Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Deiksis dalam Dialog Film Dua Hati Biru Karya Gina S. Noer Berdasarkan Kajian Pragmatik

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis serta bentuk deiksis yang terdapat dalam dialog film Dua Hati Biru karya Gina S. Noer berdasarkan perspektif pragmatik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan pencatatan, serta dokumentasi dialog dalam film tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini mengandung dua jenis deiksis, yaitu deiksis eksofora dan endofora. Deiksis eksofora mencakup deiksis persona, deiksis temporal, deiksis lokatif, dan deiksis sosial, sedangkan deiksis endofora terdiri atas deiksis anafora dan deiksis katafora. Hasil penelitian menunjukkan 65 data deiksis yang terbagi menjadi 33 deiksis persona, 8 deiksis waktu, 9 deiksis tempat, 12 deiksis sosial, dan 3 deiksis endofora. Penggunaan deiksis dalam dialog film tidak hanya mencerminkan hubungan antar tokoh, penanda waktu, dan lokasi melalui penggunaan kata ganti seperti “aku”, “kamu,” “di sini”, dan “sekarang”. Selain itu, ditemukan pula bahwa deiksis sosial digunakan untuk menunjukkan tingkat keakraban dan status sosial antar tokoh, semetara deiksis anafora dan katafora berfungsi menghubungkan antar bagian tuturan secara kohesif. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa unsur pragmatik khususnya deiksis memiliki peran penting dalam mengungkapkan makna tuturan dan konteks berkomunikasi dalam film.
Title: Analisis Deiksis dalam Dialog Film Dua Hati Biru Karya Gina S. Noer Berdasarkan Kajian Pragmatik
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan jenis serta bentuk deiksis yang terdapat dalam dialog film Dua Hati Biru karya Gina S.
Noer berdasarkan perspektif pragmatik.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi dan pencatatan, serta dokumentasi dialog dalam film tersebut.
Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini mengandung dua jenis deiksis, yaitu deiksis eksofora dan endofora.
Deiksis eksofora mencakup deiksis persona, deiksis temporal, deiksis lokatif, dan deiksis sosial, sedangkan deiksis endofora terdiri atas deiksis anafora dan deiksis katafora.
Hasil penelitian menunjukkan 65 data deiksis yang terbagi menjadi 33 deiksis persona, 8 deiksis waktu, 9 deiksis tempat, 12 deiksis sosial, dan 3 deiksis endofora.
Penggunaan deiksis dalam dialog film tidak hanya mencerminkan hubungan antar tokoh, penanda waktu, dan lokasi melalui penggunaan kata ganti seperti “aku”, “kamu,” “di sini”, dan “sekarang”.
Selain itu, ditemukan pula bahwa deiksis sosial digunakan untuk menunjukkan tingkat keakraban dan status sosial antar tokoh, semetara deiksis anafora dan katafora berfungsi menghubungkan antar bagian tuturan secara kohesif.
Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa unsur pragmatik khususnya deiksis memiliki peran penting dalam mengungkapkan makna tuturan dan konteks berkomunikasi dalam film.

Related Results

ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
ANALISIS KALIMAT DIALOG DALAM NASKAH DRAMA �PADA SUATU HARI� KARYA ARIFIN C. NOER
Judul penelitian ini adalah Analisis Kalimat Dialog dalam Naskah Drama �Pada Suatu Hari� Karya Arifin C. Noer (Sebuah Analisis Pragmatik tentang Deiksis dan Praanggapan). Rumusan m...
PENGGUNAAN RAGAM DEIKSIS PADA NASKAH DRAMA YANG BERJUDUL “LEGENDA KEONG MAS”
PENGGUNAAN RAGAM DEIKSIS PADA NASKAH DRAMA YANG BERJUDUL “LEGENDA KEONG MAS”
Speech does not escape human life because an utterance has a specific purpose and purpose about the message to be conveyed. This will be studied in a pragmatic study. In pragmatic ...
Analisis Deiksis Dalam Novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani
Analisis Deiksis Dalam Novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani
Deiksis yang ada dalam novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, deiksis sosial. Deiksis persona yaitu topeng, ber...
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL TELUK ALASKA KARYA EKA ARYANI
ANALISIS DEIKSIS DALAM NOVEL TELUK ALASKA KARYA EKA ARYANI
Deiksis yang ada dalam novel “Teluk Alaska” Karya Eka Aryani yaitu deiksis persona, deiksis tempat, deiksis waktu, deiksis wacana, deiksis sosial. Deiksis persona yaitu topeng, ber...
Deiksis Dalam Novel Egosentris Karya Syahid Muhammad
Deiksis Dalam Novel Egosentris Karya Syahid Muhammad
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan jenis dan fungsi deiksis dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kua...
Deiksis sebagai Representasi Sifat <i>Dark Triad</i> dalam Buku Kumpulan Cerpen <i>Gres</i> Karya Putu Wijaya<b></b>
Deiksis sebagai Representasi Sifat <i>Dark Triad</i> dalam Buku Kumpulan Cerpen <i>Gres</i> Karya Putu Wijaya<b></b>
Penelitian ini mengkaji penggunaan deiksis dalam kumpulan cerpen Gres karya Putu Wijaya untuk merepresentasikan sifat Dark Triad (narsisme, machiavellianisme, psikopati). Tujuan pe...

Back to Top