Javascript must be enabled to continue!
Potensi Daun Sirih sebagai Agen Alami untuk Pengendalian Plak Gigi melalui Aktivitas Antibakteri
View through CrossRef
Plak gigi merupakan lapisan lunak yang berasal dari mikroorganisme dan berkembang biak di permukaan gigi yang kotor. Pengendalian plak gigi dapat dilakukan secara mekanis dengan penyikatan gigi dan secara kimiawi dengan penggunaan bahan herbal yang mengandung antibakteri seperti pasta gigi dan obat kumur. Daun sirih hijau (Piper betle L.) mengandung minyak atsiri yang kaya akan fenol dan senyawa turunannya, seperti kavibetol. (betlephenol), estragol, kavikol, dan eugenol yang memiliki potensi kuat sebagai antibakteri. Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengevaluasi efektivitas formulasi produk, seperti pasta gigi herbal dan air rebusan sebagai obat kumur dengan komponen utama ekstrak daun sirih, dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab plak gigi, khususnya Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus. Melalui analisis 4 jurnal nasional dan 5 jurnal internasional dari tahun 2019 hingga 2024 yang diakses melalui google scholar dan science direct. Hasil review menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam daun sirih efektif merusak membran sel bakteri, meningkatkan permeabilitas sel, dan menyebabkan kematian bakteri. Pasta gigi herbal berbasis daun sirih terbukti lebih efektif dalam menurunkan indeks plak gigi dibandingkan pasta gigi non-herbal. Disisi lain, pemanfaatan air rebusan daun sirih juga menunjukkan penurunan akumulasi plak gigi yang signifikan. Kesimpulannya, produk berbasis daun sirih merupakan alternatif alami dan efektif untuk pengendalian plak gigi, dengan potensi untuk meningkatkan kesehatan mulut
Title: Potensi Daun Sirih sebagai Agen Alami untuk Pengendalian Plak Gigi melalui Aktivitas Antibakteri
Description:
Plak gigi merupakan lapisan lunak yang berasal dari mikroorganisme dan berkembang biak di permukaan gigi yang kotor.
Pengendalian plak gigi dapat dilakukan secara mekanis dengan penyikatan gigi dan secara kimiawi dengan penggunaan bahan herbal yang mengandung antibakteri seperti pasta gigi dan obat kumur.
Daun sirih hijau (Piper betle L.
) mengandung minyak atsiri yang kaya akan fenol dan senyawa turunannya, seperti kavibetol.
(betlephenol), estragol, kavikol, dan eugenol yang memiliki potensi kuat sebagai antibakteri.
Studi ini menggunakan metode tinjauan literatur untuk mengevaluasi efektivitas formulasi produk, seperti pasta gigi herbal dan air rebusan sebagai obat kumur dengan komponen utama ekstrak daun sirih, dalam menghambat pertumbuhan bakteri penyebab plak gigi, khususnya Streptococcus mutans dan Staphylococcus aureus.
Melalui analisis 4 jurnal nasional dan 5 jurnal internasional dari tahun 2019 hingga 2024 yang diakses melalui google scholar dan science direct.
Hasil review menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam daun sirih efektif merusak membran sel bakteri, meningkatkan permeabilitas sel, dan menyebabkan kematian bakteri.
Pasta gigi herbal berbasis daun sirih terbukti lebih efektif dalam menurunkan indeks plak gigi dibandingkan pasta gigi non-herbal.
Disisi lain, pemanfaatan air rebusan daun sirih juga menunjukkan penurunan akumulasi plak gigi yang signifikan.
Kesimpulannya, produk berbasis daun sirih merupakan alternatif alami dan efektif untuk pengendalian plak gigi, dengan potensi untuk meningkatkan kesehatan mulut.
Related Results
PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
PENGARUH PASTA GIGI PROPOLIS TERHADAP INDEKS PLAK PADA PENGGUNA ORTODONTI CEKAT DI FKG UPDM(B)
Latar Belakang :meningkatnya kebutuhan perawatan ortodonti cekat di seluruh dunia. Plak merupakan deposit lunak yang membentuk lapisan biofilm helic dan melekat erat pada permukaan...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai Sediaan Pasta Gigi
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Cengkeh (Syzygium aromaticum) sebagai Sediaan Pasta Gigi
Karies gigi adalah penyakit yang dapat merusak struktur gigi akibat erosi dan degradasi enamel gigi. Karies gigi terjadi ketika sisa makanan dan bakteri dalam mulut berinteraksi da...
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA PLAK GIGI PASIEN RSGM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI PADA PLAK GIGI PASIEN RSGM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
ABSTRAK
Plak gigi merupakan lapisan biofilm yang berasal dari bakteri sehingga dapat melekat kuat di gigi dan permukaan lain di rongga mulut. Plak mempunyai karakteristik yang ter...
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Berbahan Dasar Daun Sirih dan Daun Binahong sebagai Upaya Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK
Background: Bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun cuci piring biasanya menggunakan bahan aktif kimia sintetik yang memiliki dampak negatif bagi lingkungan yaitu dapat mencemar...
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
PERBEDAAN RERATA KEASAMAN MULUT BERBAGAI KELOMPOK KARIES GIGI PADA PASIEN DI RSGM BAITURRAHMAH PADANG
Riset kesehatan dasar tahun 2007 menyebutkan 72,1% penduduk Indonesia terkena karies gigi. Karies gigi adalah suatu proses patologis jaringan keras gigi (email dan dentin) yang ter...
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
HUBUNGAN ANTARA PANJANG DAN LEBAR DAUN NENAS TERHADAP KUALITAS SERAT DAUN NANAS BERDASARKAN LETAK DAUN DAN LAMA PERENDAMAN DAUN
Proses panen nenas akan menghasilkan limbah berupa daun nenas sebesar 2 sampai 3 kg per tanaman. Karena daun nanas tidak dapat dimanfaatkan untuk makanan ternak, jadi biasanya peta...
Perawatan Estetik Kompleks Empat Gigi Anterior Maksila dengan Resorpsi Eksternal
Perawatan Estetik Kompleks Empat Gigi Anterior Maksila dengan Resorpsi Eksternal
Permasalahan estetik merupakan salah satu hal penting dalam perawatan kedokteran gigi restoratif dan harus sejalan dengan penampilan yang alami serta harmonis berdasarkan prinsip-p...

