Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Efek Terapeutik Andrografolid terhadap Penyakit Alzheimer: Tinjauan Sifat Antiinflamasi, Antioksidan, dan Neuroprotektif

View through CrossRef
Penyakit Alzheimer adalah gangguan neurodegeneratif yang ditandai oleh penurunan fungsi kognitif dan akumulasi plak amiloid serta neurofibrillary tangles di otak. Proses inflamasi dan stres oksidatif berkontribusi signifikan terhadap patogenesis penyakit ini. Andrografolid adalah senyawa bioaktif utama dalam tanaman sambiloto (Andrographis paniculata L.) dikenal memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan neuroprotektif. Review ini bertujuan untuk mengeksplorasi efek farmakologi andrografolid pada penyakit Alzheimer, termasuk mekanisme kerjanya dalam mengurangi inflamasi, melawan stres oksidatif, dan melindungi neuron dari kerusakan. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis melalui database PubMed dan Scopus, menggunakan kata kunci "andrographolide" AND "alzheimer's disease" AND ("treatment" OR "medication") dengan batasan tahun publikasi dari 2019-2024. Dari 65 artikel yang ditemukan, 10 artikel dipilih untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil analisis menunjukkan bahwa efek antioksidan dan antiinflamasi andrografolid berkontribusi pada pengurangan pembentukan plak amiloid dengan melindungi neuron dari kerusakan oksidatif dan inflamasi, yang dapat memperburuk patologi amiloid-beta. Andrografolid menghambat enzim beta-sekretase, yang berperan dalam pemotongan protein APP (Amyloid Precursor Protein) menjadi amiloid-beta serta mencegah oligomerisasi amiloid-beta. Andrografolid menawarkan potensi terapeutik yang menjanjikan untuk pengobatan penyakit Alzheimer melalui sifat antiinflamasi, antioksidan, dan neuroprotektifnya. Sifat antiinflamasi dan antioksidan dari senyawa ini dapat memberikan pendekatan baru untuk melindungi neuron dan memperlambat progresi penyakit. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan andrografolid dalam uji klinis pada manusia. Implementasi klinis andrografolid harus didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat dan mempertimbangkan dosis serta formulasi yang optimal untuk memaksimalkan potensi terapeutik dengan efek samping seminimal mungkin.
Title: Efek Terapeutik Andrografolid terhadap Penyakit Alzheimer: Tinjauan Sifat Antiinflamasi, Antioksidan, dan Neuroprotektif
Description:
Penyakit Alzheimer adalah gangguan neurodegeneratif yang ditandai oleh penurunan fungsi kognitif dan akumulasi plak amiloid serta neurofibrillary tangles di otak.
Proses inflamasi dan stres oksidatif berkontribusi signifikan terhadap patogenesis penyakit ini.
Andrografolid adalah senyawa bioaktif utama dalam tanaman sambiloto (Andrographis paniculata L.
) dikenal memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan neuroprotektif.
Review ini bertujuan untuk mengeksplorasi efek farmakologi andrografolid pada penyakit Alzheimer, termasuk mekanisme kerjanya dalam mengurangi inflamasi, melawan stres oksidatif, dan melindungi neuron dari kerusakan.
Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis melalui database PubMed dan Scopus, menggunakan kata kunci "andrographolide" AND "alzheimer's disease" AND ("treatment" OR "medication") dengan batasan tahun publikasi dari 2019-2024.
Dari 65 artikel yang ditemukan, 10 artikel dipilih untuk dianalisis lebih lanjut.
Hasil analisis menunjukkan bahwa efek antioksidan dan antiinflamasi andrografolid berkontribusi pada pengurangan pembentukan plak amiloid dengan melindungi neuron dari kerusakan oksidatif dan inflamasi, yang dapat memperburuk patologi amiloid-beta.
Andrografolid menghambat enzim beta-sekretase, yang berperan dalam pemotongan protein APP (Amyloid Precursor Protein) menjadi amiloid-beta serta mencegah oligomerisasi amiloid-beta.
Andrografolid menawarkan potensi terapeutik yang menjanjikan untuk pengobatan penyakit Alzheimer melalui sifat antiinflamasi, antioksidan, dan neuroprotektifnya.
Sifat antiinflamasi dan antioksidan dari senyawa ini dapat memberikan pendekatan baru untuk melindungi neuron dan memperlambat progresi penyakit.
Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas dan keamanan andrografolid dalam uji klinis pada manusia.
Implementasi klinis andrografolid harus didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat dan mempertimbangkan dosis serta formulasi yang optimal untuk memaksimalkan potensi terapeutik dengan efek samping seminimal mungkin.

Related Results

Formulasi dan Karakterisasi Transfersom Andrografolid
Formulasi dan Karakterisasi Transfersom Andrografolid
Abstract. Andrographolide is the main bioactive compound in the sambiloto plant (Andrographis paniculata (Burm. f) Nees). Andrographolide is known to have poor solubility and low o...
Potensi Antioksidan dan Neuroprotektif Bunga Telang (Clitoria ternatea L.): Literature Review
Potensi Antioksidan dan Neuroprotektif Bunga Telang (Clitoria ternatea L.): Literature Review
Tanaman telang (Clitoria ternatea L.) telah dikenal dalam pengobatan tradisional karena khasiatnya yang luas, dan semakin banyak penelitian modern yang mengeksplorasi manfaat farma...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Penerapan Metode Convolutional Neural Network untuk Diagnosa Penyakit Alzheimer
Penerapan Metode Convolutional Neural Network untuk Diagnosa Penyakit Alzheimer
Abstract— Alzheimer's disease is a neurodegenerative disease that develops gradually, and is associated with cardiovascular and cerebrovascular problems. Alzheimer's is a serious d...
Potensi Pegagan (Centella asiatica) Sebagai Pengobatan Alzheimer
Potensi Pegagan (Centella asiatica) Sebagai Pengobatan Alzheimer
Pegagan (Centella asiatica L.) adalah tumbuhan herba yang sering dijumpai tumbuh secara alami di berbagai lokasi. Pegagan tumbuh merayap tanpa batang dan memiliki daun tunggal yang...
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata J.R Forst & G. Forst) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN
UJI EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL DAUN MATOA (Pometia pinnata J.R Forst & G. Forst) TERHADAP TIKUS PUTIH JANTAN
Daun Matoa (Pometia pinnata) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder senyawa flavonoid, tanin dan saponin. Flavonoid merupakan zat yang dapat menghambat proses inflamasi, s...
Potensi Ashwagandha (Withania somnifera (L.) Dunal) sebagai Pengobatan Alzheimer
Potensi Ashwagandha (Withania somnifera (L.) Dunal) sebagai Pengobatan Alzheimer
Ashwagandha (Withania somnifera (L.) Dunal) adalah tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda. Penelitian ilmiah terbaru mengungkap potensi neur...

Back to Top