Javascript must be enabled to continue!
Pemertahanan Bahasa Banjar Hulu di Kota Banjarmasin pada Umur Dewasa (Ranah Pemerintahan, Ranah Transaksi, dan Ranah Tetangga)
View through CrossRef
Pemertahanan bahasa Banjar Hulu di Kota Banjarmasin merupakan sebuah fenomena perilaku bahasa yang menarik untuk dikaji dari perspektif sosiolinguitik. Penelitian ini bertujuan untuk:mendeskripsikan pemertahanan bahasa Banjar Hulu pada kelompok umur dewasa pada ranah keluarga, ranah pergaulan, ranah pekerjaan, ranah pendidikan. Responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 10 responden yang berdomisili di Kota Banjarmasin. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran daftar pertanyaan, data tentang frekuensi penggunaan bahasa disajikan dalam bentuk tabel yang dianalisis secara kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut. 1) Pada ranah pemerintahandari 10 responden hanya 2 responden (20,00%) yang menggunakan bahasa Banjar Hulu untuk berkomunikasi dengan yang sesuku.2) Ranah transaksi dominan digunakan kelompok dewasa dari sepuluh responden sebanyak 8 responden (80,00%) mengaku menggunakan bahasa Banjar Hulu. 3) Pada ranah tetangga 9 responden (90,00%) menggunakan bahasa Banjar Hulu jika berinteraksi dengan tetangga yang sesuku. Sehingga dapat disimpukan pemertahanan bahasa Banjar Hulupada kelompok dewasa masih terlaksana di kota Banjarmasin
STKIP PGRI Banjarmasin
Title: Pemertahanan Bahasa Banjar Hulu di Kota Banjarmasin pada Umur Dewasa (Ranah Pemerintahan, Ranah Transaksi, dan Ranah Tetangga)
Description:
Pemertahanan bahasa Banjar Hulu di Kota Banjarmasin merupakan sebuah fenomena perilaku bahasa yang menarik untuk dikaji dari perspektif sosiolinguitik.
Penelitian ini bertujuan untuk:mendeskripsikan pemertahanan bahasa Banjar Hulu pada kelompok umur dewasa pada ranah keluarga, ranah pergaulan, ranah pekerjaan, ranah pendidikan.
Responden yang terlibat dalam penelitian ini sebanyak 10 responden yang berdomisili di Kota Banjarmasin.
Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran daftar pertanyaan, data tentang frekuensi penggunaan bahasa disajikan dalam bentuk tabel yang dianalisis secara kuantitatif.
Penelitian ini menghasilkan temuan sebagai berikut.
1) Pada ranah pemerintahandari 10 responden hanya 2 responden (20,00%) yang menggunakan bahasa Banjar Hulu untuk berkomunikasi dengan yang sesuku.
2) Ranah transaksi dominan digunakan kelompok dewasa dari sepuluh responden sebanyak 8 responden (80,00%) mengaku menggunakan bahasa Banjar Hulu.
3) Pada ranah tetangga 9 responden (90,00%) menggunakan bahasa Banjar Hulu jika berinteraksi dengan tetangga yang sesuku.
Sehingga dapat disimpukan pemertahanan bahasa Banjar Hulupada kelompok dewasa masih terlaksana di kota Banjarmasin.
Related Results
Pemertahanan Bahasa Banjar Hulu di Kota Banjarmasin pada Umur Dewasa (Ranah Keluarga, Pergaulan, Pekerjaan, dan Ranah Pendidikan)
Pemertahanan Bahasa Banjar Hulu di Kota Banjarmasin pada Umur Dewasa (Ranah Keluarga, Pergaulan, Pekerjaan, dan Ranah Pendidikan)
Pemertahanan bahasa Banjar Hulu di Kota Banjarmasin merupakan sebuah fenomena perilaku bahasa yang menarik untuk dikaji dari perspektif sosiolinguitik. Penelitian ini bertujuan unt...
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
INTELIJEN PEMERINTAHAN SEBAGAI CABANG BARU DARI ILMU PEMERINTAHAN
Pembahasan tentang pemerintahan tentunya tidaklah boleh lepas dari disiplin ilmu dan teori-teori tentang Ilmu Pemerintahan itu sendiri. Sejatinya, sejarah ilmu pemerintahan sudah d...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN GEDUNG BALE BANJAR BUALU KELURAHAN BENOA, KABUPATEN BADUNG
Banjar Bualu didirikan sekitar tahun 1905 dan merupakan banjar pertama yang dibentuk di kawasan Desa Adat Bualu. Terdapat 8 banjar yang ada di wilayah Desa Adat Bualu, nama-nama Ba...
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PADA AGROINDUSTRI TEMPE
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Kelayakan Finansial Agroindustri Tempe yang dijalankan oleh seorang Perajin Tempe di Kelurahan Banjar Kecamatan Banjar Kota...
PEMILIHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA JAWA PADA KAUM PEREMPUAN PESISIR REMBANG
PEMILIHAN DAN PEMERTAHANAN BAHASA JAWA PADA KAUM PEREMPUAN PESISIR REMBANG
Pada masyarakat Jawa, pemilihan sebuah kode (bahasa/ragam) ditentukan oleh banyak faktor, misalnya: usia, jenis kelamin, derajat sosial, pangkat, tempat, diksi, dan ragam. Peneliti...
REKONSTRUKSI DALAMAN VARIAN BANJAR BERIAH PURBA<br>[INTERNAL RECONSTRUCTION OF BANJAR BERIAH PROTO VARIANTS]
REKONSTRUKSI DALAMAN VARIAN BANJAR BERIAH PURBA<br>[INTERNAL RECONSTRUCTION OF BANJAR BERIAH PROTO VARIANTS]
This study describes the phonological system of Banjar Kuala (BK), Banjar Hulu (BJ) and Banjar Alai (BA) dialect variants. The phonological description is used to reconstruct the a...
WUJUD BAHASA INGE NDAI SEBAGAI BENTUK PEMERTAHANAN BAHASA DALAM RANAH KELUARGA PADA MASYARAKAT LAMBITU
WUJUD BAHASA INGE NDAI SEBAGAI BENTUK PEMERTAHANAN BAHASA DALAM RANAH KELUARGA PADA MASYARAKAT LAMBITU
Bahasa Inge Ndai adalah bahasa minoritas di Bima Nusa Tenggara Barat. Bahasa Inge Ndai hanya dituturkan oleh masyarakat Lambitu—Tarlawi yang berada di Kabupaten Bima. Bahasa ini ma...

