Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Status kesuburan kimia tanah pada lahan perkebunan karet dengan tingkat lereng dan posisi tapak polypedon yang berbeda

View through CrossRef
Penilaian status kesuburan tanah penting dijadikan acuan dalam optimalisasi pengelolaan, peningkatan efisiensi dan produktivitas lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan kimia tanah pada perkebunan karet rakyat melalui survei dengan pendekatan konsep posisi polypedon tanah dan kelas lereng lahan di Provinsi Jambi. Sampel tanah komposit diambil dari polypedon tanah atas, tengah, dan bawah pada tingkat persen lereng lahan 15-24%, 8-15%, 3-8%, dan 0-3%. Paramater kesuburan kimia tanah yang dianalisis adalah Kapasitas Tukar Kation (KTK), Kejenuhan Basa (KB), P2O5, K2O, C-Organik, N-Total dan pH tanah. Penentuan status kesuburan berdasarkan kriteria yang dikeluarkan Pusat Penelitian Tanah Bogor tahun 1983. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kesuburan kimia tanah tergolong rendah pada semua tingkat lereng lahan dan pada semua polypedon. Optimalisasi produktivitas budi daya tanaman karet di lokasi penelitian direkomendasikan agar melakukan pengapuran untuk peningkatan pH tanah, pemberian bahan organik dan pemupukan, terutama pupuk dengan unsur hara nitrogen, dan kalium.
Title: Status kesuburan kimia tanah pada lahan perkebunan karet dengan tingkat lereng dan posisi tapak polypedon yang berbeda
Description:
Penilaian status kesuburan tanah penting dijadikan acuan dalam optimalisasi pengelolaan, peningkatan efisiensi dan produktivitas lahan pertanian.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan kimia tanah pada perkebunan karet rakyat melalui survei dengan pendekatan konsep posisi polypedon tanah dan kelas lereng lahan di Provinsi Jambi.
Sampel tanah komposit diambil dari polypedon tanah atas, tengah, dan bawah pada tingkat persen lereng lahan 15-24%, 8-15%, 3-8%, dan 0-3%.
Paramater kesuburan kimia tanah yang dianalisis adalah Kapasitas Tukar Kation (KTK), Kejenuhan Basa (KB), P2O5, K2O, C-Organik, N-Total dan pH tanah.
Penentuan status kesuburan berdasarkan kriteria yang dikeluarkan Pusat Penelitian Tanah Bogor tahun 1983.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kesuburan kimia tanah tergolong rendah pada semua tingkat lereng lahan dan pada semua polypedon.
Optimalisasi produktivitas budi daya tanaman karet di lokasi penelitian direkomendasikan agar melakukan pengapuran untuk peningkatan pH tanah, pemberian bahan organik dan pemupukan, terutama pupuk dengan unsur hara nitrogen, dan kalium.

Related Results

DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Dampak Alih Fungsi Lahan Hutan Menjadi Lahan Perkebunan Terhadap Kualitas Fisik Tanah
Dampak Alih Fungsi Lahan Hutan Menjadi Lahan Perkebunan Terhadap Kualitas Fisik Tanah
ABSTRACT The conversion of land from forest land to plantation land causes the surface of the land to be exposed for quite a long time. This results in rapid decomposition of organ...
PENGARUH ALIRAN AIR PADA KESTABILAN LERENG
PENGARUH ALIRAN AIR PADA KESTABILAN LERENG
Bahaya longsor pada suatu lereng dapat dipicu oleh berbagai faktor, termasuk akibat air hujan yang turun di atas permukaan lereng. Pemicu longsor akibat air hujan dapat terjadi sew...
EVALUASI KESUBURAN TANAH PADA BERBAGAI TUTUPAN LAHAN DI KEBUN RAYA BOGOR
EVALUASI KESUBURAN TANAH PADA BERBAGAI TUTUPAN LAHAN DI KEBUN RAYA BOGOR
Kebun Raya Bogor (KRB) merupakan salah satu kebun raya tertua di Asia Tenggara yang memiliki jumlah koleksi tumbuhan mencapai lebih dari 12.000 spesimen. Kondisi kesuburan tanah sa...
Analisis pengaruh topografi lereng dan waktu pemangkasan terhadap kesuburan tanah di perkebunan teh, Jawa Barat
Analisis pengaruh topografi lereng dan waktu pemangkasan terhadap kesuburan tanah di perkebunan teh, Jawa Barat
Produktivitas teh mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Kondisi lahan yang tidak sesuai dapat berpengaruh terhadap produktifitas perkebunan teh. Topografi lereng dan umur pangka...
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
SISTEM INFORMASI SEBAGAI KEILMUAN YANG MULTIDISIPLINER
Saat ini, dibandingkan dengan negara sekitar, di manakah posisi Indonesia? Tepat sesaat sebelum pandemi, World bank mengkategorikan Indonesia pada posisi upper middle income dan PB...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...

Back to Top