Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

OPTIMALISASI PENERAPAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIA STANDARD (QRIS) PADA MERCHANT DI WILAYAH SURAKARTA

View through CrossRef
<p>Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian dilakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo dan para merchant yang ada di wilayah Surakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan QRIS, mengetahui hambatan yang terjadi, mengetahui manfaat yang diperoleh, dan mengetahui solusi dari permasalahan penerapan QRIS. Data penelitian diperoleh dari informan, peristiwa, dokumen dengan teknik pegambilan sampel menggunakan purposive dan snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan QRIS pada merchant di Wilayah Surakarta mengalami peningkatan selama tahun 2020 sebanyak 276%. Hambatan yang dialami yaitu pemahaman para pedagang yang masih kurang, konsumen tidak dapat melakukan scan kode QR, dan juga penempelan stiker masih belum sesuai. Manfaat penerapan QRIS antara lain proses transaksi lebih mudah, mencegah uang palsu, pendaftaran merchant atau toko lebih mudah, dan alternatif pembayaran semakin beragam. Solusinya ialah melakukan edukasi kepada merchant, pedagang/merchant dapat meningkatkan literasi keuangan, dan pedagang berkoordinasi dengan pihak acquirer untuk menanyakan kendala. Kesimpulan dari penelitian ini ialah penerapan QRIS di wilayah Surakarta masih belum optimal yang dapat dilihat dari hambatan tersebut. Saran bagi para merchant harus lebih meningkatkan literasi keuangan digital. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber referensi bagi lembaga pemerintah dan bank untuk mengetahui hambatan<br />penerapan QRIS.</p>
Title: OPTIMALISASI PENERAPAN QUICK RESPONSE CODE INDONESIA STANDARD (QRIS) PADA MERCHANT DI WILAYAH SURAKARTA
Description:
<p>Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus.
Penelitian dilakukan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo dan para merchant yang ada di wilayah Surakarta.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan QRIS, mengetahui hambatan yang terjadi, mengetahui manfaat yang diperoleh, dan mengetahui solusi dari permasalahan penerapan QRIS.
Data penelitian diperoleh dari informan, peristiwa, dokumen dengan teknik pegambilan sampel menggunakan purposive dan snowball sampling.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan QRIS pada merchant di Wilayah Surakarta mengalami peningkatan selama tahun 2020 sebanyak 276%.
Hambatan yang dialami yaitu pemahaman para pedagang yang masih kurang, konsumen tidak dapat melakukan scan kode QR, dan juga penempelan stiker masih belum sesuai.
Manfaat penerapan QRIS antara lain proses transaksi lebih mudah, mencegah uang palsu, pendaftaran merchant atau toko lebih mudah, dan alternatif pembayaran semakin beragam.
Solusinya ialah melakukan edukasi kepada merchant, pedagang/merchant dapat meningkatkan literasi keuangan, dan pedagang berkoordinasi dengan pihak acquirer untuk menanyakan kendala.
Kesimpulan dari penelitian ini ialah penerapan QRIS di wilayah Surakarta masih belum optimal yang dapat dilihat dari hambatan tersebut.
Saran bagi para merchant harus lebih meningkatkan literasi keuangan digital.
Penelitian ini dapat dijadikan sebagai sumber referensi bagi lembaga pemerintah dan bank untuk mengetahui hambatan<br />penerapan QRIS.
</p>.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sosialisasi Penggunaan Teknologi QRIS untuk Meningkatkan Transaksi Nontunai pada UMKM
Sosialisasi Penggunaan Teknologi QRIS untuk Meningkatkan Transaksi Nontunai pada UMKM
The use of technology in economic transactions is increasing, one of which is the digital payment system known as the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). MSME players a...
PENGGUNAAN PEMBAYARAN QRIS BAGI PARA PENENUN ULOS DI DESA SIGAOL, KEC. ULUAN, KAB.TOBA
PENGGUNAAN PEMBAYARAN QRIS BAGI PARA PENENUN ULOS DI DESA SIGAOL, KEC. ULUAN, KAB.TOBA
Digitalisasi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam transaksi keuangan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu para penenun ulos di Desa Sigaol, Kec...
Manfaat Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Nasabah di Bank Jabar Banten (BJB)
Manfaat Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada Nasabah di Bank Jabar Banten (BJB)
Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) merupakan standarisasi Quick Response Code (Qr Code) sebagai teknologi untuk metode pembayaran yang ditetapkan oleh Bank Indonesia se...
Penggunaan QRIS di Kalangan UMKM (Studi Persepsi dan Intensi UMKM di Kota Pekalongan)
Penggunaan QRIS di Kalangan UMKM (Studi Persepsi dan Intensi UMKM di Kota Pekalongan)
This study aims to analyze the perception and intensity of use of QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) among MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises) in Pekalongan us...
STUDENT PREFERENCE TO USE QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) AS A DIGITAL PAYMENT INSTRUMENT
STUDENT PREFERENCE TO USE QRIS (QUICK RESPONSE CODE INDONESIAN STANDARD) AS A DIGITAL PAYMENT INSTRUMENT
Technological developments result in innovations in financial services called financial technology (fintech). The result of fintech development is the existence of QRIS (Quick Resp...
QRIS Cross-Border: Indonesia’s Soft Power Diplomacy Instrument in Payment Digitalization in Southeast Asia
QRIS Cross-Border: Indonesia’s Soft Power Diplomacy Instrument in Payment Digitalization in Southeast Asia
The use of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a digital payment method has become widespread among the Indonesian population. This success can be attributed to t...

Back to Top