Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Dukungan Psikososial dengan Stres Pada Keluarga Orang dengan Gangguan Jiwa
View through CrossRef
Keluarga memainkan peran penting dalam merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Perawatan jangka panjang dapat menyebabkan stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa. Keluarga yang tidak mempunyai dukungan psikososial rentan mengalami stress yang dapat berdampak tidak hanya pada dirinya sendiri tapi juga anggota keluarga yang dirawat. Dukungan psikososial diantaranya penggunaan strategi koping yaitu problem focused coping dan emotion focused coping dapat membantu keluarga mengurangi stress yang dialami. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi antara dukungan psikososial dan tingkat stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa. Desain penelitian menggunakan rancangan korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Hulu, Puskesmas Saigon dan Puskesmas Kampung Dalam. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive samoling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Ways of Coping dan Depression, Anxiety Stress Scale. Analisis data menggunakan uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan psikososial dengan stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan psikososial yang dimiliki oleh keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa, semakin rendah stres yang dialami.
Akademi Keperawatan Ngesti Waluyo Temanggung
Title: Hubungan Dukungan Psikososial dengan Stres Pada Keluarga Orang dengan Gangguan Jiwa
Description:
Keluarga memainkan peran penting dalam merawat anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa.
Perawatan jangka panjang dapat menyebabkan stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa.
Keluarga yang tidak mempunyai dukungan psikososial rentan mengalami stress yang dapat berdampak tidak hanya pada dirinya sendiri tapi juga anggota keluarga yang dirawat.
Dukungan psikososial diantaranya penggunaan strategi koping yaitu problem focused coping dan emotion focused coping dapat membantu keluarga mengurangi stress yang dialami.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi antara dukungan psikososial dan tingkat stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa.
Desain penelitian menggunakan rancangan korelasi dengan pendekatan cross-sectional.
Populasi pada penelitian ini adalah keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa di wilayah kerja UPT Puskesmas Tanjung Hulu, Puskesmas Saigon dan Puskesmas Kampung Dalam.
Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive samoling.
Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Ways of Coping dan Depression, Anxiety Stress Scale.
Analisis data menggunakan uji Spearman rho.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara dukungan psikososial dengan stres pada keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan psikososial yang dimiliki oleh keluarga yang merawat orang dengan gangguan jiwa, semakin rendah stres yang dialami.
Related Results
LAMANYA KLIEN MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN STRES KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH
LAMANYA KLIEN MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN STRES KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH
Keluarga merupakan lingkungan sosial yang terdekat yang sangat penting perannya dalam mewujudkan derajad kesehatan jiwa. Perawatan gangguan jiwa yang membutuhkan waktu lama, berbag...
Lamanya Klien Mengalami Gangguan Jiwa Dengan Stres Keluarga Dalam Merawat Klien Di Rumah
Lamanya Klien Mengalami Gangguan Jiwa Dengan Stres Keluarga Dalam Merawat Klien Di Rumah
Keluarga merupakan lingkungan sosial yang terdekat yang sangat penting perannya dalam mewujudkan derajad kesehatan jiwa. Perawatan gangguan jiwa yang membutuhkan waktu lama, berbag...
Gambaran Dukungan Sosial Masyarakat Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa
Gambaran Dukungan Sosial Masyarakat Terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa
Abstract
Introduction : The process of recovering people with mental disorders cannot be separated from the role and support of the community. Community social support is ver...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KECEMASAN KELUARGA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RUMAH SAKIT KHUSUS DAERAH PROVINSI SULAWESI SELATAN
Gangguan jiwa merupakan suatu penyakit yang disebabkan karena adanya kekacauan pikiran, persepsi dan tingkah laku di mana individu tidak mampu menyesuaikan diri dengan diri sendiri...
FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA
FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA
Pendahuluan: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningk...
Peran Dukungan Keluarga Terhadap Resiliensi Penyintas Kanker Payudara
Peran Dukungan Keluarga Terhadap Resiliensi Penyintas Kanker Payudara
Latar Belakang: Ketika menghadapi penyakit, penyintas kanker payudara dituntut untuk mampu beradaptasi dalam situasi tersebut. Oleh karena itu, penyintas kanker diharapkan terus me...
Daftar Isi Lobo 7(s6)
Daftar Isi Lobo 7(s6)
1. Kematian adalah sesuatu yang tidak wajar. 2. Tanda-tanda Kematian. Penampakan seekor burung. 3. Penampakan tikus. 4. Kodok sebagai penampakan. 5. Berbagai tanda yang meramalkan ...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERAN KELUARGA DALAM MELAKUKAN PERAWATAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJD PROVINSI JAMBI
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU PERAN KELUARGA DALAM MELAKUKAN PERAWATAN PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJD PROVINSI JAMBI
Latar Belakang: Skizofrenia suatu penyakit yang mempengaruhi otak dan menyebabkan timbulnya pikiran, persepsi, emosi, gerakan, dan perilaku yang aneh dan terganggu. Menurut WHO dip...

