Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kausalitas Antara Korupsi, Investasi, Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi

View through CrossRef
This study analyzes the causality and short-term and long-term relationships between corruption, investment, unemployment, and per capita economic growth in twenty-two Asia-Pacific countries from 2012 to 2020. This study uses the Granger causality approach and the Vector Error Correction Model to answer the problem in this study. The empirical results show that corruption and per capita economic growth has a two-way causality, and the unemployment rate and per capita economic growth only have a one-way causality. On the other hand, the rest have no causal relationship. In the short term, corruption does not significantly affect per capita economic growth and unemployment. However, significant and negative in influencing the level of investment. Meanwhile, in the long term, corruption significantly and negatively affects economic growth per capita. The level of investment and unemployment has a significant and positive effect on economic growth per capita. Therefore, corruption is an obstacle to economic growth and not a "lubricant."   Studi ini menganalisis kausalitas dan hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara korupsi, investasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi per kapita di dua puluh dua negara Asia-Pasifik dari tahun 2012 hingga 2020. Studi ini menggunakan pendekatan kausalitas Granger dan Vector Error Correction Model untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini. Hasil empiris menunjukkan bahwa korupsi dan pertumbuhan ekonomi per kapita memiliki kausalitas dua arah, sedangkan tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi per kapita hanya memiliki kausalitas satu arah. Di sisi lain, sisanya tidak memiliki hubungan sebab akibat. Dalam jangka pendek, korupsi tidak secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi per kapita dan pengangguran. Namun, signifikan dan negatif dalam mempengaruhi tingkat investasi. Sementara itu, dalam jangka panjang, korupsi secara signifikan dan negatif mempengaruhi pertumbuhan ekonomi per kapita. Tingkat investasi dan pengangguran berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi per kapita. Oleh karena itu, korupsi merupakan penghambat pertumbuhan ekonomi dan bukan "pelumas".
Universitas Muhammadiyah Malang
Title: Analisis Kausalitas Antara Korupsi, Investasi, Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi
Description:
This study analyzes the causality and short-term and long-term relationships between corruption, investment, unemployment, and per capita economic growth in twenty-two Asia-Pacific countries from 2012 to 2020.
This study uses the Granger causality approach and the Vector Error Correction Model to answer the problem in this study.
The empirical results show that corruption and per capita economic growth has a two-way causality, and the unemployment rate and per capita economic growth only have a one-way causality.
On the other hand, the rest have no causal relationship.
In the short term, corruption does not significantly affect per capita economic growth and unemployment.
However, significant and negative in influencing the level of investment.
Meanwhile, in the long term, corruption significantly and negatively affects economic growth per capita.
The level of investment and unemployment has a significant and positive effect on economic growth per capita.
Therefore, corruption is an obstacle to economic growth and not a "lubricant.
"   Studi ini menganalisis kausalitas dan hubungan jangka pendek dan jangka panjang antara korupsi, investasi, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi per kapita di dua puluh dua negara Asia-Pasifik dari tahun 2012 hingga 2020.
Studi ini menggunakan pendekatan kausalitas Granger dan Vector Error Correction Model untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini.
Hasil empiris menunjukkan bahwa korupsi dan pertumbuhan ekonomi per kapita memiliki kausalitas dua arah, sedangkan tingkat pengangguran dan pertumbuhan ekonomi per kapita hanya memiliki kausalitas satu arah.
Di sisi lain, sisanya tidak memiliki hubungan sebab akibat.
Dalam jangka pendek, korupsi tidak secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi per kapita dan pengangguran.
Namun, signifikan dan negatif dalam mempengaruhi tingkat investasi.
Sementara itu, dalam jangka panjang, korupsi secara signifikan dan negatif mempengaruhi pertumbuhan ekonomi per kapita.
Tingkat investasi dan pengangguran berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi per kapita.
Oleh karena itu, korupsi merupakan penghambat pertumbuhan ekonomi dan bukan "pelumas".

Related Results

Pengaruh belanja daerah, investasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Jambi
Pengaruh belanja daerah, investasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran terbuka di Provinsi Jambi
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis perkembangan pengangguran terbuka kabupaten/kota di Provinsi Jambi; (2) menganalisis pengaruh belanja daerah, investasi, dan pertum...
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Di Kalangan Mahasiswa
characterized by integrity, transparency, and a commitment to combating corruption. This research aims to explore the importance of anti-corruption education among students as an e...
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA
Korupsi di Indonesia sudah menjadi permasalahan mendasar bahkan telah mengakar sederikian dalam sehingga sulit untuk diberantas. Hal ini terlihat semakin lama tindak pidana korupsi...
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Bagi Anak Usia Dini
Pentingnya Pendidikan Anti Korupsi Bagi Anak Usia Dini
Korupsi merupakan suatu Tindakan melawan hukum yang dilakukan dengan kondisi yang sadar akan konsekuensinya yaitu merugikan keuangan Negara. Oknum yang melakukan tindak korupsi sec...
PENGARUH KORUPSI TERHADAP PEREKONOMIAN DI INDONESIA DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA
PENGARUH KORUPSI TERHADAP PEREKONOMIAN DI INDONESIA DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA
Tindakan korupsi merupakan suatu masalah bagi Negara karena dapat meganggu stabilitas dan kesejahteraan masyarakat. Korupsi berdampak pada banyak aspek salah satunya adalah ekonomi...
PENGARUH INFLASI, INVESTASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA PAREPARE
PENGARUH INFLASI, INVESTASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI KOTA PAREPARE
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran di Kota Parepare pada periode 2017–2023. Penelitian i...
Dapat diyakini secara luas bahwa angkatan kerja, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap tingkat pengangguran. Tujuan dari penelitian ini ad...
Analisis Yuridis Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Penuntut Pelaku Tindak Pidana Korupsi
Analisis Yuridis Kewenangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Penuntut Pelaku Tindak Pidana Korupsi
Abstrak : Meningkatnya tindak pidana korupsi yang tidak terkendali akan membawa bencana tidak saja terhadap kehidupan perekonomian nasional tetapi juga terhadap kehidupan berbangsa...

Back to Top