Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Gaya Hidup Sedenter pada Anak dan Remaja Pasca Pandemi COVID-19

View through CrossRef
Abstract. The COVID-19 pandemic has brought significant changes to the lifestyles of children and adolescents around the world. Social restrictions and school closures during the pandemic have led to an increase in sedentary activities due to increased time spent watching television, playing gadgets, and sitting at home. This study aims to evaluate the impact of the COVID-19 pandemic on sedentary lifestyles in children and adolescents and its health implications. The method used was a literature study by reviewing relevant articles from various reputable sources. Results showed that the pandemic increased the duration of sedentary activities by more than 50% compared to before the pandemic. This excessive sedentary activity results in an increased risk of obesity, cardiovascular disorders and decreased mental health. Therefore, urgent interventions are needed to reduce sedentary activities through awareness raising, physical activity promotion, and the implementation of policies that support active lifestyles. Abstrak. Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan signifikan pada gaya hidup anak dan remaja di seluruh dunia. Pembatasan sosial dan penutupan sekolah selama pandemi mendorong peningkatan aktivitas sedenter akibat meningkatnya waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, bermain gawai, dan duduk di rumah. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pandemi COVID-19 terhadap gaya hidup sedenter pada anak dan remaja serta implikasinya terhadap kesehatan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau artikel yang relevan dari berbagai sumber terkemuka. Hasil menunjukkan bahwa pandemi meningkatkan durasi aktivitas sedenter hingga lebih dari 50% dibandingkan dengan sebelum pandemi. Aktivitas sedenter yang berlebihan ini berdampak pada peningkatan risiko obesitas, gangguan kardiovaskular, dan penurunan kesehatan mental. Oleh karena itu, diperlukan intervensi segera untuk mengurangi aktivitas sedenter melalui peningkatan kesadaran, promosi aktivitas fisik, dan penerapan kebijakan yang mendukung gaya hidup aktif.
Title: Gaya Hidup Sedenter pada Anak dan Remaja Pasca Pandemi COVID-19
Description:
Abstract.
The COVID-19 pandemic has brought significant changes to the lifestyles of children and adolescents around the world.
Social restrictions and school closures during the pandemic have led to an increase in sedentary activities due to increased time spent watching television, playing gadgets, and sitting at home.
This study aims to evaluate the impact of the COVID-19 pandemic on sedentary lifestyles in children and adolescents and its health implications.
The method used was a literature study by reviewing relevant articles from various reputable sources.
Results showed that the pandemic increased the duration of sedentary activities by more than 50% compared to before the pandemic.
This excessive sedentary activity results in an increased risk of obesity, cardiovascular disorders and decreased mental health.
Therefore, urgent interventions are needed to reduce sedentary activities through awareness raising, physical activity promotion, and the implementation of policies that support active lifestyles.
Abstrak.
Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan signifikan pada gaya hidup anak dan remaja di seluruh dunia.
Pembatasan sosial dan penutupan sekolah selama pandemi mendorong peningkatan aktivitas sedenter akibat meningkatnya waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, bermain gawai, dan duduk di rumah.
Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pandemi COVID-19 terhadap gaya hidup sedenter pada anak dan remaja serta implikasinya terhadap kesehatan.
Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau artikel yang relevan dari berbagai sumber terkemuka.
Hasil menunjukkan bahwa pandemi meningkatkan durasi aktivitas sedenter hingga lebih dari 50% dibandingkan dengan sebelum pandemi.
Aktivitas sedenter yang berlebihan ini berdampak pada peningkatan risiko obesitas, gangguan kardiovaskular, dan penurunan kesehatan mental.
Oleh karena itu, diperlukan intervensi segera untuk mengurangi aktivitas sedenter melalui peningkatan kesadaran, promosi aktivitas fisik, dan penerapan kebijakan yang mendukung gaya hidup aktif.

Related Results

KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
PERILAKU SEDENTER MAHASISWA CALON GURU PENDIDIKAN JASMANI BERDASARKAN HASIL GPAQ
PERILAKU SEDENTER MAHASISWA CALON GURU PENDIDIKAN JASMANI BERDASARKAN HASIL GPAQ
Guru pendidikan jasmani memainkan peran penting sebagai pendidik dan promotor kesehatan sehingga mahasiswa calon guru pendidikan jasmani direkomendasikan untuk memiliki gaya hidup ...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
melkias gaya hidup para rasul sebagai refleksi gaya hidup egois hamba Tuhan zaman milenial
melkias gaya hidup para rasul sebagai refleksi gaya hidup egois hamba Tuhan zaman milenial
Seiring berjalannya waktu hingga memasuki zaman milenial ini, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan melahirkan sejumlah model gaya hidup (Life Style) baik yang bersifat postif ma...
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
PEMBINAAN KARAKTER REMAJA KRISTEN
Sepanjang sejarah Alkitab khususnya dalam Perjanjian Baru menunjukkan bahwa Tuhan Yesus banyak memakai dan melibatkan anak-anak dalam pengajaran dan pelayanan-Nya ini membuktikan b...
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
melkiasmodelgayahidup
melkiasmodelgayahidup
Seiring berjalannya waktu hingga memasuki zaman milenial ini, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan melahirkan sejumlah model gaya hidup (Life Style) baik yang bersifat postif ma...

Back to Top