Javascript must be enabled to continue!
PENGGUNAAN PEMBAYARAN QRIS BAGI PARA PENENUN ULOS DI DESA SIGAOL, KEC. ULUAN, KAB.TOBA
View through CrossRef
Digitalisasi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam transaksi keuangan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu para penenun ulos di Desa Sigaol, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, dalam beradaptasi dengan penggunaan pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Program ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan langsung. Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman dasar tentang QRIS dan manfaatnya, sementara pelatihan langsung difokuskan pada cara penggunaan aplikasi QRIS dalam transaksi sehari-hari. Selain itu, pendampingan teknis juga disediakan untuk memastikan para penenun dapat menggunakan teknologi ini dengan lancar. Hasil Dengan diimplementasikannya pembayaran QRIS, para penenun ulos di Desa Sigaol dapat melakukan transaksi secara digital dengan lebih mudah dan cepat. Hal ini tidak hanya membuat proses pembayaran menjadi lebih praktis, efisien, dan efektif, tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan dan memperkuat ekonomi lokal. Melalui kegiatan ini, para penenun diharapkan mampu meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas, sementara penulis mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat.
Digitalization has penetrated into various aspects of life, including in financial transactions. This community service aims to help ulos weavers in Sigaol Village, Uluan District, Toba Regency, in adapting to the use of digital payments through QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). This program uses a socialization and hands-on training approach. The socialization was carried out to provide a basic understanding of QRIS and its benefits, while the direct training was focused on how to use the QRIS application in daily transactions. In addition, technical assistance is also provided to ensure that weavers can use this technology smoothly. Results With the implementation of QRIS payments, ulos weavers in Sigaol Village can make transactions digitally more easily and quickly. This not only makes the payment process more practical, efficient, and effective, but also increases financial inclusion and strengthens the local economy. Through this activity, weavers are expected to be able to increase their competitiveness in a wider market, while authors get the opportunity to contribute directly to community empowerment.
Universitas Pelita Harapan
Title: PENGGUNAAN PEMBAYARAN QRIS BAGI PARA PENENUN ULOS DI DESA SIGAOL, KEC. ULUAN, KAB.TOBA
Description:
Digitalisasi telah merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam transaksi keuangan.
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu para penenun ulos di Desa Sigaol, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, dalam beradaptasi dengan penggunaan pembayaran digital melalui QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
Program ini menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan langsung.
Sosialisasi dilakukan untuk memberikan pemahaman dasar tentang QRIS dan manfaatnya, sementara pelatihan langsung difokuskan pada cara penggunaan aplikasi QRIS dalam transaksi sehari-hari.
Selain itu, pendampingan teknis juga disediakan untuk memastikan para penenun dapat menggunakan teknologi ini dengan lancar.
Hasil Dengan diimplementasikannya pembayaran QRIS, para penenun ulos di Desa Sigaol dapat melakukan transaksi secara digital dengan lebih mudah dan cepat.
Hal ini tidak hanya membuat proses pembayaran menjadi lebih praktis, efisien, dan efektif, tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan dan memperkuat ekonomi lokal.
Melalui kegiatan ini, para penenun diharapkan mampu meningkatkan daya saing mereka di pasar yang lebih luas, sementara penulis mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam pemberdayaan masyarakat.
Digitalization has penetrated into various aspects of life, including in financial transactions.
This community service aims to help ulos weavers in Sigaol Village, Uluan District, Toba Regency, in adapting to the use of digital payments through QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).
This program uses a socialization and hands-on training approach.
The socialization was carried out to provide a basic understanding of QRIS and its benefits, while the direct training was focused on how to use the QRIS application in daily transactions.
In addition, technical assistance is also provided to ensure that weavers can use this technology smoothly.
Results With the implementation of QRIS payments, ulos weavers in Sigaol Village can make transactions digitally more easily and quickly.
This not only makes the payment process more practical, efficient, and effective, but also increases financial inclusion and strengthens the local economy.
Through this activity, weavers are expected to be able to increase their competitiveness in a wider market, while authors get the opportunity to contribute directly to community empowerment.
Related Results
MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
MAKNA DAN FUNGSI KAIN ULOS PADA PUSAT LATIHAN OPERA BATAK PEMATANG SIANTAR (PLOt) DI PEMATANG SIANTAR PROVINSI SUMATERA UTARA
Ulos is a traditional Batak clothing that we can find in traditional events; birth, marriage, death and other Batak traditional ceremonies such as: Mandailing, Pakpak, Dairi, Sipir...
Pelatihan Pembuatan Akun Media Sosial Bisnis Pada Penenun Ulos di Desa Sigaol Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba
Pelatihan Pembuatan Akun Media Sosial Bisnis Pada Penenun Ulos di Desa Sigaol Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba
Ulos cloth is a piece of woven fabric from handicrafts made by women with various patterns and rules. In making ulos, it is done in the same way, but the difference is the name, st...
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis yang terkandung dalam kain tenun tradisional Ulos Batak Toba dan perannya sebagai sumber belajar sejarah. Ulos merupakan identitas bud...
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Makna Filosofi Ulos Batak Toba Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Penelitian ini mengeksplorasi makna filosofis yang terkandung dalam kain tenun tradisional Ulos Batak Toba dan perannya sebagai sumber belajar sejarah. Ulos merupakan identitas bud...
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
This research examines the role of local wisdom in preserving the Batak Toba ulos cloth as heritage and culture. The purpose of this study is to describe the values of local wisdom...
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
Peran Kearifan Lokal dalam Melestarikan Kain Ulos Sebagai Warisan dan Budaya Batak Toba
This research examines the role of local wisdom in preserving the Batak Toba ulos cloth as heritage and culture. The purpose of this study is to describe the values of local wisdom...
Sosialisasi dan Pelatihan Keuangan Wirausaha bagi Para Penenun Ulos di Desa Sigaol Timur, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara
Sosialisasi dan Pelatihan Keuangan Wirausaha bagi Para Penenun Ulos di Desa Sigaol Timur, Kecamatan Uluan, Kabupaten Toba, Sumatera Utara
The purpose of this community service is to provide a better understanding of Ulos weaving business actors in Sigaol in order to make regular business financial administration and ...
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Analisis Personal Branding Perempuan Batak Toba Melalui Budaya Sinamot dalam Pernikahan Adat Batak Toba
Personal branding menjadi hal yang penting dalam diri untuk menciptakan citra diri yang positif dengan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Riset penelitian ini membahas men...

