Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DIMENSI SOSIOLINGUISTIK PENGGUNAAN VOKATIF KEHORMATAN UTUH DALAM CERITA REKAAN BERBAHASA SUNDA

View through CrossRef
ABSTRAK Penelitian ini menggunakan metode yang bersifat deskriptif kualitatif. Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat. Penganalisisan data menggunakan metode padan pragmatik dengan pendekatan sosiolinguistik Sumber data yang digunakan berupa  enam buku cerita rekaan berbahasa Sunda. Penggunaan vokatif kehormatan berwujud kata utuh berdasarkan penelitian ini terdapat dalam sembilan belas data. Vokatif kehormatan berwujud kata utuh ini ada tiga, yaitu Juragan ‘Juragan’ , gamparan  ‘Tuan/Nyonya’, dan Dunungan ‘Majikan’ dengan jumlah masing-masing 13, 5, dan 1. Vokatif kehormatan berwujud kata utuh ini digunakan oleh penutur terhadap mitra tutur dalam tingkat tutur kode akrab dan kode hormat, masing-masing enam dan tiga belas data sehingga penggunaannya didominasi kode hormat. Hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur dalam penggunaan vokatif kehormatan berwujud kata utuh ini ada delapan jenis, yaitu (a) kanalan, (b) pekerjaan, (c) tersangka-penyidik, (d) pekerja-tamu majikan, (e) suami-istri, (f) istri pekerja-majikan,  (g) istri pekerja-staf, dan (h) pasien-perawat dengan didominasi hubungan sosial kenalan.   Kata Kunci: vokatif, vokatif kehormatan, kata utuh, kode tingkat tutur, hubungan sosial,  
Title: DIMENSI SOSIOLINGUISTIK PENGGUNAAN VOKATIF KEHORMATAN UTUH DALAM CERITA REKAAN BERBAHASA SUNDA
Description:
ABSTRAK Penelitian ini menggunakan metode yang bersifat deskriptif kualitatif.
Pengumpulan data menggunakan metode simak dengan teknik catat.
Penganalisisan data menggunakan metode padan pragmatik dengan pendekatan sosiolinguistik Sumber data yang digunakan berupa  enam buku cerita rekaan berbahasa Sunda.
Penggunaan vokatif kehormatan berwujud kata utuh berdasarkan penelitian ini terdapat dalam sembilan belas data.
Vokatif kehormatan berwujud kata utuh ini ada tiga, yaitu Juragan ‘Juragan’ , gamparan  ‘Tuan/Nyonya’, dan Dunungan ‘Majikan’ dengan jumlah masing-masing 13, 5, dan 1.
Vokatif kehormatan berwujud kata utuh ini digunakan oleh penutur terhadap mitra tutur dalam tingkat tutur kode akrab dan kode hormat, masing-masing enam dan tiga belas data sehingga penggunaannya didominasi kode hormat.
Hubungan sosial antara penutur dan mitra tutur dalam penggunaan vokatif kehormatan berwujud kata utuh ini ada delapan jenis, yaitu (a) kanalan, (b) pekerjaan, (c) tersangka-penyidik, (d) pekerja-tamu majikan, (e) suami-istri, (f) istri pekerja-majikan,  (g) istri pekerja-staf, dan (h) pasien-perawat dengan didominasi hubungan sosial kenalan.
  Kata Kunci: vokatif, vokatif kehormatan, kata utuh, kode tingkat tutur, hubungan sosial,  .

Related Results

A PERSPEKTIF SOSIOLINGUISTIK PENGGUNAAN VOKATIF SERAPAN BAHASA SUNDA
A PERSPEKTIF SOSIOLINGUISTIK PENGGUNAAN VOKATIF SERAPAN BAHASA SUNDA
Abstrak             Tulisan ini membahas vokatif serapan dalam bahasa Sunda. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Penyediaan data menggunakan metode simak, yakni menyimak pe...
VOKATIF PROFESI BAHASA SUNDA
VOKATIF PROFESI BAHASA SUNDA
ABSTRAK Penelitian ini mencoba mengungkapkan vokatif profesi bahasa Sunda dalam perspektif morfologi dan sintaksis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan dat...
PENGGUNAAN VOKATIF NAMA DIRI TERHADAP MITRA TUTUR DALAM TINGKAT TUTUR BAHASA SUNDA
PENGGUNAAN VOKATIF NAMA DIRI TERHADAP MITRA TUTUR DALAM TINGKAT TUTUR BAHASA SUNDA
Penggunaan vokatif nama diri, baik berbentuk utuh maupun penggalan, terhadap mitra tutur dalam tingkat tutur bahasa Sunda dapat terjadi, baik dalam tingkat tutur kode akrab maupun ...
FUNGSI SOSIAL VOKATIF DALAM KOMUNIKASI VERBAL ORANG SUNDA
FUNGSI SOSIAL VOKATIF DALAM KOMUNIKASI VERBAL ORANG SUNDA
Vokatif merupakan salah satu unsur bahasa yang secara universal berperan penting dalam menjalankan fungsi sosial bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia di mana pun ...
Penggunaan Bahasa Sunda di Lingkungan Keluarga sebagai Upaya Konservasi Budaya
Penggunaan Bahasa Sunda di Lingkungan Keluarga sebagai Upaya Konservasi Budaya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi keterancaman punahnya bahasa Sunda di lingkungan keluarga Sunda. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan dominansi penggunaan baha...
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
ANALISIS PERBANDINGAN BAHASA SUNDA DIALEK INDRAMAYU DENGAN BAHASA SUNDA DIALEK PRIANGAN
Penelitian ini membahas perbandingan bahasa Sunda Dialek Priangan dengan bahasa Sunda Dialek Indramayu. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tekn...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Cerita rakyat Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat merupakan cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang secara lisan dan menyebar secara turun temurun dari generasi ke generasi beri...

Back to Top