Javascript must be enabled to continue!
Penelusuran Pustaka Potensi Aktivitas Antioksidan dari Suku Malvaceae Menggunakan Metode DPPH
View through CrossRef
Abstract. Degenerative disease is a disease that is very often experienced by the elderly. Where this disease can cause death. Plants from the Malvaceae tribe can be used as treatment and prevention of degenerative diseases. This literature search aims to collect and analyze research results related to the antioxidant activity of plant parts of the Malvaceae tribe and identify compounds that contribute to producing antioxidant compounds. There are 8 types of plants belonging to the Malvaceae family scattered in West Java which have the potential to have antioxidant activity for the treatment and prevention of degenerative diseases. The most commonly used plant parts are the leaves. Fruit and fruit skin. By using the maceration extraction method and testing the antioxidant activity using the dpph method. With chemical compounds commonly found in plants of the Malvaceae tribe, namely phenolic compounds, flavonoids, and alkaloids. As for the durian plant, Durio zibenthinus has the highest antioxidant activity of 9.850 g/ml on the skin of the fruit.
Abstrak. Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang sangat sering dialami oleh usia lanjut. Dimana penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Tanaman dari suku Malvaceae mampu dimanfaatkan sebagai pengobatan dan pencegahan penyakit degenerative karena memiliki aktivitas antioksidan. Dilakukan penelusuran pustaka ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian terkait aktivitas antioksidan dari bagian tanaman pada suku Malvaceae dan mengidentifikasi senyawa yang berkontribusi menghasilkan senyawa antioksidan. Terdapat 8 jenis tanaman suku Malvaceae yang tersebar di jawa barat yang berpotensi memiliki aktivitas antioksidan untuk pengobatan dan pencegahan penyakit degeneratif diantaranya yaitu tanaman durian, okra, rosella, coklat, pungpulutan, waru dan juga tanaman kapuk. Dengan bagian tanaman yang umum digunakan yaitu pada bagian daun. Buah, dan kulit buah. Dengan menggunakan metode ekstraksi maserasi dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode dpph. Dengan senyawa kimia yang umum terdapat pada tanaman suku Malvaceae yaitu senyawa fenol, flavonoid, dan alkaloid. Adapun pada tanaman durian (Durio zibenthinus) memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi yaitu sebesar 9,850 µg/ml pada bagian kulit buahnya.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Penelusuran Pustaka Potensi Aktivitas Antioksidan dari Suku Malvaceae Menggunakan Metode DPPH
Description:
Abstract.
Degenerative disease is a disease that is very often experienced by the elderly.
Where this disease can cause death.
Plants from the Malvaceae tribe can be used as treatment and prevention of degenerative diseases.
This literature search aims to collect and analyze research results related to the antioxidant activity of plant parts of the Malvaceae tribe and identify compounds that contribute to producing antioxidant compounds.
There are 8 types of plants belonging to the Malvaceae family scattered in West Java which have the potential to have antioxidant activity for the treatment and prevention of degenerative diseases.
The most commonly used plant parts are the leaves.
Fruit and fruit skin.
By using the maceration extraction method and testing the antioxidant activity using the dpph method.
With chemical compounds commonly found in plants of the Malvaceae tribe, namely phenolic compounds, flavonoids, and alkaloids.
As for the durian plant, Durio zibenthinus has the highest antioxidant activity of 9.
850 g/ml on the skin of the fruit.
Abstrak.
Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang sangat sering dialami oleh usia lanjut.
Dimana penyakit ini dapat menyebabkan kematian.
Tanaman dari suku Malvaceae mampu dimanfaatkan sebagai pengobatan dan pencegahan penyakit degenerative karena memiliki aktivitas antioksidan.
Dilakukan penelusuran pustaka ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian terkait aktivitas antioksidan dari bagian tanaman pada suku Malvaceae dan mengidentifikasi senyawa yang berkontribusi menghasilkan senyawa antioksidan.
Terdapat 8 jenis tanaman suku Malvaceae yang tersebar di jawa barat yang berpotensi memiliki aktivitas antioksidan untuk pengobatan dan pencegahan penyakit degeneratif diantaranya yaitu tanaman durian, okra, rosella, coklat, pungpulutan, waru dan juga tanaman kapuk.
Dengan bagian tanaman yang umum digunakan yaitu pada bagian daun.
Buah, dan kulit buah.
Dengan menggunakan metode ekstraksi maserasi dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode dpph.
Dengan senyawa kimia yang umum terdapat pada tanaman suku Malvaceae yaitu senyawa fenol, flavonoid, dan alkaloid.
Adapun pada tanaman durian (Durio zibenthinus) memiliki aktivitas antioksidan paling tinggi yaitu sebesar 9,850 µg/ml pada bagian kulit buahnya.
Related Results
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PG PAUD UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS
Bahasa merupakan aspek terpenting dalam hidup setiap individu. Bahasa adalah sebuah sistem yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu individu dengan individu lainnya. Dengan m...
Uji Aktivitas Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) Papandayan dan Gunung Halu
Uji Aktivitas Antioksidan Kopi Arabika (Coffea arabica) Papandayan dan Gunung Halu
Kopi merupakan minuman yang populer di kalangan masyarakat Indonesia di seluruh dunia karena memiliki rasa dan cita rasa yang khas serta bermanfaat bagi kesehatan. Kopi mengandung ...
FORMULASI DAN UJI ANTIOKSIDAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH
FORMULASI DAN UJI ANTIOKSIDAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) MENGGUNAKAN METODE DPPH
Daun belimbing wuluh mengandung senyawa flavonoid, dimana senyawa ini dapat berperan sebagai antioksidan dalam menangkal radikal bebas. Mekanisme kerja flavonoid sebagai antioksida...
STUDI LITERATUR: JENIS SEDIAAN, SIFAT FORMULASI, DAN NILAI ANTIOKSIDAN TERBAIK LIP CREAM EKSTRAK BIJI COKLAT (Theobroma cacao L) METODE UJI DPPH
STUDI LITERATUR: JENIS SEDIAAN, SIFAT FORMULASI, DAN NILAI ANTIOKSIDAN TERBAIK LIP CREAM EKSTRAK BIJI COKLAT (Theobroma cacao L) METODE UJI DPPH
Biji coklat (Theobroma cacao L,) memiliki kandungan antosianin yang berpotensi sebagai antioksidan alami untuk diformulasikan dalam sediaan lip cream. Antioksidan merupakan molekul...
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METODE DPPH DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.)
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN METODE DPPH DAN NILAI SPF EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.)
Radikal bebas adalah senyawa tidak stabil yang merusak sel tubuh, terutama akibat paparan radiasi UV yang menyebabkan hiperpigmentasi, penuaan dini, hingga kanker kulit. Antioksida...
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA LIMBAH KULIT BUAH-BUAHAN KHAS INDONESIA
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA LIMBAH KULIT BUAH-BUAHAN KHAS INDONESIA
Indonesia adalah negara yang menyimpan beragam kekayaan dan sumber daya hayati terutama buah tropika. Tingginya keragaman tanaman buah di indonesia menghasilkan berbagai manfaat un...
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Adaptasi masyarakat suku baduy luar terhadap perkembangan global berbasis kearifan lokal
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman. Salah satu keanekaragaman yang dimiliki Indonesia yaitu terdapatnya beragam suku. Suku-suku tersebut tersebar dari Sabang hin...
Aktivitas Antioksidan dan Skrining Fitokimia dari Ekstrak Daun Matoa Pometia pinnata
Aktivitas Antioksidan dan Skrining Fitokimia dari Ekstrak Daun Matoa Pometia pinnata
Senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan Antioksidan dapat digunakan menghilangkan, mencegah pembentukan radikal bebas di dalam tubuh. Senyawa yang bersifat sebagai antioksidan...

