Javascript must be enabled to continue!
Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia Dengan Menggunakan Analisis Cluster Metode K-means
View through CrossRef
Indeks Pembangunan Manusia merupakan pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara. Pengelompokkan wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara dilakukan tujuannya untuk meningkatkan angka pembangunan manusia berdasarkan indikator pembentuk Indeks Pembangunan Manusia. Analisis Cluster merupakan metode yang digunakan untuk mengklasifikasi objek sehingga setiap objek dengan objek lain berada dalam cluster yang sama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum tentang indikator indeks pembangunan manusia dan mengetahui pengelompokan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Utara. Provinsi Sumatera Utara memiliki 33 Kabupaten/kota, konsep pembangunan manusia pada intinya cukup sederhana, yaitu menciptakan pertumbuhan dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya dan lingkungan. Variabel dalam indeks pembangunan manusia terdapat 4 bagian yaitu umur harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran ril perkapita. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pengelompokan Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan indikator indeks pembangunan manusia menggunakan metode K-Means. K-Means adalah salah satu algoritma yang bersifat unsupervised. Untuk mengelompokkan diantara variabel indeks pembangunan manusia menggunakan SPSS. Dalam mengelompokkan tingkat Kabupaten/Kota di Sumatera Utara menggunakan 3 cluster yaitu rendah, sedang dan tinggi. Nilai Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Sumatera Utara tiap tahunnya mengalami peningkatan dengan adanya kategori Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2020 70,78 % menuju 72,40% pada tahun 2023. Pada Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara, nilai IPM tahun 2020 hingga 2023 juga mengalami peningkatan. Selain nilai IPM yang mengalami peningkatan tiap tahunnya, tiap-tiap indikator IPM yang ada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara juga mengalami peningkatan. Dengan hasil penelitian pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara dengan metode K-Means didapat hasil pengelompokan 3 yaitu tinggi, sedang dan rendah.
CV Ulil Albab Corp
Title: Pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara Berdasarkan Indikator Indeks Pembangunan Manusia Dengan Menggunakan Analisis Cluster Metode K-means
Description:
Indeks Pembangunan Manusia merupakan pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, dan standar hidup untuk semua negara.
Pengelompokkan wilayah kabupaten/kota di Sumatera Utara dilakukan tujuannya untuk meningkatkan angka pembangunan manusia berdasarkan indikator pembentuk Indeks Pembangunan Manusia.
Analisis Cluster merupakan metode yang digunakan untuk mengklasifikasi objek sehingga setiap objek dengan objek lain berada dalam cluster yang sama.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran umum tentang indikator indeks pembangunan manusia dan mengetahui pengelompokan kabupaten/kota di provinsi Sumatera Utara.
Provinsi Sumatera Utara memiliki 33 Kabupaten/kota, konsep pembangunan manusia pada intinya cukup sederhana, yaitu menciptakan pertumbuhan dalam bidang ekonomi, sosial, politik, budaya dan lingkungan.
Variabel dalam indeks pembangunan manusia terdapat 4 bagian yaitu umur harapan hidup, harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran ril perkapita.
Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pengelompokan Kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara berdasarkan indikator indeks pembangunan manusia menggunakan metode K-Means.
K-Means adalah salah satu algoritma yang bersifat unsupervised.
Untuk mengelompokkan diantara variabel indeks pembangunan manusia menggunakan SPSS.
Dalam mengelompokkan tingkat Kabupaten/Kota di Sumatera Utara menggunakan 3 cluster yaitu rendah, sedang dan tinggi.
Nilai Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Sumatera Utara tiap tahunnya mengalami peningkatan dengan adanya kategori Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2020 70,78 % menuju 72,40% pada tahun 2023.
Pada Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Utara, nilai IPM tahun 2020 hingga 2023 juga mengalami peningkatan.
Selain nilai IPM yang mengalami peningkatan tiap tahunnya, tiap-tiap indikator IPM yang ada Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara juga mengalami peningkatan.
Dengan hasil penelitian pengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara dengan metode K-Means didapat hasil pengelompokan 3 yaitu tinggi, sedang dan rendah.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Penganggruan di Provinsi Sumater Utara
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Penganggruan di Provinsi Sumater Utara
Aisyaturridho. Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Tingkat Pengangguran di Sumatera Utara. Tesis. Medan: Program Pascasarjan...
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Indeks Pembangunan Manusia suatu daerah sangat membantu menunjangnya pembangunan secara nasional, seperti pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, kesehatan dan stan...
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Determinasi Faktor Yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jawa Barat Tahun 2015 – 2019
Indeks Pembangunan Manusia suatu daerah sangat membantu menunjangnya pembangunan secara nasional, seperti pengukuran perbandingan dari harapan hidup, pendidikan, kesehatan dan stan...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kinerja Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi
Kinerja Pembangunan Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis peringkat kinerja pembangunan antar kabupaten/kota di Provinsi Jambi, dan (2) mengkategorikan kabupaten/kota di Provinsi Ja...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS KEDALAMAN KEMISKINAN DI PROVINSI PAPUA TAHUN 2017 – 2022
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEKS KEDALAMAN KEMISKINAN DI PROVINSI PAPUA TAHUN 2017 – 2022
Abstrak
Provinsi Papua memiliki beragam potensi yang dapat menunjang perekonomian. Akan tetapi, Provinsi Papua masih belum mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki ditandai oleh ...
ANALISIS INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KOTA MALANG TAHUN ANGGARAN 2015
ANALISIS INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA KOTA MALANG TAHUN ANGGARAN 2015
IPM menjelaskan tentang bagaimana manusia mempunyai kesempatan untuk mengakses hasil dari suatu proses pembangunan, sebagai bagian dari haknya dalam memperoleh pendapatan, kesehata...

