Javascript must be enabled to continue!
Pembuatan dan Karakterisasi Katalis CaO/Zeolit Alam
View through CrossRef
ABSTRAKCaO telah banyak digunakan sebagai katalis heterogen dalam reaksi transesterifikasi. Dalam penelitian ini, katalis CaO/zeolit alam telah berhasil disintesis menggunakan metode impregnasi basah. Campuran zeolit alam dan CaO diaduk di dalam refluks selama 90 oC selama 3 jam. Variasi rasio massa CaO/zeolit alam yaitu 5%, 10%, dan 15% yang selanjutnya diberi label CaO/NZ5%, CaO/NZ10%, and CaO/NZ15%, secara berturut-turut. Analisis menggunakan FTIR menunjukkan bahwa gugus-gugus fungsi zeolit alam tidak mengalami perubahan ketika pengembanan CaO dilakukan. Hasil ini didukung oleh hasil pengukuran menggunakan XRD yang menunjukkan kemunculan puncak-puncak difraksi dari mineral-mineral zeolit alam. Luas permukaan katalis yang diukur manggunakan N2 sorption analyzer menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah CaO yang diembankan pada zeolit alam, semakin kecil luas permukaan katalis dari 15,201 m2/g sampai 12,928 m2/g. hasil tersebut mengindikasikan bahwa CaO menyusutkan ukuran pori zeolit, sehingga luas permukaan zeolit menurun. Analisis menggunakan metode titrasi asam basa menunjukkan bahwa kebasaan katalis meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah CaO yang diembankan pada zeolit alam.Kata kunci : Katalis, CaO, zeolit alam, impregnasi basah.ABSTRACTCaO has been well known as a great heterogenous catalyst in the transesterification reaction to produce biodiesel. In the present study, synthesis of CaO/natural zeolite catalyst has been succesfully conducted using wet impregnation method. Impregnation was done by stirring the mixture of natural zeolite and CaO in reflux apparatus at 90 oC for 3 hours. The amount of CaO impregnated into natural zeolite were 5%wt, 10%wt, and 15%wt. These catalysts were then labeled as CaO/NZ5%, CaO/NZ10%, and CaO/NZ15%, respectively. Analysis using FTIR showed no change in functional groups when CaO was impregnated into the pores of the zeolite. This result was supported by the result of the XRD pattern which shows the appearance of natural zeolite diffraction peaks. Surface area measurement using N2 sorption analyzer showed the greater the amount of CaO impregnated into zeolite, the smaller the surface area of the catalyst from 15.201 m2/g to 12.928 m2/g. This result indicates that the CaO shrinked the pore size of zeolite, thus, the surface area of natural zeolite decreased. Acid-base titration result showed that the basicity of catalyst increased as the amount of CaO impregnated into natural zeolite increased.Keywords: Catalyst, CaO, natural zeolite, wet impregnation
Title: Pembuatan dan Karakterisasi Katalis CaO/Zeolit Alam
Description:
ABSTRAKCaO telah banyak digunakan sebagai katalis heterogen dalam reaksi transesterifikasi.
Dalam penelitian ini, katalis CaO/zeolit alam telah berhasil disintesis menggunakan metode impregnasi basah.
Campuran zeolit alam dan CaO diaduk di dalam refluks selama 90 oC selama 3 jam.
Variasi rasio massa CaO/zeolit alam yaitu 5%, 10%, dan 15% yang selanjutnya diberi label CaO/NZ5%, CaO/NZ10%, and CaO/NZ15%, secara berturut-turut.
Analisis menggunakan FTIR menunjukkan bahwa gugus-gugus fungsi zeolit alam tidak mengalami perubahan ketika pengembanan CaO dilakukan.
Hasil ini didukung oleh hasil pengukuran menggunakan XRD yang menunjukkan kemunculan puncak-puncak difraksi dari mineral-mineral zeolit alam.
Luas permukaan katalis yang diukur manggunakan N2 sorption analyzer menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah CaO yang diembankan pada zeolit alam, semakin kecil luas permukaan katalis dari 15,201 m2/g sampai 12,928 m2/g.
hasil tersebut mengindikasikan bahwa CaO menyusutkan ukuran pori zeolit, sehingga luas permukaan zeolit menurun.
Analisis menggunakan metode titrasi asam basa menunjukkan bahwa kebasaan katalis meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah CaO yang diembankan pada zeolit alam.
Kata kunci : Katalis, CaO, zeolit alam, impregnasi basah.
ABSTRACTCaO has been well known as a great heterogenous catalyst in the transesterification reaction to produce biodiesel.
In the present study, synthesis of CaO/natural zeolite catalyst has been succesfully conducted using wet impregnation method.
Impregnation was done by stirring the mixture of natural zeolite and CaO in reflux apparatus at 90 oC for 3 hours.
The amount of CaO impregnated into natural zeolite were 5%wt, 10%wt, and 15%wt.
These catalysts were then labeled as CaO/NZ5%, CaO/NZ10%, and CaO/NZ15%, respectively.
Analysis using FTIR showed no change in functional groups when CaO was impregnated into the pores of the zeolite.
This result was supported by the result of the XRD pattern which shows the appearance of natural zeolite diffraction peaks.
Surface area measurement using N2 sorption analyzer showed the greater the amount of CaO impregnated into zeolite, the smaller the surface area of the catalyst from 15.
201 m2/g to 12.
928 m2/g.
This result indicates that the CaO shrinked the pore size of zeolite, thus, the surface area of natural zeolite decreased.
Acid-base titration result showed that the basicity of catalyst increased as the amount of CaO impregnated into natural zeolite increased.
Keywords: Catalyst, CaO, natural zeolite, wet impregnation.
Related Results
ADSORPSI URANIUM TERLARUT OLEH KOMPOSIT AMMONIUM DIHYDROGEN PHOSPHATE/ZEOLIT
ADSORPSI URANIUM TERLARUT OLEH KOMPOSIT AMMONIUM DIHYDROGEN PHOSPHATE/ZEOLIT
Zeolit merupakan salah satu mineral aluminosilikat yang banyak dipelajari sebagai material penjerap untuk pengelolaan limbah cair. Mineral ini juga banyak dipelajari untuk pengelol...
AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH
AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH
ACTIVATION OF NATURAL ZEOLITE AS AN ADSORBENT FOR LOW TEMPERATURE DRYING SYSTEM. Drying is one process which is used in many industries, especially in food product. The process usu...
ANALISIS KARAKTERISTIK FUNGSI ZEOLIT ALAM AKTIF SEBAGAI KATALIS SETELAH DIIMPREGNASI LOGAM NIKEL
ANALISIS KARAKTERISTIK FUNGSI ZEOLIT ALAM AKTIF SEBAGAI KATALIS SETELAH DIIMPREGNASI LOGAM NIKEL
Catalytic cracking adalah proses konversi dengan memotong rantai karbon molekul minyak menjadi hidrokarbon sederhana. Proses pemutusan rantai hidrokarbon bisa dilakukan dengan cara...
Aplikasi Zeolit Teraktivasi Asam Sebagai Purifikator Garam Aceh Timur
Aplikasi Zeolit Teraktivasi Asam Sebagai Purifikator Garam Aceh Timur
Garam adalah benda padatan berwarna putih berbentuk kristal yang merupakan kumpulan senyawa dengan bagian terbesar NaCl (> 80%) serta senyawa lainnya seperti kalsium sulfat (CaS...
Pembuatan dan Karakteristik Membran Reaktor Zeolit
Pembuatan dan Karakteristik Membran Reaktor Zeolit
Membran reaktor merupakan konsep perpaduan dari sistem reaksi dan proses pemisahan/pemurnian. Membran ini disebut juga sebagai membran katalis atau sistem kata...
KARAKTERISASI KATALIS Pt-Pd/ZEOLIT ALAM REGENERASI PADA REAKSI HIDRODENITROGENASI PIRIDIN
KARAKTERISASI KATALIS Pt-Pd/ZEOLIT ALAM REGENERASI PADA REAKSI HIDRODENITROGENASI PIRIDIN
Telah dilakukan penelitian tentang Karakterisasi Katalis Pt-Pd/Zeolit Alam Regenerasi pada Reaksi Hidrodenitrogenasi Piridin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari ka...
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Uji Persamaan Langmuir dan Chapman pada Daya Serap Zeolit Alam Teraktivasi terhadap Logam Chrom
Aini, Syarifah. Wahyudi, Hari Dwi. 2018. UJI PERSAMAAN LANGMUIR DAN CHAPMAN PADA DAYA SERAP ZEOLIT ALAM TERAKTIVASI TERHADAP LOGAM CHROM. preprint Logam chrom termasuk limbah logam...
Modifikasi Zeolit Alam Teraktivasi Asam dengan Perak Nitrat
Modifikasi Zeolit Alam Teraktivasi Asam dengan Perak Nitrat
<p>Zeolit merupakan material aluminosilikat yang memiliki rongga dengan struktur kerangka yang teratur. Aktivasi secara kimia atau fisika dapat meningkatkan kemampuan dalam p...

