Javascript must be enabled to continue!
BANGUNAN KOLONIAL BELANDA YANG MASIH BERDIRI DI JAKARTA SEBAGAI OBJEK WISATA BUDAYA
View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi bangunan bangunan Kolonial Belanda di Jakarta yang dijadikan objek wisata serta fungsinya saat dulu maupun sekarang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mengetahui sejarah Kota Jakarta dan arsitektur bangunan Kolonial Belanda, penulis mengambil data dari buku dan jurnal penelitian terdahulu. Sedangkan tentang keadaan bangunan Kolonial Belanda yang masih berdiri di Jakarta, penulis melakukan wawancara dengan 5 (lima) informan yaitu wisatawan, masyarakat, peneliti, dosen dan dinas pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bangunan Kolonial Belanda yang dijadikan objek wisata, keadaannya sangat baik karena dikelola dan dirawat dengan baik oleh Pemerintah Daerah Bangunan-bangunan tersebut bukti sejarah bahwa Jakarta dahulu bahwa orang Belanda pernah mendatangi Kota Batavia dan melakukan kegiatan kolonialisme di Batavia tetapi membuat rakyat Jakarta menjadi modern dari pakaian, arsitektur bangunan, sosial dan teknologi baru. Bagi pemerintah DKI Jakarta, diharapkan agar bangunan-bangunan Kolonial Belanda selalu dikelola dan dirawat dengan baik, supaya keberadaan dari bangunan-bangunan tersebut dapat dipertahankan nilai sejarahnya. Bagi masyarakat DKI Jakarta, bangunan Kolonial Belanda ini dapat dijadikan objek wisata budaya sebagai pembelajaran sejarah untuk generasi muda selanjutnya yang dapat mengetahui sejarah kota, bangsa dan negaranya.
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: BANGUNAN KOLONIAL BELANDA YANG MASIH BERDIRI DI JAKARTA SEBAGAI OBJEK WISATA BUDAYA
Description:
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kondisi bangunan bangunan Kolonial Belanda di Jakarta yang dijadikan objek wisata serta fungsinya saat dulu maupun sekarang.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif.
Untuk mengetahui sejarah Kota Jakarta dan arsitektur bangunan Kolonial Belanda, penulis mengambil data dari buku dan jurnal penelitian terdahulu.
Sedangkan tentang keadaan bangunan Kolonial Belanda yang masih berdiri di Jakarta, penulis melakukan wawancara dengan 5 (lima) informan yaitu wisatawan, masyarakat, peneliti, dosen dan dinas pariwisata.
Hasil penelitian menunjukkan bangunan Kolonial Belanda yang dijadikan objek wisata, keadaannya sangat baik karena dikelola dan dirawat dengan baik oleh Pemerintah Daerah Bangunan-bangunan tersebut bukti sejarah bahwa Jakarta dahulu bahwa orang Belanda pernah mendatangi Kota Batavia dan melakukan kegiatan kolonialisme di Batavia tetapi membuat rakyat Jakarta menjadi modern dari pakaian, arsitektur bangunan, sosial dan teknologi baru.
Bagi pemerintah DKI Jakarta, diharapkan agar bangunan-bangunan Kolonial Belanda selalu dikelola dan dirawat dengan baik, supaya keberadaan dari bangunan-bangunan tersebut dapat dipertahankan nilai sejarahnya.
Bagi masyarakat DKI Jakarta, bangunan Kolonial Belanda ini dapat dijadikan objek wisata budaya sebagai pembelajaran sejarah untuk generasi muda selanjutnya yang dapat mengetahui sejarah kota, bangsa dan negaranya.
Related Results
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ALAM AIR TERJUN BAYANG SANI DI KECAMATAN BAYANG
ABSTRAKSebuah objek wisata akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, menyediakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan daerah apabila objek wisata tersebut ramai dik...
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Prioritas Pengembangan Objek Wisata Bono berbasis Partisipasi Masyarakat dengan Pendekatan Analisis SOAR
Pengembangan potensi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah memerlukan dukungan masyarakat dalam mempromosikan dan terlibat secara aktif. Potensi besar pariwisata yang ada di Ka...
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
Identifikasi Bangunan-Bangunan Peninggalan Sejarah Masa Kolonial Belanda di Pesisir Timur Aceh
The Dutch colonial presence in the eastern coastal region of Aceh had a significant influence on infrastructure development and cultural changes in the area. The buildings left ove...
Dinamika Hubungan Pemerintah Kolonial Belanda dengan Raja-raja Badung-Bali Berdasarkan Naskah Surat Perjanjian ML. 487
Dinamika Hubungan Pemerintah Kolonial Belanda dengan Raja-raja Badung-Bali Berdasarkan Naskah Surat Perjanjian ML. 487
Bali adalah salah satu dari beberapa wilayah di Nusantara yang belum dapat dikuasai pemerintah kolonial Belanda hingga akhir abad ke-19. Faktor internal berupa perebutan kekuasaan ...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...

