Javascript must be enabled to continue!
Pengelompokan Kabupaten/Kota di Jawa Timur Berdasarkan Kajian Karakteristik Petani Tahun 2022
View through CrossRef
Sektor pertanian mempunyai peranan yang strategis dalam memajukan perekonomian Indonesia termasuk di Provinsi Jawa Timur sebagai Provinsi yang potensial di sektor pertanian. Akan tetapi, dalam dekade terakhir terjadi penurunan jumlah petani yang disebabkan adanya permasalahan regenerasi yaitu fenomena petani usia tua atau aging farmer. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur berdasarkan karakteristik petani tahun 2022 sehingga dapat dilihat gambaran umum dari kondisi petani di Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan analisis K-Means Cluster berdasarkan sembilan variabel meliputi umur, pendidikan, pengalaman kerja, jam kerja, status berusaha, penggunaan teknologi, internet, penghasilan serta pembukuan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 5 kabupaten/kota tergolong kedalam cluster 1, terdapat 5 kabupaten/kota tergolong kedalam cluster 2, serta terdapat 28 kabupaten/kota pada cluster 3. Kabupaten/Kota yang tergolong kedalam cluster 3 mempunyai kondisi karakteristik petani cukup rentan atau kurang baik meliputi rata-rata penghasilan petani yang paling rendah, tingkat pendidikan petani berada pada jenjang SD, persentase petani yang menggunakan teknologi, internet dan melakukan pembukuan keuangan yang masih rendah serta pengalaman kerja yang paling lama. Ketiga cluster mempunyai kesamaan karakteristik yakni memiliki rata-rata usia petani dalam kategori tua atau aging farmer. Kondisi karakteristik petani pada Cluster 3 menjadi penyebab adanya keengganan masyarakat untuk melanjutkan bekerja di sektor pertanian, sehingga menimbulkan adanya penurunan jumlah petani dalam dekade terakhir khususnya yang terjadi di Provinsi Jawa Timur.
Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh
Title: Pengelompokan Kabupaten/Kota di Jawa Timur Berdasarkan Kajian Karakteristik Petani Tahun 2022
Description:
Sektor pertanian mempunyai peranan yang strategis dalam memajukan perekonomian Indonesia termasuk di Provinsi Jawa Timur sebagai Provinsi yang potensial di sektor pertanian.
Akan tetapi, dalam dekade terakhir terjadi penurunan jumlah petani yang disebabkan adanya permasalahan regenerasi yaitu fenomena petani usia tua atau aging farmer.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur berdasarkan karakteristik petani tahun 2022 sehingga dapat dilihat gambaran umum dari kondisi petani di Jawa Timur.
Penelitian ini menggunakan analisis K-Means Cluster berdasarkan sembilan variabel meliputi umur, pendidikan, pengalaman kerja, jam kerja, status berusaha, penggunaan teknologi, internet, penghasilan serta pembukuan usaha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 5 kabupaten/kota tergolong kedalam cluster 1, terdapat 5 kabupaten/kota tergolong kedalam cluster 2, serta terdapat 28 kabupaten/kota pada cluster 3.
Kabupaten/Kota yang tergolong kedalam cluster 3 mempunyai kondisi karakteristik petani cukup rentan atau kurang baik meliputi rata-rata penghasilan petani yang paling rendah, tingkat pendidikan petani berada pada jenjang SD, persentase petani yang menggunakan teknologi, internet dan melakukan pembukuan keuangan yang masih rendah serta pengalaman kerja yang paling lama.
Ketiga cluster mempunyai kesamaan karakteristik yakni memiliki rata-rata usia petani dalam kategori tua atau aging farmer.
Kondisi karakteristik petani pada Cluster 3 menjadi penyebab adanya keengganan masyarakat untuk melanjutkan bekerja di sektor pertanian, sehingga menimbulkan adanya penurunan jumlah petani dalam dekade terakhir khususnya yang terjadi di Provinsi Jawa Timur.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
KAJIAN EKONOMI RUMAHTANGGA PETANI PADI DI KABUPATEN KAMPAR PROVINSI RIAU
Kajian ekonomi rumahtangga petani meliputi pembahasan tentang rumahtangga petani dari aspek produksi dan konsumsi yang dilakukan secara simultan. Penelitian ini bertujuan untuk men...
E EFISIENSI PRODUKSI USAHA TANI JAGUNG PIPIL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT
E EFISIENSI PRODUKSI USAHA TANI JAGUNG PIPIL DI KABUPATEN LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT
ABSTRACK
This study aims to determine the technical application of shelled maize cultivation in Lima Puluh Kota Regency, to analyze peanut farming in Lima Puluh Kota Regency,...
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Nilai Tukar Petani Karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir OKI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Berapa nilai tukar petani (NTP) karet di Desa Penanggoan Duren Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Berapa tingkat pe...
PENETAPAN PASARWAJO SEBAGAI IBU KOTA KABUPATEN BUTON (2003-2017)
PENETAPAN PASARWAJO SEBAGAI IBU KOTA KABUPATEN BUTON (2003-2017)
ABSTRAK: Subtansi penelitian ini mengacu pada tiga aspek permasalahan dasar 1) Mengapa Pasarwajo ditetapkan sebagai Ibu Kota Kabupaten Buton? 2) Apa tantangan yang dihadapi dalam p...
Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia Dengan Menggunakan Analisis Cluster Metode K-means
Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia Dengan Menggunakan Analisis Cluster Metode K-means
Indeks Pembangunan Manusia merupakan pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara. Pengelompokkan wilayah kabupaten/kota di Sumatera...
Karakteristik Petani Milenial pada Kawasan Sentra Padi di Jawa Barat
Karakteristik Petani Milenial pada Kawasan Sentra Padi di Jawa Barat
Hadirnya petani milenial memberikan salah satu alternatif dalam mempercepat regenerasi petani. Petani milenial dianggap mampu menjembatani antara petani muda dengan petani yang tel...
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
ANALISIS KELEMBAGAAN AGRIBISNIS PADI SAWAH DI NAGARI LUBUK PANDAN KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi dan menganalisis kelembagaan agribisnis padi sawah dan untuk mengetahui bentuk kemitraan serta peran kelujuan penelitian untuk mengidentifi...

