Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS WISATA SEJARAH DI KOTA KOLONIAL PONTIANAK

View through CrossRef
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui Bagaimana Pelaksanaan Wisata Sejarah di Kota Kolonial Pontianak. 2) Untuk mengetahui Apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Wisata Sejarah di Kota Kolonial. Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif deskriptif, adapun bentuk yang digunakan adalah studi kasus terpancang tunggal. Sumber data yang digunakan 1) informan mahasiswa, koordinator KKL, ketua panitia, 2) tempat di kota kolonial Pontianak, 3) dokumen berupa  surat-surat, arsip, foto. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara mendalam, mengkaji dokumen dan arsip. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Hasil penelitian mempelajari sejarah hubungan antara masa lampau, masa kini dan masa yang akan datang. Adapun bangunan-bangunan peninggalan pemerintahan Hindia Belanda yang menjadi objek wisata Sejarah di Kota Kolonial Pontianak adalah Gedung Bank Indonesia, Kantor Pos Lama, Gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat dan Gedung SDN 14 Pontianak. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan wisata sejarah di Kota Kolonial Pontianak antara lain: Terbatasnya Pemateri pada setiap Lokasi Kota Kolonial Pontianak yang dikunjungi, jumlah Peserta yang banyak, pengaturan waktu yang tidak sesuai dengan jadwal dan kelompok mahasiswa tidak bekerja efektif.</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci:</strong> Wisata Sejarah, Kota Kolonial, Pontianak</p><p> </p><p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>The aim of this research : 1) was to find out the implementation of Pontianak City Colonial Historical Tourism 2) was to identify the obstacles faced when implementation of historical tourism in colonial city.</em><em> </em><em>The methods of this research is descriptive - qualitative with holistic single-case study. Data have been collected from 1) the college student informants, KKL coordinator, chairman of the committee 2) the places at colonial city in Pontianak 3) the documents such as letters, archives, and photos. Data analysis includes five stages : interactive analysis, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion /verification. The results of this research is learning the connection between the history from the past, present and future. The research was conducted in several historical buildings from colonial period in Pontianak city. However, in this research selected four buildings which developed as heritage tourism, namely ; Bank Indonesia, The Old of Post Office, the KWARDA of West Kalimantan and SDN 14 Pontianak. The several of obstacles was faced in implementation of Pontianak City Colonial Historical Tourism is : the limited of speakers in every location of Pontianak City Colonial Historical Tourism was visited, the total number of visitors, the problem of time management, and the ineffective of the study groups.</em></p><p><em> </em></p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Historical Tourism, Colonial City, Pontianak</em>
Title: ANALISIS WISATA SEJARAH DI KOTA KOLONIAL PONTIANAK
Description:
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui Bagaimana Pelaksanaan Wisata Sejarah di Kota Kolonial Pontianak.
2) Untuk mengetahui Apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan Wisata Sejarah di Kota Kolonial.
Metode yang digunakan dalam penelitian kualitatif deskriptif, adapun bentuk yang digunakan adalah studi kasus terpancang tunggal.
Sumber data yang digunakan 1) informan mahasiswa, koordinator KKL, ketua panitia, 2) tempat di kota kolonial Pontianak, 3) dokumen berupa  surat-surat, arsip, foto.
Teknik pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara mendalam, mengkaji dokumen dan arsip.
Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif pengumpulan data, reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi.
Hasil penelitian mempelajari sejarah hubungan antara masa lampau, masa kini dan masa yang akan datang.
Adapun bangunan-bangunan peninggalan pemerintahan Hindia Belanda yang menjadi objek wisata Sejarah di Kota Kolonial Pontianak adalah Gedung Bank Indonesia, Kantor Pos Lama, Gedung Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Barat dan Gedung SDN 14 Pontianak.
Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan wisata sejarah di Kota Kolonial Pontianak antara lain: Terbatasnya Pemateri pada setiap Lokasi Kota Kolonial Pontianak yang dikunjungi, jumlah Peserta yang banyak, pengaturan waktu yang tidak sesuai dengan jadwal dan kelompok mahasiswa tidak bekerja efektif.
</p><p> </p><p><strong>Kata Kunci:</strong> Wisata Sejarah, Kota Kolonial, Pontianak</p><p> </p><p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>The aim of this research : 1) was to find out the implementation of Pontianak City Colonial Historical Tourism 2) was to identify the obstacles faced when implementation of historical tourism in colonial city.
</em><em> </em><em>The methods of this research is descriptive - qualitative with holistic single-case study.
Data have been collected from 1) the college student informants, KKL coordinator, chairman of the committee 2) the places at colonial city in Pontianak 3) the documents such as letters, archives, and photos.
Data analysis includes five stages : interactive analysis, data collection, data reduction, data presentation, and conclusion /verification.
The results of this research is learning the connection between the history from the past, present and future.
The research was conducted in several historical buildings from colonial period in Pontianak city.
However, in this research selected four buildings which developed as heritage tourism, namely ; Bank Indonesia, The Old of Post Office, the KWARDA of West Kalimantan and SDN 14 Pontianak.
The several of obstacles was faced in implementation of Pontianak City Colonial Historical Tourism is : the limited of speakers in every location of Pontianak City Colonial Historical Tourism was visited, the total number of visitors, the problem of time management, and the ineffective of the study groups.
</em></p><p><em> </em></p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Historical Tourism, Colonial City, Pontianak</em>.

Related Results

HERITAGE KOTA PONTIANAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
HERITAGE KOTA PONTIANAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yakni: (1) Mengetahui apa sajakah Heritage yang terdapat di Kot...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Perlindungan Taman Kota Sebagai Jejak Sejarah Perkotaan : Upaya Pengelolaan Taman Kota Sebagai Aset Kota
Perlindungan Taman Kota Sebagai Jejak Sejarah Perkotaan : Upaya Pengelolaan Taman Kota Sebagai Aset Kota
Taman kota yang memiliki nilai sejarah merupakan warisan kekayaan budaya bangsa yang selain dapat dinikmati sebagai sarana kota, juga memiliki arti penting dari sisi sejarah perkem...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Analisis Potensi Kawasan Wisata Kuliner Dalam Mendukung Pariwisata Di Kota Tegal Jawa Tengah
Analisis Potensi Kawasan Wisata Kuliner Dalam Mendukung Pariwisata Di Kota Tegal Jawa Tengah
Abstract - Culinary diversity in the city of Central Java is storing great potential to be developed as a support service in developing the potential of culinary tourism. Culinary ...
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
DESAIN FASILITAS RUANG SERBA GUNA WISATA KULINER DELES SURABAYA
Menu aneka makanan yang murah meriah serta enak adalah daya tarik utama sebuah tempat kuliner, khususnya tempat wisata kuliner di kota Surabaya. Tempat dan letak yang strategis sua...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
BANGUNAN KOLONIAL BELANDA YANG MASIH BERDIRI DI JAKARTA SEBAGAI OBJEK WISATA BUDAYA
BANGUNAN KOLONIAL BELANDA YANG MASIH BERDIRI DI JAKARTA SEBAGAI OBJEK WISATA BUDAYA
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi bangunan bangunan Kolonial Belanda di Jakarta yang dijadikan objek wisata serta fungsinya saat dulu maupun sekarang. Penel...

Back to Top