Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA PLAK GIGI PASIEN RSGM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG

View through CrossRef
ABSTRAK Plak gigi merupakan lapisan biofilm yang berasal dari bakteri sehingga dapat melekat kuat di gigi dan permukaan lain di rongga mulut. Plak mempunyai karakteristik yang terbentuk dari lapisan gelatin tipis dan transparan, yang biasanya sulit untuk dilihat, hanya dapat dilihat apabila diamati dengan teliti, dan plak bukan suatu material alba (massa yang menutupi gigi) maupun suatu sordes (bahan putih yang menutupi gusi, terutama saat keadaan sakit). Plak gigi mengandung suatu mikroorganisme dan matriks intermikroba yang apabila terus menerus didiamkan dan tidak dibersihkan maka akan menjadi karies gigi. Penelitian ini menggunakan sampel plak gigi yang diambil dari pasien yang menderita karies gigi di RSGM Unimus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi bakteri pada plak gigi dan mengidentifikasinya secara makroskopik, mikroskopik dan pengecatan Gram. Pengambilan sampel menggunakan excavator dengan cara dikerok pada bagian mesial gigi yang ada plaknya. Kemudian hasil kerokan plak diinokulasikan ke dalam media TSB dan ditumbuhkan pada media BAP. Koloni bakteri yang tumbuh pada media BAP setelah diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam diperoleh dua koloni yang berbeda yaitu hijau keabu-abuan (M1H) dan koloni berwarna putih (M1P). Morfologi bakteri sampel M1H berbentuk bulat, berwarna bening, ukuran ± 2 mm, tepi entire, elevasi cembung, dan hemolisa alpha. Morfologi bakteri sampel M1P berbentuk bulat, berwarna putih, ukuran ± 2 mm, tepi entire, elevasi rata, dan hemolisa. Analisa Gram menunjukkan M1H merupakan bakteri Gram positif ditandai dengan pengikatan warna kristal violet, sedangkan M1P adalah bakteri Gram negatif dimana penampakan warna yang ditunjukkan oleh koloni adalah warna merah (warna Safranin) yang diikat oleh dinding sel pada proses uji pengecatan Gram. ABSTRACT Dental plaque is a layer of biofilm derived from bacteria that can adhere to teeth and other surfaces in the oral cavity. Plaque is characterised by the fact that it consists of a thin and transparent gelatinous layer, which is usually difficult to see and can only be seen on close inspection, and it is neither an alba material (mass covering the teeth) nor a sordes (white material covering the gums, especially when painful). Dental plaque contains a microorganism and an intermicrobial matrix that, if left untreated, will lead to dental caries. This study used plaque samples taken from patients suffering from dental caries at the RSGM Unimus. The aim of this study was to isolate bacteria from dental plaque and identify them macroscopically, microscopically and by Gram staining. Samples were taken by scraping the mesial part of the teeth with plaque using a scraper. The scraped plaque was then inoculated into TSB media and grown on BAP media. Bacterial colonies grown on BAP media after incubation at 37oC for 24 hours produced two different colonies, namely greyish green (M1H) and white colonies (M1P). The bacterial morphology of sample M1H is round, clear in colour, ± 2 mm in size, with a complete rim, convex elevation and alpha-haemolysis. The bacterial morphology of sample M1P is round, white in colour, ± 2 mm in size, entire edge, flat elevation and haemolysed. Gram analysis showed that M1H is a Gram-positive bacterium, indicated by the binding of crystal violet colour, while M1P is a Gram-negative bacterium, where the appearance of the colour shown by the colony is red (safranin colour), which is bound by the cell wall in the Gram staining test.
Title: ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA PLAK GIGI PASIEN RSGM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Description:
ABSTRAK Plak gigi merupakan lapisan biofilm yang berasal dari bakteri sehingga dapat melekat kuat di gigi dan permukaan lain di rongga mulut.
Plak mempunyai karakteristik yang terbentuk dari lapisan gelatin tipis dan transparan, yang biasanya sulit untuk dilihat, hanya dapat dilihat apabila diamati dengan teliti, dan plak bukan suatu material alba (massa yang menutupi gigi) maupun suatu sordes (bahan putih yang menutupi gusi, terutama saat keadaan sakit).
Plak gigi mengandung suatu mikroorganisme dan matriks intermikroba yang apabila terus menerus didiamkan dan tidak dibersihkan maka akan menjadi karies gigi.
Penelitian ini menggunakan sampel plak gigi yang diambil dari pasien yang menderita karies gigi di RSGM Unimus.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengisolasi bakteri pada plak gigi dan mengidentifikasinya secara makroskopik, mikroskopik dan pengecatan Gram.
Pengambilan sampel menggunakan excavator dengan cara dikerok pada bagian mesial gigi yang ada plaknya.
Kemudian hasil kerokan plak diinokulasikan ke dalam media TSB dan ditumbuhkan pada media BAP.
Koloni bakteri yang tumbuh pada media BAP setelah diinkubasi pada suhu 37oC selama 24 jam diperoleh dua koloni yang berbeda yaitu hijau keabu-abuan (M1H) dan koloni berwarna putih (M1P).
Morfologi bakteri sampel M1H berbentuk bulat, berwarna bening, ukuran ± 2 mm, tepi entire, elevasi cembung, dan hemolisa alpha.
Morfologi bakteri sampel M1P berbentuk bulat, berwarna putih, ukuran ± 2 mm, tepi entire, elevasi rata, dan hemolisa.
Analisa Gram menunjukkan M1H merupakan bakteri Gram positif ditandai dengan pengikatan warna kristal violet, sedangkan M1P adalah bakteri Gram negatif dimana penampakan warna yang ditunjukkan oleh koloni adalah warna merah (warna Safranin) yang diikat oleh dinding sel pada proses uji pengecatan Gram.
ABSTRACT Dental plaque is a layer of biofilm derived from bacteria that can adhere to teeth and other surfaces in the oral cavity.
Plaque is characterised by the fact that it consists of a thin and transparent gelatinous layer, which is usually difficult to see and can only be seen on close inspection, and it is neither an alba material (mass covering the teeth) nor a sordes (white material covering the gums, especially when painful).
Dental plaque contains a microorganism and an intermicrobial matrix that, if left untreated, will lead to dental caries.
This study used plaque samples taken from patients suffering from dental caries at the RSGM Unimus.
The aim of this study was to isolate bacteria from dental plaque and identify them macroscopically, microscopically and by Gram staining.
Samples were taken by scraping the mesial part of the teeth with plaque using a scraper.
The scraped plaque was then inoculated into TSB media and grown on BAP media.
Bacterial colonies grown on BAP media after incubation at 37oC for 24 hours produced two different colonies, namely greyish green (M1H) and white colonies (M1P).
The bacterial morphology of sample M1H is round, clear in colour, ± 2 mm in size, with a complete rim, convex elevation and alpha-haemolysis.
The bacterial morphology of sample M1P is round, white in colour, ± 2 mm in size, entire edge, flat elevation and haemolysed.
Gram analysis showed that M1H is a Gram-positive bacterium, indicated by the binding of crystal violet colour, while M1P is a Gram-negative bacterium, where the appearance of the colour shown by the colony is red (safranin colour), which is bound by the cell wall in the Gram staining test.

Related Results

PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
Latar Belakang :meningkatnya kebutuhan perawatan ortodonti cekat di seluruh dunia. Plak merupakan deposit lunak yang membentuk lapisan biofilm helic dan melekat erat pada permukaan...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
Potensi Daun Sirih sebagai Agen Alami untuk Pengendalian Plak Gigi melalui Aktivitas Antibakteri
Potensi Daun Sirih sebagai Agen Alami untuk Pengendalian Plak Gigi melalui Aktivitas Antibakteri
Plak gigi merupakan lapisan lunak yang berasal dari mikroorganisme dan berkembang biak di permukaan gigi yang kotor. Pengendalian plak gigi dapat dilakukan secara mekanis dengan pe...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Perawatan Estetik Kompleks Empat Gigi Anterior Maksila dengan Resorpsi Eksternal
Perawatan Estetik Kompleks Empat Gigi Anterior Maksila dengan Resorpsi Eksternal
Permasalahan estetik merupakan salah satu hal penting dalam perawatan kedokteran gigi restoratif dan harus sejalan dengan penampilan yang alami serta harmonis berdasarkan prinsip-p...

Back to Top