Javascript must be enabled to continue!
Konsep Pengembangan ‘Alun-Alun’ sebagai Ikon Sejarah dan Budaya Perkotaan, Kasus Studi : Alun-Alun Kota Surabaya
View through CrossRef
Alun-alun merupakan salah satu ruang terbuka publik kota yang berfungsi sebagai wadah aktivitas sosial bagi masyarakat. Mengingat pentingnya peranan keberadaan alun-alun di dalam suatu kawasan perkotaan, maka sebuah ruang terbuka publik harus dirancang dengan mempertimbangkan beberapa aspek, diantaranya adalah aspek kesejarahan, kebudayaan, konservasi bangunan dan kawasan. Pada tahun 2019, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya, berkeinginan untuk membuat sebuah alun-alun di pusat kota Surabaya yang nantinya bisa digunakan oleh masyarakat kota Surabaya untuk berkumpul, bersosialisasi, dan mengapresiasikan kesenian serta kebudayaan di alun-alun kota Surabaya. Beliau bermaksud menjadikan Kawasan Balai Pemuda untuk dijadikan ruang publik di pusat kota yang mampu memberikan ikon baru kota Surabaya dan diberi identitas sebagai “alun-alun” kota Surabaya. Kawasan Balai Pemuda Surabaya mengalami perubahan fungsi seiring perjalanan waktu dan kebijakan pemerintahan. Kawasan ini meruapakan termasuk dalam Kawasan cagar budaya kelas-A dimana wujud dan tampilan setiap bangunannya tidak boleh berubah. Oleh karena itu membuat pengembangan alun-alun di lokasi yang cukup bersejarah ini juga harus mempertimbangkan faktor kesejarahan dan unsur budaya yang ada di kawasan tersebut.
Universitas Muhammadiyah Malang
Title: Konsep Pengembangan ‘Alun-Alun’ sebagai Ikon Sejarah dan Budaya Perkotaan, Kasus Studi : Alun-Alun Kota Surabaya
Description:
Alun-alun merupakan salah satu ruang terbuka publik kota yang berfungsi sebagai wadah aktivitas sosial bagi masyarakat.
Mengingat pentingnya peranan keberadaan alun-alun di dalam suatu kawasan perkotaan, maka sebuah ruang terbuka publik harus dirancang dengan mempertimbangkan beberapa aspek, diantaranya adalah aspek kesejarahan, kebudayaan, konservasi bangunan dan kawasan.
Pada tahun 2019, Tri Rismaharini, Walikota Surabaya, berkeinginan untuk membuat sebuah alun-alun di pusat kota Surabaya yang nantinya bisa digunakan oleh masyarakat kota Surabaya untuk berkumpul, bersosialisasi, dan mengapresiasikan kesenian serta kebudayaan di alun-alun kota Surabaya.
Beliau bermaksud menjadikan Kawasan Balai Pemuda untuk dijadikan ruang publik di pusat kota yang mampu memberikan ikon baru kota Surabaya dan diberi identitas sebagai “alun-alun” kota Surabaya.
Kawasan Balai Pemuda Surabaya mengalami perubahan fungsi seiring perjalanan waktu dan kebijakan pemerintahan.
Kawasan ini meruapakan termasuk dalam Kawasan cagar budaya kelas-A dimana wujud dan tampilan setiap bangunannya tidak boleh berubah.
Oleh karena itu membuat pengembangan alun-alun di lokasi yang cukup bersejarah ini juga harus mempertimbangkan faktor kesejarahan dan unsur budaya yang ada di kawasan tersebut.
Related Results
KAJIAN ELEMEN PERANCANGAN KOTA PADA ALUN-ALUN KOTA CIREBON DAN ALUN-ALUN KOTA BEKASI
KAJIAN ELEMEN PERANCANGAN KOTA PADA ALUN-ALUN KOTA CIREBON DAN ALUN-ALUN KOTA BEKASI
Alun-alun merupakan sebuah ruang terbuka yang selalu ada di setiap kota-kota. Alun-alun sendiri bisa menjadi aspek penilaian suatu kota karena jika sebuah alun-alun di kota tersebu...
Studi Aktivitas Fisik Pengunjung dengan Metode SOPARC di Lanskap Alun-Alun Kebumen dan Alun-Alun Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah
Studi Aktivitas Fisik Pengunjung dengan Metode SOPARC di Lanskap Alun-Alun Kebumen dan Alun-Alun Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah
Alun-alun Kebumen dan Alun-alun Karanganyar merupakan ruang terbuka hijau (RTH) yang terletak di Kebumen, Jawa Tengah. Studi menyebutkan bahwa taman dan lingkungan hutan memiliki m...
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN ALUN-ALUN DI KOTA POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN ALUN-ALUN DI KOTA POLEWALI KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Penelitian ini membahas tentang Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan dan Pemanfaatan Alun-Alun di Kota Polewali Serta. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Warga Kota Pol...
Nilai Ruang Terkini Alun-Alun Utara Pada Kota Yogyakarta
Nilai Ruang Terkini Alun-Alun Utara Pada Kota Yogyakarta
Alun – Alun Utara merupakan salah satu bagian dari Keraton yang difungsikan sebagai ruang publik yang berada di kota Yogyakarta dengan hamparan pasir sebagai tutupan lahannya ser...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Perlindungan Taman Kota Sebagai Jejak Sejarah Perkotaan : Upaya Pengelolaan Taman Kota Sebagai Aset Kota
Perlindungan Taman Kota Sebagai Jejak Sejarah Perkotaan : Upaya Pengelolaan Taman Kota Sebagai Aset Kota
Taman kota yang memiliki nilai sejarah merupakan warisan kekayaan budaya bangsa yang selain dapat dinikmati sebagai sarana kota, juga memiliki arti penting dari sisi sejarah perkem...
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA ALUN-ALUN MELALUI CITY BRANDING “MADINAH VAN JAVA” DI KOTA PASURUAN (STUDI IMPLEMENTATIF KAWASAN WISATA ALUN-ALUN KOTA PASURUAN)
STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA ALUN-ALUN MELALUI CITY BRANDING “MADINAH VAN JAVA” DI KOTA PASURUAN (STUDI IMPLEMENTATIF KAWASAN WISATA ALUN-ALUN KOTA PASURUAN)
Strategi dapat didefinisikan sebagai bentuk tindakan yang dilakukan dengan membuat skema memanfaatkan kemampuan sumber daya sehingga mampu mencapai target dengan efisien dan efekti...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...

