Javascript must be enabled to continue!
Karakteristik Sistem Niosom Dengan Variasi Span 60 Menggunakan Quercetin Sebagai Model Obat
View through CrossRef
Quercetin merupakan suatu senyawa flavonoid polifenol yang memiliki berbagai aktifitas biologis bagi kesehatan. Quercetin termasuk dalam senyawa BCS Kelas II dan memiliki kelarutan dalam air sebesar 4,5 ug/ml. Dengan rendahnya solubilitas quercetin maka diperlukan system pembawa yang mampu meningkatkan solubilitas quercetin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Span 60 terhadap karakteristik sistem niosom quercetin. Niosom dibuat dengan metode Reverse Phase Evaporation (RPE) dalam tiga formula F1, F2 dan F3 dengan perbedaan konsentrasi Span 60 berturut-turut yaitu 6%, 8,74% dan 10%. Niosom yang dihasilkan dikarakterisasi meliputi uji organoleptis (bau, warna dan konsistensi), uji pH, uji morfologi dan ukuran partikel menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil dari uji organoleptis sistem niosom kuersetin yaitu memiliki tekstur yang lembut, warna kuning muda, konsistensi kental dan berbau khas quercetin. Uji pH menunjukkan pH F1 (6,0±0), F2 (6,2±0) dan F3 (6,06±0,12). Hasil uji morfologi niosom berbentuk bulatan sedangkan ukuran partikel pada formula niosom F1 (1,544 µm), F2 (1,847 µm) dan F3 (2,560 µm).
LP2M Universitas Ibrahimy
Title: Karakteristik Sistem Niosom Dengan Variasi Span 60 Menggunakan Quercetin Sebagai Model Obat
Description:
Quercetin merupakan suatu senyawa flavonoid polifenol yang memiliki berbagai aktifitas biologis bagi kesehatan.
Quercetin termasuk dalam senyawa BCS Kelas II dan memiliki kelarutan dalam air sebesar 4,5 ug/ml.
Dengan rendahnya solubilitas quercetin maka diperlukan system pembawa yang mampu meningkatkan solubilitas quercetin.
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Span 60 terhadap karakteristik sistem niosom quercetin.
Niosom dibuat dengan metode Reverse Phase Evaporation (RPE) dalam tiga formula F1, F2 dan F3 dengan perbedaan konsentrasi Span 60 berturut-turut yaitu 6%, 8,74% dan 10%.
Niosom yang dihasilkan dikarakterisasi meliputi uji organoleptis (bau, warna dan konsistensi), uji pH, uji morfologi dan ukuran partikel menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM).
Hasil dari uji organoleptis sistem niosom kuersetin yaitu memiliki tekstur yang lembut, warna kuning muda, konsistensi kental dan berbau khas quercetin.
Uji pH menunjukkan pH F1 (6,0±0), F2 (6,2±0) dan F3 (6,06±0,12).
Hasil uji morfologi niosom berbentuk bulatan sedangkan ukuran partikel pada formula niosom F1 (1,544 µm), F2 (1,847 µm) dan F3 (2,560 µm).
Related Results
On Flores Island, do "ape-men" still exist? https://www.sapiens.org/biology/flores-island-ape-men/
On Flores Island, do "ape-men" still exist? https://www.sapiens.org/biology/flores-island-ape-men/
<span style="font-size:11pt"><span style="background:#f9f9f4"><span style="line-height:normal"><span style="font-family:Calibri,sans-serif"><b><spa...
Crescimento de feijoeiro sob influência de carvão vegetal e esterco bovino
Crescimento de feijoeiro sob influência de carvão vegetal e esterco bovino
<p align="justify"><span style="color: #000000;"><span style="font-family: 'Times New Roman', serif;"><span><span lang="pt-BR">É indiscutível a import...
Automatic classification of paddy leaf disease
Automatic classification of paddy leaf disease
<span lang="EN-MY">Riceisastaple<span>f</span>o<span>o</span>din<span>m</span>ost<span>o</span>ft<span>h</span>e&l...
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
EDHAYA SUKOHARJO PEMADATAN OLEH M.TH. SRI MULYANI
<p><span>Tari <span><em>Bedhaya Sukoharjo </em><span>garap padat merupakan bentuk tari <span><em>bedhaya </em><span>yang...
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
Hubungan Perilaku Pola Makan dengan Kejadian Anak Obesitas
<p><em><span style="font-size: 11.0pt; font-family: 'Times New Roman',serif; mso-fareast-font-family: 'Times New Roman'; mso-ansi-language: EN-US; mso-fareast-langua...
Effects of a new land surface parametrization scheme on thermal extremes in a Regional Climate Model
Effects of a new land surface parametrization scheme on thermal extremes in a Regional Climate Model
<p><span>The </span><span>EFRE project Big Data@Geo aims at providing high resolution </span><span&...
Strengths and weaknesses of the new CERRA-Land  surface reanalysis at 5.5 km resolution over Europe
Strengths and weaknesses of the new CERRA-Land  surface reanalysis at 5.5 km resolution over Europe
<p><span>The Copernicus Climate Change Service of the European Commission </span><span>aims </span><spa...
Stress transfer process in doublet events studied by numerical TREMOL simulations: Study case Ometepec 1982 Doublet.
Stress transfer process in doublet events studied by numerical TREMOL simulations: Study case Ometepec 1982 Doublet.
<pre class="western"><span><span lang="en-US">Earthquake doublets are a characteristic rupture <...

