Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENURUNAN PARAMETER AMONIA DAN KEKERUHAN AIR LIMBAH KOLAM IKAN DENGAN TANAMAN HIAS IRIS (IRIS PSEUADACORUS) DAN MELATI AIR (ECHINODORUS PALAEFOLIUS)

View through CrossRef
Salah satu limbah yang saat ini dihasilkan oleh kegiatan perikanan adalah air limbah kolam ikan. Sumber air limbah kolam ikan adalah sisa pakan dan hasil metabolisme ikan. Salah satu metode pengolahan biologi yang dianggap terjangkau dan efektif untuk mengurangi zat pencemar di dalam air limbah kolam ikan adalah fitoremediasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan tanaman hias Iris (Iris pseuadacorus) dan Melati Air (Echinodorus palifolius) dalam mengurangi kadar Amonia  dan Kekeruhan pada air limbah kolam ikan di Jalan Jali, Gayamharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Metode penelitian ini merupakan percobaan dengan memanfaatkan constructed wetlands (CWs). Variabel penelitian ini mencakup variasi komposisi 2 jenis tanaman Iris (A); Melati Air (B) dan kombinasi 2 jenis tanaman (C). Parameter yang dianalisis adalah konsentrasi Amonia  dan tingkat Kekeruhan. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) monofaktor dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga terdapat 9 unit percobaan. Menurut hasil penelitian, ditemukan bahwa komposisi paling baik dari tanaman hias Melati Air (Echinodorus palaefolius) dalam sistem constructed wetlands memiliki pengaruh terhadap efisiensi penurunan kadar Amonia  sebesar 91,7%. Serta, komposisi paing baik dari gabungan tanaman hias Iris (Iris pseuadacorus) dan Melati Air (Echinodorus palaefolius) dalam sistem constructed wetlands memiliki pengaruh terhadap efisiensi penurunan kadar Kekeruhan sebesar 65,8%. Sistem constructed wetlands dapat memberikan efisiensi penurunan kadar Amonia  dan Kekeruhan.
Title: PENURUNAN PARAMETER AMONIA DAN KEKERUHAN AIR LIMBAH KOLAM IKAN DENGAN TANAMAN HIAS IRIS (IRIS PSEUADACORUS) DAN MELATI AIR (ECHINODORUS PALAEFOLIUS)
Description:
Salah satu limbah yang saat ini dihasilkan oleh kegiatan perikanan adalah air limbah kolam ikan.
Sumber air limbah kolam ikan adalah sisa pakan dan hasil metabolisme ikan.
Salah satu metode pengolahan biologi yang dianggap terjangkau dan efektif untuk mengurangi zat pencemar di dalam air limbah kolam ikan adalah fitoremediasi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan tanaman hias Iris (Iris pseuadacorus) dan Melati Air (Echinodorus palifolius) dalam mengurangi kadar Amonia  dan Kekeruhan pada air limbah kolam ikan di Jalan Jali, Gayamharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.
Metode penelitian ini merupakan percobaan dengan memanfaatkan constructed wetlands (CWs).
Variabel penelitian ini mencakup variasi komposisi 2 jenis tanaman Iris (A); Melati Air (B) dan kombinasi 2 jenis tanaman (C).
Parameter yang dianalisis adalah konsentrasi Amonia  dan tingkat Kekeruhan.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) monofaktor dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga terdapat 9 unit percobaan.
Menurut hasil penelitian, ditemukan bahwa komposisi paling baik dari tanaman hias Melati Air (Echinodorus palaefolius) dalam sistem constructed wetlands memiliki pengaruh terhadap efisiensi penurunan kadar Amonia  sebesar 91,7%.
Serta, komposisi paing baik dari gabungan tanaman hias Iris (Iris pseuadacorus) dan Melati Air (Echinodorus palaefolius) dalam sistem constructed wetlands memiliki pengaruh terhadap efisiensi penurunan kadar Kekeruhan sebesar 65,8%.
Sistem constructed wetlands dapat memberikan efisiensi penurunan kadar Amonia  dan Kekeruhan.

Related Results

AKUMULASI LOGAM BERAT PADA DAUN Echinodorus palaefolius PADA VARIASI MEDIA PENYARING SELAMA REMEDIASI AIR LINDI
AKUMULASI LOGAM BERAT PADA DAUN Echinodorus palaefolius PADA VARIASI MEDIA PENYARING SELAMA REMEDIASI AIR LINDI
Persoalan sampah di Pekanbaru merupakan salah satu hal yang sangat diresahkan masyarakat sekitar. Karena, jumlah peningkatan sampah yang melebihi kapasitas dapat mencemari lingkung...
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Pemanfaatan Limbah Pelelangan Ikan Jembatan Puri Di Kota Sorong Sebagai Bahan Pembuatan Tepung Ikan
Kegiatan pelelangan ikan di TPI Jembatan Puri atau PPI Klaligi berlangsung setiap hari demikian juga dengan limbah hasil pelelangan ikan sebagai hasil sampingan terbuang ke daerah ...
EFEKTIFITAS PISTIA STRATIOTES L. DAN ECHINODORUS PALAEFOLIUS DALAM PENYERAPAN FERRUM (FE) DALAM AIR SUMUR MENGGUNAKAN METODE FITOREMEDIASI
EFEKTIFITAS PISTIA STRATIOTES L. DAN ECHINODORUS PALAEFOLIUS DALAM PENYERAPAN FERRUM (FE) DALAM AIR SUMUR MENGGUNAKAN METODE FITOREMEDIASI
Clean water is a basic need for living things, one source of clean water is groundwater. The problem that is often encountered in groundwater from dug wells is the content of heavy...
PENGENDALIAN LIMBAH AMONIA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN SISTEM HETEROTROFIK MENUJU SISTEM AKUAKULTUR NIR-LIMBAH
PENGENDALIAN LIMBAH AMONIA BUDIDAYA IKAN LELE DENGAN SISTEM HETEROTROFIK MENUJU SISTEM AKUAKULTUR NIR-LIMBAH
Limbah amonia dari budidaya ikan yang dibuang langsung ke perairan sekitarnya merupakan sumber pencemaran yang perlu mendapat perhatian. Potensi pasokan amonia ke dalam air budiday...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Marcadores químicos em espécies de <i>Echinodorus</i> (Alismataceae) utilizadas como chapéu-de-couro
Marcadores químicos em espécies de <i>Echinodorus</i> (Alismataceae) utilizadas como chapéu-de-couro
O nome chapéu-de-couro é dado às plantas pertencentes ao gênero Echinodorus (Alismataceae). São espécies nativas e popularmente utilizadas como diuréticas e anti-inflamatórias. As ...

Back to Top