Javascript must be enabled to continue!
Analisis kebangkrutan dan mitigasi risiko pada perusahaan perkebunan
View through CrossRef
Analisis kebangkrutan memberikan gambaran masa depan dari perusahaan dengan melihat kinerja masa lampau pada laporan keuangan. kesulitan keuangan yang sangat parah sehingga perusahaan tidak mampu untuk menjalankan operasi perusahaan dengan baik. Sedangkan kesulitan keuangan (financial distress) adalah kondisi likuiditas perusahaan yang terganggu yang menjadi awal kebangkrutan. Faktor penyebab kegagalan usaha perusahaan pada prinsipnya dibedakan menjadi 2 faktor, yaitu factor internal dan eksternal (Bambang Riyanto,1995). Selain itu, jika dilihat dari analisis kebangkrutan maka factor penyebab kebangkrutan diantaranya adalah: pendapatan yang tidak terpenuhi, biaya yang tinggi sehingga target laba tidak tercapai, tingkat liabilitas tinggi sehingga menjadi beban perusahaan serta asset yang belum optimal dalam mendukung perolehan pendapatan perusahaan. Agar perusahaan dapat menghindarkan diri dari zona kebangkrutan dan juga potensi bencana yang akan muncul maka perusahaan harus melakukan mitigasi pada factor-faktor penyebab kebangkrutan. Sehingga diharapkan kontinuitas perusahaan tetap terjaga dan perusahaan akan going concern.
Title: Analisis kebangkrutan dan mitigasi risiko pada perusahaan perkebunan
Description:
Analisis kebangkrutan memberikan gambaran masa depan dari perusahaan dengan melihat kinerja masa lampau pada laporan keuangan.
kesulitan keuangan yang sangat parah sehingga perusahaan tidak mampu untuk menjalankan operasi perusahaan dengan baik.
Sedangkan kesulitan keuangan (financial distress) adalah kondisi likuiditas perusahaan yang terganggu yang menjadi awal kebangkrutan.
Faktor penyebab kegagalan usaha perusahaan pada prinsipnya dibedakan menjadi 2 faktor, yaitu factor internal dan eksternal (Bambang Riyanto,1995).
Selain itu, jika dilihat dari analisis kebangkrutan maka factor penyebab kebangkrutan diantaranya adalah: pendapatan yang tidak terpenuhi, biaya yang tinggi sehingga target laba tidak tercapai, tingkat liabilitas tinggi sehingga menjadi beban perusahaan serta asset yang belum optimal dalam mendukung perolehan pendapatan perusahaan.
Agar perusahaan dapat menghindarkan diri dari zona kebangkrutan dan juga potensi bencana yang akan muncul maka perusahaan harus melakukan mitigasi pada factor-faktor penyebab kebangkrutan.
Sehingga diharapkan kontinuitas perusahaan tetap terjaga dan perusahaan akan going concern.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Analisis Manajemen Risiko Konstruksi Pada Proyek Konstruksi Bendungan Berdasarkan Konsep ISO 31000:2018
Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke empat di dunia dan hal ini menjadi tantangan pemerintah dalam membangun infrastruktur yang memadai. Salah satu program pemer...
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Manajemen Risiko Usaha Jamur Tiram CV. Citra Nusa Prima dengan Pendekatan Enterprise Risk Management
Jamur tiram merupakan komoditas pertanian yang rentan terkena risiko. Sumber utama risiko yaitu pada produksi, sumber daya manusia, dan pasar. Risiko yang terjadi belum menjadi per...
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
Determinants of Islamic Banking Profitability: A Comparative Analysis of Indonesia and Malaysia
ABSTRACT
Islamic banking in Indonesia and Malaysia experienced differences in asset growth and market share, potentially causing dissimilarity in profitability performance. This st...
ANALISIS RISIKO OPERASIONAL MENGGUNAKAN METODE ENTERPRISE RISK MANAGEMENT (ERM) PADA CV MURI UTAMA KIMIA
ANALISIS RISIKO OPERASIONAL MENGGUNAKAN METODE ENTERPRISE RISK MANAGEMENT (ERM) PADA CV MURI UTAMA KIMIA
Perusahaan mempunyai tujuan untuk dapat meningkatkan dan mengembangkan profitabilitas perusahaan. Namun tidak dapat dipungkiri, dalam menjalankan operasional perusahaan Pasti menem...
Resiko Sistem Manajemen Kinerja yang Buruk Terhadap Perusahaan Start Up di Indonesia.
Resiko Sistem Manajemen Kinerja yang Buruk Terhadap Perusahaan Start Up di Indonesia.
ABSTRACT
This research aims to evaluate the effect of poor performance management on the failure of start-up companies in Indonesia. Start-ups are businesses engaged in devel...

