Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Ukuran Butir Agregat Batuaspal Buton (Asbuton) Terhadap Lapisan Aspal Beton

View through CrossRef
Latar Belakang : Asbuton (Batuaspal Buton) merupakan campuran antara bitumen dengan bahan mineral lainnya dalam bentuk batuan, karena asbuton merupakan material yang ditemukan begitu saja di alam, maka kadar bitumen yang dikandungnya sangat bervariasi dari rendah sampai tinggi. Maka oleh karena itu untuk mengetahui pemanfaatan dan pemeliharaan jalan maka dilakukan pengujian terhadap Asbuton. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menemukan komposisi campuran yang baik dalam penggunaan Asbuton  non ekstraksi dengan memanfaatkan kadar bitumen dan mineral yang masih menyatu dalam batuan tersebut  terhadap kualitas perkerasan jalan lapisan aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course). Metode : Adapun tahapan analisis data hasil pengujian penelitian adalah analisis data berat jenis dan penyerapan agregat, analisis keausan agregat, analisis rancangan campuran agregat (Job Mix Design), analisis data pengujian Karakteristik Marshall. Untuk proses pengolahan datanya maka dilakukan analisis data menggunakan aplikasi software Microsoft Excel. Berdasarkan hasil pengujian karakteristik Marshall terhadap campuran Batuaspal Buton sebagai agregat halus dan Sirtu Kukar sebagai agregat kasar dan medium. Hasil : Adapun hasil perhitungan dari nilai stabilitas marshall adalah 972,77 kg-1477,22 kg, nilai Flow (pelelehan) adalah 2,6 mm – 10 mm, nilai perolehan VMA adalah 11,585% - 16,813%, nilai perolehan VIM adalah 3,238% - 5,461%, nilai perolehan VFA adalah 63,717% - 78,848%, nilai perolehan marshall Q adalah 127,290 kg-516,864 kg, kadar Aspal Optimum (KAO) adalah 3,4% untuk kualitas jalan lapisan aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course). Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan hasil penelitian pengujian marshall dengan 23% campuran agregat halus Asbuton, hubungan antara kandungan kadar aspal pertamina penetrasi 60/70 dan seluruh parameter Marshall dan volumetrik menggunakan agregat Asbuton dan sirtu kukar kandungan kadar aspal optimum berada pada kadar 3,4% untuk kualitas jalan lapisan aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course).
Title: Kajian Ukuran Butir Agregat Batuaspal Buton (Asbuton) Terhadap Lapisan Aspal Beton
Description:
Latar Belakang : Asbuton (Batuaspal Buton) merupakan campuran antara bitumen dengan bahan mineral lainnya dalam bentuk batuan, karena asbuton merupakan material yang ditemukan begitu saja di alam, maka kadar bitumen yang dikandungnya sangat bervariasi dari rendah sampai tinggi.
Maka oleh karena itu untuk mengetahui pemanfaatan dan pemeliharaan jalan maka dilakukan pengujian terhadap Asbuton.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menemukan komposisi campuran yang baik dalam penggunaan Asbuton  non ekstraksi dengan memanfaatkan kadar bitumen dan mineral yang masih menyatu dalam batuan tersebut  terhadap kualitas perkerasan jalan lapisan aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course).
Metode : Adapun tahapan analisis data hasil pengujian penelitian adalah analisis data berat jenis dan penyerapan agregat, analisis keausan agregat, analisis rancangan campuran agregat (Job Mix Design), analisis data pengujian Karakteristik Marshall.
Untuk proses pengolahan datanya maka dilakukan analisis data menggunakan aplikasi software Microsoft Excel.
Berdasarkan hasil pengujian karakteristik Marshall terhadap campuran Batuaspal Buton sebagai agregat halus dan Sirtu Kukar sebagai agregat kasar dan medium.
Hasil : Adapun hasil perhitungan dari nilai stabilitas marshall adalah 972,77 kg-1477,22 kg, nilai Flow (pelelehan) adalah 2,6 mm – 10 mm, nilai perolehan VMA adalah 11,585% - 16,813%, nilai perolehan VIM adalah 3,238% - 5,461%, nilai perolehan VFA adalah 63,717% - 78,848%, nilai perolehan marshall Q adalah 127,290 kg-516,864 kg, kadar Aspal Optimum (KAO) adalah 3,4% untuk kualitas jalan lapisan aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course).
Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan hasil penelitian pengujian marshall dengan 23% campuran agregat halus Asbuton, hubungan antara kandungan kadar aspal pertamina penetrasi 60/70 dan seluruh parameter Marshall dan volumetrik menggunakan agregat Asbuton dan sirtu kukar kandungan kadar aspal optimum berada pada kadar 3,4% untuk kualitas jalan lapisan aspal beton AC-WC (Asphalt Concrete-Wearing Course).

Related Results

Kajian Ukuran Butir Agregat Batuaspal Buton (Asbuton) Terhadap Lapisan Aspal Beton
Kajian Ukuran Butir Agregat Batuaspal Buton (Asbuton) Terhadap Lapisan Aspal Beton
Latar Belakang : Asbuton (Batuaspal Buton) merupakan campuran antara bitumen dengan bahan mineral lainnya dalam bentuk batuan, karena asbuton merupakan material yang ditemukan begi...
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
PENGARUH BAHAN PENGISI BATU KARANG TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL LAPIS AUS ASBUTON
Abstract   Mountain coral found in Taeno Village, Ambon, is available in abundance and has the potential to be used as a filler for asphalt concrete mixtures. This research aims ...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Pengaruh Kebersihan Agregat terhadap Kualitas dan Kekuatan Beton
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh kebersihan agregat terhadap kualitas dan kekuatan beton, dengan fokus khusus pada berbagai sifat mekanik dan fisik beton yang menggunakan agreg...
PENELITIAN PASIR DARI SUNGAI BRANTAS DESA PADANGAN KECAMATAN NGANTRU KABUPATEN TULUNGAGUNG
PENELITIAN PASIR DARI SUNGAI BRANTAS DESA PADANGAN KECAMATAN NGANTRU KABUPATEN TULUNGAGUNG
Abstrac        The objectives of the study are: (1) Determining the division of grains (gradations) of the aggregate, (2) Determining the amount of material in the aggregate that p...
Pengaruh Nilai Sand Equivalent Dan Durasi Perendaman Terhadap Durabilitas Campuran Aspal Beton
Pengaruh Nilai Sand Equivalent Dan Durasi Perendaman Terhadap Durabilitas Campuran Aspal Beton
Aspal Beton adalah jenis perkerasan jalan dari campuran agregat, dengan bahan pengikat aspal. Sumber agregat tidak pernah luput dari bahan yang merugikan, seperti butiran lunak ata...
Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Penentuan Karakteristik Aspal Porus Menggunakan Agregat Kasar Batu Pecah Parengan Tuban Dengan Metode Uji Marshall
Aspal porus merupakan teknologi perkerasan jalan dengan beberapa kelebihan seperti mengurangi aquaplaning dan meredam kebisingan. Aspal porus saat ini sedang terus dikembangkan ole...
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
BETON STRUKTURAL MENGGUNAKAN AGREGAT PASIR - BATU ALAM
Kuat tekan beton, selain dipengaruhi oleh mutu perekat (semen), juga ditentukan oleh mutu agregat yang digunakan sebagai bahan pengisinya. Hal ini terlihat dari komposisi agregat d...

Back to Top