Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) TERHADAP HISTOPATOLOGI HEPAR TIKUS JANTAN PUTIH (Rattus novergicus) Strain Sprague Dawley

View through CrossRef
Monosodium Glutamat banyak digunakan sebagai bahan penyedap masakan. Sifat toksiknya  bisa menyerang  seluruh tubuh seperti jantung, plasenta, hati dan ginjal.  Penelitian  bertujuan: untuk mengetahui pengaruh  MSG terhadap histopatologi hepar tikus jantan putih dewasa (Rattus norvegicus) strain Sprague Dawley. Metode penelitian: Berbentuk eksperimental, in vivo. Pengamatan preparat morfologi, Pemeriksaan histopatologi hepar dan  serum SGOT dan SGPT, menggunakan metode RAL dengan 4 perlakuan 6 kali ulangan yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang diberi MSG  72 mg, 108 mg, 144 mg. Data dianalisis menggunakan One way Anova dilanjutkan dengan Uji Post Hoc analisis Benferroni  dan Games Howell.Hasil penelitian: memperlihatkan bahwa pemberian MSG tidak menyebabkan peningkatan berat hepar, meningkatkan kadar SGOT sebesar berturut 188 u/l, 234u/l, 339 u/l dan 523 u/l dan SGPT sebesar berturut 77 u/l, 89 u/l, 100 u/l dan 127 u/l yang berbeda bermakna pada setiap perlakuan,  kerusakan morfologi hepar pada dosis 144 mg/hari sebanyak 50% (perubahan warna dan konsistensi). Terjadi kelainan histologi berupa adanya sitoplasma granuler dengan nilai p value 0,002; sel regenerasi dengan nilai p value 0,000; sel atifik dengan nilai p value 0,000; nekrosis dengan nilai p value 0,000 pada dosis MSG 144 mg/hari. Kesimpulan :Pemberian MSG dapat menyebabkan peningkatan kadar SGOT dan SGPT bermakna, perubahan morfologi hepar, hidrofik  tidak bermakna pada dosis 144 mg/hari, timbulnya nekrosis  bermakna (p = 0,011), terjadinya sel  regenerasi  bermakna, sel atipik dan sel sitoplasma granuler terdapat perbedaan bermakna. Saran : Dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penggunaan MSG dalam dosis yang berlebihan
STIKES Aisyiyah Palembang
Title: PENGARUH MONOSODIUM GLUTAMAT (MSG) TERHADAP HISTOPATOLOGI HEPAR TIKUS JANTAN PUTIH (Rattus novergicus) Strain Sprague Dawley
Description:
Monosodium Glutamat banyak digunakan sebagai bahan penyedap masakan.
Sifat toksiknya  bisa menyerang  seluruh tubuh seperti jantung, plasenta, hati dan ginjal.
  Penelitian  bertujuan: untuk mengetahui pengaruh  MSG terhadap histopatologi hepar tikus jantan putih dewasa (Rattus norvegicus) strain Sprague Dawley.
Metode penelitian: Berbentuk eksperimental, in vivo.
Pengamatan preparat morfologi, Pemeriksaan histopatologi hepar dan  serum SGOT dan SGPT, menggunakan metode RAL dengan 4 perlakuan 6 kali ulangan yaitu kelompok kontrol dan kelompok perlakuan yang diberi MSG  72 mg, 108 mg, 144 mg.
Data dianalisis menggunakan One way Anova dilanjutkan dengan Uji Post Hoc analisis Benferroni  dan Games Howell.
Hasil penelitian: memperlihatkan bahwa pemberian MSG tidak menyebabkan peningkatan berat hepar, meningkatkan kadar SGOT sebesar berturut 188 u/l, 234u/l, 339 u/l dan 523 u/l dan SGPT sebesar berturut 77 u/l, 89 u/l, 100 u/l dan 127 u/l yang berbeda bermakna pada setiap perlakuan,  kerusakan morfologi hepar pada dosis 144 mg/hari sebanyak 50% (perubahan warna dan konsistensi).
Terjadi kelainan histologi berupa adanya sitoplasma granuler dengan nilai p value 0,002; sel regenerasi dengan nilai p value 0,000; sel atifik dengan nilai p value 0,000; nekrosis dengan nilai p value 0,000 pada dosis MSG 144 mg/hari.
Kesimpulan :Pemberian MSG dapat menyebabkan peningkatan kadar SGOT dan SGPT bermakna, perubahan morfologi hepar, hidrofik  tidak bermakna pada dosis 144 mg/hari, timbulnya nekrosis  bermakna (p = 0,011), terjadinya sel  regenerasi  bermakna, sel atipik dan sel sitoplasma granuler terdapat perbedaan bermakna.
Saran : Dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penggunaan MSG dalam dosis yang berlebihan.

Related Results

Monosodium Glutamat (MSG) dan Gambaran Histologis Otak: Implikasi terhadap Pembentukan Otak Mencit
Monosodium Glutamat (MSG) dan Gambaran Histologis Otak: Implikasi terhadap Pembentukan Otak Mencit
Abstract BACKGROUND The sodium salt of glutamic acid, monosodium glutamate (MSG), is a white crystalline compound (glutamic acid). MSG was first produced in large quantities in ear...
PENGARUH PAPARAN Monosodium Glutamat (MSG) TERHADAP VIABILITAS SEL MONOSIT
PENGARUH PAPARAN Monosodium Glutamat (MSG) TERHADAP VIABILITAS SEL MONOSIT
Angka konsumsi Monosodium Glutamat (MSG) di Indonesia terus mengalami kenaikan tiap tahunnya. Penggunaan MSG yang tidak terkontrol di Indonesia dalam jangka waktu panjang dapat men...
Effect of Nigella sativa L. Seed on the Kidney of Monosodium Glutamate Challenged Rats
Effect of Nigella sativa L. Seed on the Kidney of Monosodium Glutamate Challenged Rats
Monosodium glutamate (MSG) consumption is responsible for a wide spectrum of health hazards including nephrotoxicity. The search for phytochemical strategies having broad safety pr...
Plastik dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia sudah tidak dapat dihindari lagi. Bahan dalam pembuatan plastik dapat menimbulkan radikal bebas bagi tubuh sehingga berpengaruh ter...
HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA TIKUS YANG DI INDUKSI ALKOHOL
HEPATOPROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN DAN BUAH KERSEN (Muntingia calabura L.) PADA TIKUS YANG DI INDUKSI ALKOHOL
Hepatoprotektif Ekstrak Etanol Daun dan Buah Kersen (Muntingia calabura L.) pada Tikus yang di induksi Alkohol Hendro Pranoto*, Meida NugrahaliaDepartement Biology, Faculty of Math...
Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Leptospirosis pada Tikus di Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2016
Abstract Leptospirosis is an endemic zoonotic disease and remains a health problem in Indonesia. The word’s third-heighest cases of leptospirosis. This study aimed to determi...

Back to Top