Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Potensi Ashwagandha (Withania somnifera (L.) Dunal) sebagai Pengobatan Alzheimer

View through CrossRef
Ashwagandha (Withania somnifera (L.) Dunal) adalah tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda. Penelitian ilmiah terbaru mengungkap potensi neuroprotektif Ashwagandha dalam konteks penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Senyawa utama dalam Ashwagandha adalah Withaferin A dan Withanolides. Withanolides meningkatkan aktivitas α-secretase yang mempromosikan pemotongan APP menjadi produk nonamyloidogenic, sedangkan Withaferin A menghambat aktivitas β-secretase, mencegah pembentukan fragmen amyloid-beta yang beracun. Selain itu, withanolides juga menghambat aktivitas γ-secretase, lebih lanjut mengurangi produksi amyloid-beta. Kombinasi efek ini dapat mengurangi pembentukan plak amyloid di otak yang merupakan penyebab utama Penyakit Alzheimer. Tujuan artikel review ini adalah untuk merangkum informasi mengenai pemanfaatan potensi ashwagandha sebagai pengobatan alzheimer. Kajian literatur ini mengambil sumber jurnal penelitian internasional yang berasal dari database seperti Google Scholar, Crossref, dan Scopus yang dibantu dengan program Publish or Perish. Kata kunci yang digunakan dalam penelusuran artikel adalah ashwaganda, Withania somnifera, neurodegeneratif, neuroprotektif dan alzheimer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa withanolide A, withanoside IV, dan withanoside VI dari Ashwagandha memiliki potensi signifikan sebagai pengobatan Alzheimer. Efek yang diamati meliputi stimulasi pertumbuhan neurite, rekonstruksi sinaps, dan regenerasi akson yang rusak akibat amyloid beta (Aβ). Senyawa-senyawa ini meningkatkan aktivitas α-secretase untuk menghasilkan produk nonamyloidogenic, menghambat β- secretase sehingga mengurangi produksi amyloid-beta beracun, serta meningkatkan enzim pengurai insulin (IDE) yang mempercepat pembersihan amyloid-beta. Withaferin A juga menunjukkan efek neuroprotektif melalui sifat anti-inflamasi dan antioksidan, melindungi neuron dari toksisitas Aβ dan mengurangi stres oksidatif. Ashwagandha menunjukkan potensi besar sebagai pengobatan Alzheimer dengan efek multifaset, termasuk peningkatan densitas sinaps dan fungsi kognitif pada model tikus.
Title: Potensi Ashwagandha (Withania somnifera (L.) Dunal) sebagai Pengobatan Alzheimer
Description:
Ashwagandha (Withania somnifera (L.
) Dunal) adalah tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurveda.
Penelitian ilmiah terbaru mengungkap potensi neuroprotektif Ashwagandha dalam konteks penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
Senyawa utama dalam Ashwagandha adalah Withaferin A dan Withanolides.
Withanolides meningkatkan aktivitas α-secretase yang mempromosikan pemotongan APP menjadi produk nonamyloidogenic, sedangkan Withaferin A menghambat aktivitas β-secretase, mencegah pembentukan fragmen amyloid-beta yang beracun.
Selain itu, withanolides juga menghambat aktivitas γ-secretase, lebih lanjut mengurangi produksi amyloid-beta.
Kombinasi efek ini dapat mengurangi pembentukan plak amyloid di otak yang merupakan penyebab utama Penyakit Alzheimer.
Tujuan artikel review ini adalah untuk merangkum informasi mengenai pemanfaatan potensi ashwagandha sebagai pengobatan alzheimer.
Kajian literatur ini mengambil sumber jurnal penelitian internasional yang berasal dari database seperti Google Scholar, Crossref, dan Scopus yang dibantu dengan program Publish or Perish.
Kata kunci yang digunakan dalam penelusuran artikel adalah ashwaganda, Withania somnifera, neurodegeneratif, neuroprotektif dan alzheimer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa withanolide A, withanoside IV, dan withanoside VI dari Ashwagandha memiliki potensi signifikan sebagai pengobatan Alzheimer.
Efek yang diamati meliputi stimulasi pertumbuhan neurite, rekonstruksi sinaps, dan regenerasi akson yang rusak akibat amyloid beta (Aβ).
Senyawa-senyawa ini meningkatkan aktivitas α-secretase untuk menghasilkan produk nonamyloidogenic, menghambat β- secretase sehingga mengurangi produksi amyloid-beta beracun, serta meningkatkan enzim pengurai insulin (IDE) yang mempercepat pembersihan amyloid-beta.
Withaferin A juga menunjukkan efek neuroprotektif melalui sifat anti-inflamasi dan antioksidan, melindungi neuron dari toksisitas Aβ dan mengurangi stres oksidatif.
Ashwagandha menunjukkan potensi besar sebagai pengobatan Alzheimer dengan efek multifaset, termasuk peningkatan densitas sinaps dan fungsi kognitif pada model tikus.

Related Results

Tissue Culture Studies in Withania somnifera (L.) Dunal
Tissue Culture Studies in Withania somnifera (L.) Dunal
Withania somnifera is an important medicinal herb that has been widely used for the treatment of different clinical conditions. The overall medicinal properties of Withania somnife...
Withania somnifera showed neuroprotective effect and increased longevity in Drosophila Alzheimer’s disease model
Withania somnifera showed neuroprotective effect and increased longevity in Drosophila Alzheimer’s disease model
Alzheimer’s disease is a unique neurodegenerative condition in humans that is characterized by amyloid beta accumulation in the brain parenchyma. Withania somnifera, commonly known...
Withania somnifera as a potential nanomedicine: A review
Withania somnifera as a potential nanomedicine: A review
Withania somnifera, commonly known as Ashwaganda, is an important medicinal plant for a long time. Roots, seeds and other parts of Ashwaganda have clinically important pharmacologi...
Penerapan Metode Convolutional Neural Network untuk Diagnosa Penyakit Alzheimer
Penerapan Metode Convolutional Neural Network untuk Diagnosa Penyakit Alzheimer
Abstract— Alzheimer's disease is a neurodegenerative disease that develops gradually, and is associated with cardiovascular and cerebrovascular problems. Alzheimer's is a serious d...
Phytochemical Analysis of Ashwagandha (Withania Somnifera) and its Role on Covid-19 –A Qualitative Review
Phytochemical Analysis of Ashwagandha (Withania Somnifera) and its Role on Covid-19 –A Qualitative Review
COVID-19 being a mild to severe respiratory and an infectious disease is caused by a new viral strain named coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Though managed with antivirals such as lopin...
Evaluating the Antibacterial Efficacy of Withania somnifera (Ashwagandha) against Various Bacterial Strains
Evaluating the Antibacterial Efficacy of Withania somnifera (Ashwagandha) against Various Bacterial Strains
The overuse of chemically synthesized antibiotic drugs and the internal defense mechanism of microorganisms make the currently available antibiotics less efficient because the micr...
Comprehensive Report on Phytochemistry and Pharmacological Prominence of Withania somnifera
Comprehensive Report on Phytochemistry and Pharmacological Prominence of Withania somnifera
Medicinal plants have been one of the prominent sources of remedies since the inception of human civilization. In rural area herbal medicines are considered to be best healthcare p...

Back to Top