Javascript must be enabled to continue!
Perkembangan Tafsir Al-Qur’an Pada Abad Pertengahan
View through CrossRef
Tafsir Al-Qur’an selalu berkembang dan ia adalah anak zamanyya. Namun orientalis mengatakan bahwa lahirnya tafsir dengan metode baru bukanlah perkembangan, melainkan adalah peperangan dan permusuhan atas tafsir sebelumnya. Akan tetapi, menurut intelektual muslim perbedaan dengan keunikannya masing-masing adalah tanda dari perkembangan tafsir itu sendiri. Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk membahas mengenai bagaimana hakikat perkembangan tafsir, khususnya perkembangan pada periode pertengahan. Karena pada periode tersebut telah terjadi pergeseran epistemologi yang sangat mendasar. Pedekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan kajian pustaka dalam pengumpulan datanya. Adapun dari penelitian ini didapatkan beberapa hasil diantaranya: Pertama, periode pertengahan terjadi pada abad ke 9 sampai abad ke 19 M dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang pesat dan maraknya forum diskusi sehingga memunculkan sikap fanatisme. Selain itu, juga terjadi perluasan wilayah sehingga banyak orang non Islam dan non Arab yang masuk kedalam agama Islam. Kedua, kemajuan abad pertengahan berimplikasi pada perkembangan tafsir Al-Qur’an sehingga memunculkan corak-corak tafsir yaitu corak bahasa, filsafat, teologi, ilmiah, fiqih, dan tasawuf. Ketiga, corak-corak tafsir tersebut memiliki karakteristik dan ciri masing-masing sebagai bukti nyata implikasi abad pertengahan.
Sunan Gunung Djati State Islamic University of Bandung
Title: Perkembangan Tafsir Al-Qur’an Pada Abad Pertengahan
Description:
Tafsir Al-Qur’an selalu berkembang dan ia adalah anak zamanyya.
Namun orientalis mengatakan bahwa lahirnya tafsir dengan metode baru bukanlah perkembangan, melainkan adalah peperangan dan permusuhan atas tafsir sebelumnya.
Akan tetapi, menurut intelektual muslim perbedaan dengan keunikannya masing-masing adalah tanda dari perkembangan tafsir itu sendiri.
Oleh karena itu, tulisan ini bertujuan untuk membahas mengenai bagaimana hakikat perkembangan tafsir, khususnya perkembangan pada periode pertengahan.
Karena pada periode tersebut telah terjadi pergeseran epistemologi yang sangat mendasar.
Pedekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan kajian pustaka dalam pengumpulan datanya.
Adapun dari penelitian ini didapatkan beberapa hasil diantaranya: Pertama, periode pertengahan terjadi pada abad ke 9 sampai abad ke 19 M dengan kemajuan ilmu pengetahuan yang pesat dan maraknya forum diskusi sehingga memunculkan sikap fanatisme.
Selain itu, juga terjadi perluasan wilayah sehingga banyak orang non Islam dan non Arab yang masuk kedalam agama Islam.
Kedua, kemajuan abad pertengahan berimplikasi pada perkembangan tafsir Al-Qur’an sehingga memunculkan corak-corak tafsir yaitu corak bahasa, filsafat, teologi, ilmiah, fiqih, dan tasawuf.
Ketiga, corak-corak tafsir tersebut memiliki karakteristik dan ciri masing-masing sebagai bukti nyata implikasi abad pertengahan.
Related Results
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
[Interpretation Method of Al-Ilmi Hamka and Al-Maraghiy on Al-Kawniyah Verses: A Comparison] Metode Pentafsiran Al-Ilmiy Hamka dan Al-Maraghiy Terhadap Ayat-Ayat Al-Kawniyyah : Satu Perbandingan
The Tafsir al-Azhar of HAMKA is one of the Malay world's tafsir which reveals the vastness of knowledge that encompasses and covers all disciplines of science. In this interpretati...
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
SEJARAH PERKEMBANGAN TAFSIR
AbstrakKegiatan tafsir Al-Qu’ran telah dimulai sejak masa Nabi Muhammad Saw dan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa, yaitu periode Nabi Muhammad Saw dan sahabatnya, peri...
Idealisasi Metode Living Qur’an
Idealisasi Metode Living Qur’an
<p align="center"><strong>Abstract</strong></p><p> </p><p>Living Qur’an is one of the contemporary method which needs some supports to be ...
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
AL-QUR’AN: THE ONLY DIVINE GUIDANCE IN PRISTINE FORM
Al-Qur’an is the Final divine revelation sent down to the Final Messenger of God, the Prophet Muhammad (PBUH). Allah SWT is the creator of all humankind, Jinns, and all creatures...
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
POLA PENAFSIRAN MUHAMMAD BASIUNI IMRAN DALAM TAFSĪR TŪJUH SŪRAH DAN ĀYĀT AṢ-ṢIYĀM TERHADAP TAFSIR MUHAMMAD RASYID RIDHA: (Kajian Intertekstualitas)
Pada abad ke-20 M, penulisan tafsir al-Qur’an yang lahir di Nusantara umumnya menampilkan ciri kemodernannya, baik dari segi bahasa dan aksara. Namun, berbeda dengan Tafsīr Tūjuh S...
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
Tahfiz Al-Qur’an dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Ar-Raniry Periode 2013-2015
This study aims to find out how the views of students of the study program of al-Qur'an and Tafsir of the year among 2013-2015 on the subject of tahfiz al-Qur'an . This research is...
Tafsir Method of Tartib Nuzuli: An Analytical Study of Muhammad Darwazah's Kitab al-Tafsir al-Hadith and Muhammad al-Jabiri's Kitab Fahm al-Qur`an al-Hakim
Tafsir Method of Tartib Nuzuli: An Analytical Study of Muhammad Darwazah's Kitab al-Tafsir al-Hadith and Muhammad al-Jabiri's Kitab Fahm al-Qur`an al-Hakim
The study of tafsir tartib nuzuli is still quite rare. This study seeks to complete the study. Tafsir tartib nuzuli is still considered “strange” by the majority of Muslims. This s...
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Pembelajaran Tafsir Di Dayah Ummul Ayman Samalanga
Dayah Ummul Ayman is one of the largest dayah in Aceh. The teaching of tafsir in this dayah is carried out through dayah curriculum and adapted to the abilities of students. Standa...

