Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Tingkat Pengetahuan WUS Tentang Skrining IVA Dengan Perilaku Mengikuti IVA Di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul
View through CrossRef
Skrining IVA merupakan metode sederhana, murah, dan efektif untuk deteksi dini kanker serviks dengan sensitivitas tinggi (94,6%), hasil cepat, serta dapat dilakukan di fasilitas kesehatan primer. Kesadaran WUS untuk melakukan skrining IVA masih sangat rendah, hal ini dilihat dari cakupan IVA di Puskesmas Paliyan tahun 2024 sebanyak 52 orang. Desa Grogol memiliki cakupan IVA paling rendah sebanyak 3 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA dengan perilaku mengikuti IVA di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul. Metode yang di gunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, menggunakan desain analitik observasional dan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 148 WUS dan sampel yang di gunakan sebanyak 60 WUS yang di pilih secara Stratified Random Sampling dan Simple random sampling di 6 Dusun yang ada di Desa Grogol diantaranya Grogol, Gerjo, Karangmojo A, Karangmojo B, Senedi dan Tungu yang telah memenuhi kriteria Inklusi dan Eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi Chi-Square. Dari hasil penelitian di dapatkan tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA mayoritas kurang yaitu 27 (45,0%) dan perilaku pemeriksaan IVA mayoritas tidak melakukan yaitu sejumlah 49 (68,3%). Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p velue = 0,000 (<0,05), dan Nilai Cramer's V sebesar 0,900. Dapat di simpulkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA dengan perilaku mengikuti IVA di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul.
Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda
Title: Hubungan Tingkat Pengetahuan WUS Tentang Skrining IVA Dengan Perilaku Mengikuti IVA Di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul
Description:
Skrining IVA merupakan metode sederhana, murah, dan efektif untuk deteksi dini kanker serviks dengan sensitivitas tinggi (94,6%), hasil cepat, serta dapat dilakukan di fasilitas kesehatan primer.
Kesadaran WUS untuk melakukan skrining IVA masih sangat rendah, hal ini dilihat dari cakupan IVA di Puskesmas Paliyan tahun 2024 sebanyak 52 orang.
Desa Grogol memiliki cakupan IVA paling rendah sebanyak 3 orang.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA dengan perilaku mengikuti IVA di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul.
Metode yang di gunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan metode korelasional, menggunakan desain analitik observasional dan pendekatan waktu cross sectional.
Populasi dalam penelitian ini yaitu 148 WUS dan sampel yang di gunakan sebanyak 60 WUS yang di pilih secara Stratified Random Sampling dan Simple random sampling di 6 Dusun yang ada di Desa Grogol diantaranya Grogol, Gerjo, Karangmojo A, Karangmojo B, Senedi dan Tungu yang telah memenuhi kriteria Inklusi dan Eksklusi.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji korelasi Chi-Square.
Dari hasil penelitian di dapatkan tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA mayoritas kurang yaitu 27 (45,0%) dan perilaku pemeriksaan IVA mayoritas tidak melakukan yaitu sejumlah 49 (68,3%).
Hasil uji Chi-square diperoleh nilai p velue = 0,000 (<0,05), dan Nilai Cramer's V sebesar 0,900.
Dapat di simpulkan terdapat hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan WUS tentang skrining IVA dengan perilaku mengikuti IVA di Puskesmas Paliyan, Gunung Kidul.
Related Results
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku WUS Dalam Melakukan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Di Wilayah Kerja Puskesmas Brabasan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji
Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku WUS Dalam Melakukan Tes Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Di Wilayah Kerja Puskesmas Brabasan Kecamatan Tanjung Raya Kabupaten Mesuji
Kanker serviks merupakan penyakit ganas yang berkembang di leher rahim, bagian terbawah rahim yang meluas hingga ke ujung saluran reproduksi. Pencegahan terpadu dengan skrining seb...
Hubungan Karakteristik Ibu Nifas Dengan Tingkatpengetahuan Ibu Nifas Tentang Tanda-Tanda Bahaya Pada Masa Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang
Hubungan Karakteristik Ibu Nifas Dengan Tingkatpengetahuan Ibu Nifas Tentang Tanda-Tanda Bahaya Pada Masa Nifas Di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang
Masa nifas atau puerperium adalah masa pemulihan kembali, di mulai sejak 1 jam setelah lahirnya plasenta sampai 42 hari. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan karakterist...
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Wus Tentang Flour Albus di BPM Dewi Suyanti Tahun 2020
Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Wus Tentang Flour Albus di BPM Dewi Suyanti Tahun 2020
Masalah kesuburan alat reproduksi merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui oleh wanita usia subur (WUS), kadar estrogen wanita sering relatif stabil atau bahkan meningkat,...
HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOCING, ENABLING DAN REINFORCING DENGAN KEIKUTSERTAAN WUS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN IVA
HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOCING, ENABLING DAN REINFORCING DENGAN KEIKUTSERTAAN WUS MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN IVA
Cervical cancer is a malignancy originating from the cervix. In Indonesia, the number of cervical cancer sufferers is the second-highest after breast cancer with a high mortality r...
Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Vulva Hygiene Saat Menstruasi Dengan Keparahan Pruritus Vulvae
Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Vulva Hygiene Saat Menstruasi Dengan Keparahan Pruritus Vulvae
Pengetahuan dan perilaku vulva hygiene saat menstruasi sangat penting dimiliki remaja putri untuk mencegah terjadinya masalah pada genetalia seperti pruritus vulvae. Tujuan penelit...
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19
DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT
INDONESIA
Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelom...
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Orangtua tentang Diare pada Balita di RSCM Kiara
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Orangtua tentang Diare pada Balita di RSCM Kiara
Latar belakang. Diare masih merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian pada balita di Indonesia. Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku orangtua tentang diare dapat berpenga...
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Referral System for Individual Health Services states that health services are conducted in stages according to medical needs, starting from basic, second, and then third level hea...

