Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Dan Perancangan Antarmuka Aplikasi Pelayanan Kesehatan Mobile Bagi Lansia
View through CrossRef
Antarmuka merupakan suatu hal yang sangat penting bagi suatu sistem maupun aplikasi, karena menghubungkan pengguna langsung dengan teknologi. Antarmuka yang mudah menjadikan pengguna terampil ketika menggunakan suatu sistem atau aplikasi, terutama pada golongan lansia agar tidak menjadi golongan yang terpinggirkan dalam era teknologi. mobile JKN merupakan aplikasi yang dikembangkan dan dikelola oleh pemerintah yang berfokus pada pelayanan masyarakat yaitu BPJS yang dialih bentuk dari sistem kegiatan administrasi yang dilakukan di Kantor cabang atau pusat ke dalam sebuah aplikasi. Penelitian ini berfokus pada perancangan antarmuka aplikasi mobile JKN bagi golongan lansia dengan studi kasus yang mengacu pada antarmuka aplikasi mobile JKN v2.11.0, dimana berdasarkan hasil usability yang telah dilakukan kepada golongan lansia, mobile JKN belum user friendly seperti antarmuka yang terlalu kompleks, ikon dan tulisan yang terlalu kecil, dan navigasi yang mendalam sehingga antarmuka aplikasi belum optimal bagi golongan lansia. Maka dari itu dibuatlah rekomendasi desain antarmuka aplikasi mobile JKN yang sesuai dengan karakteristik golongan lansia menggunakan pedoman para ahli sehingga menghasilkan antarmuka dengan tata letak menu gridview dan listview dengan dropdown, huruf tebal dan kapital dengan ukuran 16 sp dan 20 sp, kemudian menggunakan ikon 3 dimensi dengan cardview berukuran 90 dp berketerangan. Usability testing yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan prinsip ISO 9241-11 yaitu effectiveness, efficiency, dan satisfaction. Hasil akhir tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu rata-rata effectiveness menggunakan completion rate meningkat 130%. Rata-rata nilai akhir efficiency menggunakan overall relative efficiency meningkat 182%, dan rata-rata nilai akhir satisfaction menggunakan metode system usability scale (SUS) meningkat 46%.
Duta Wacana Christian University
Title: Evaluasi Dan Perancangan Antarmuka Aplikasi Pelayanan Kesehatan Mobile Bagi Lansia
Description:
Antarmuka merupakan suatu hal yang sangat penting bagi suatu sistem maupun aplikasi, karena menghubungkan pengguna langsung dengan teknologi.
Antarmuka yang mudah menjadikan pengguna terampil ketika menggunakan suatu sistem atau aplikasi, terutama pada golongan lansia agar tidak menjadi golongan yang terpinggirkan dalam era teknologi.
mobile JKN merupakan aplikasi yang dikembangkan dan dikelola oleh pemerintah yang berfokus pada pelayanan masyarakat yaitu BPJS yang dialih bentuk dari sistem kegiatan administrasi yang dilakukan di Kantor cabang atau pusat ke dalam sebuah aplikasi.
Penelitian ini berfokus pada perancangan antarmuka aplikasi mobile JKN bagi golongan lansia dengan studi kasus yang mengacu pada antarmuka aplikasi mobile JKN v2.
11.
0, dimana berdasarkan hasil usability yang telah dilakukan kepada golongan lansia, mobile JKN belum user friendly seperti antarmuka yang terlalu kompleks, ikon dan tulisan yang terlalu kecil, dan navigasi yang mendalam sehingga antarmuka aplikasi belum optimal bagi golongan lansia.
Maka dari itu dibuatlah rekomendasi desain antarmuka aplikasi mobile JKN yang sesuai dengan karakteristik golongan lansia menggunakan pedoman para ahli sehingga menghasilkan antarmuka dengan tata letak menu gridview dan listview dengan dropdown, huruf tebal dan kapital dengan ukuran 16 sp dan 20 sp, kemudian menggunakan ikon 3 dimensi dengan cardview berukuran 90 dp berketerangan.
Usability testing yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan prinsip ISO 9241-11 yaitu effectiveness, efficiency, dan satisfaction.
Hasil akhir tersebut mengalami peningkatan yang cukup signifikan yaitu rata-rata effectiveness menggunakan completion rate meningkat 130%.
Rata-rata nilai akhir efficiency menggunakan overall relative efficiency meningkat 182%, dan rata-rata nilai akhir satisfaction menggunakan metode system usability scale (SUS) meningkat 46%.
Related Results
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT TENTANG PELATIHAN KADER POSYANDU LANSIA DI WILAYAH BETOKAN, TIRTOADI, GODEAN, SLEMAN
PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT TENTANG PELATIHAN KADER POSYANDU LANSIA DI WILAYAH BETOKAN, TIRTOADI, GODEAN, SLEMAN
Posyandu lansia merupakan langkah yang cukup strategis dalam rangka pengembangan kualitas sumber daya manusia bangsa Indonesia agar dapat membantu dan menolong dirinya sendiri, seh...
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
PELATIHAN SENAM YOGA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR LANSIA POSYANDU PELANGI NUSANTARA KELURAHAN DARMO KECAMATAN WONOKROMO, SURABAYA
Kebutuhan vital yang penting agar proses kehidupan berlangsung baik untuk setiap makhluk hidup adalah kebutuhan tidur. Akan tetapi hal tersebut akan mengalami pergeseran saat memas...
Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Tradisional pada Penduduk Lanjut Usia di Indonesia
Gambaran Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Tradisional pada Penduduk Lanjut Usia di Indonesia
One of the health efforts that have the opportunity to improve the health status of the elderly is traditional health services (Yankestrad). This paper aims to describe the use of ...
Lansia Sehat dan Aktif di Kecamatan Mijen Semarang Jawa Tengah
Lansia Sehat dan Aktif di Kecamatan Mijen Semarang Jawa Tengah
Lansia merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus berkaitan dengan Kesehatan. Seseorang yang menuju ke fase lansia akan merasakan perubahan seperti kemundur...
PELAYANAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATALAIWORU
PELAYANAN PEMERIKSAAN KESEHATAN GRATIS PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATALAIWORU
Lansia sebagai tahap akhir siklus kehidupan merupakan tahap perkembangan normal yang akan dialami oleh setiap individu dan merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari. Salah sat...
Pelatihan Konselor Pada Kader Lansia RW.19 Sendangmulyo - Semarang
Pelatihan Konselor Pada Kader Lansia RW.19 Sendangmulyo - Semarang
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah upaya melatih para kader lansia agar dapat berperan sebagai konselor untuk kesejahteraan lansia di RW.19 Sendangmulyo di kota Semarang. Berd...
REVITALISASI KADER POSYANDU LANSIA SABAR NARIMO SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PTM PADA LANSIA DSN. LEMPUYANGAN DESA GEBUGAN KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG
REVITALISASI KADER POSYANDU LANSIA SABAR NARIMO SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PTM PADA LANSIA DSN. LEMPUYANGAN DESA GEBUGAN KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG
Indonesia sedang mengalami transisi menuju struktur penduduk tua (ageing population) sebagai dampak peningkatan Usia Harapan Hidup (UHH). Peningkatan jumlah lansi...
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Naskah Kebijakan Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas: Rekomendasi Kebijakan Komite Nasional MOST-UNESCO Indonesia
Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28H Ayat (1) dan UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Pasal 5 menyatakan bahwa setiap orang berhak atas kesehatan. UU 1945 Pasal 28H Ayat (1) men...

