sectio Caesarea Tanpa Indikasi Medis
Angka persalinan dengan sectio caesarea di Indonesia terbilang cukup tinggi. WHO menyatakan, angka sectio caesarea maksimum sekitar 10 sampai 15%. Oleh karena itu, perlu dikaji pen...
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Post Sectio Caesarea tentang Mobilisasi Dini
Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Ibu Post Sectio Caesarea tentang Mobilisasi Dini
Factors that influence mobilization include lifestyle influenced by education and knowledge, disease processes and injury. Post partum mothers with sectio caesarea often complain o...
Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea Menggunakan Terapi Teknik Relaksasi Benson
Penurunan Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea Menggunakan Terapi Teknik Relaksasi Benson
Sectio caesarea adalah suatu tindakan pembedahan yaitu dengan cara memberikan sayatan pada dinding depan uterus untuk membantu proses persalinan. Untuk tindakan Sectio Caesarea den...
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
PENGARUH PENDAMPINGAN DOULA TERHADAP PENURUNAN KEJADIAN SECTIO CAESAREA
Penelitian ini dilaterbelakangi oleh angka kejadian Sectio Caesarea yang melebihi standar ketetapan WHO sebesar 10-15% serta terjadi peningkatan. Peluang tindakan Sectio Caesarea t...
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA
FAKTOR - FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA
Angka persalinan dengan tindakan sectio caesarea (SC) terus meningkat di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Banyuwangi, yang menunjukkan tingginya angka komplikasi kehamilan dan...
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PREOPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT MA SENTOT PATROL INDRAMAYU
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN PREOPERASI SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT MA SENTOT PATROL INDRAMAYU
Patients who are going for sectio caesarea, face uncomfortable feelings including anxiety, this is related to concerns about the threat to their lives, therefore, family support is...

