Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO
View through CrossRef
Tuberkulosis paru masih menjadi masalah besar dan menjadi fokus perhatian penanganannya disemua negara di dunia. Penularan tuberkulosis paru saat ini sangat menghawatirkan dimana salah satu penyebabnya adalah perilaku masyarakat yang kurang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku masyarakat dengan kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tilamuta Kabupaten Boalemo. Penelitian ini merupakan Rancangan kuantitatif obsevasional dengan pendekatan crossectional studi. sampel penelitian adalah 60 responden. Dari hasil penelitian diketahui masyarakat wilayah kerja puskesmas tilamuta yang berperilaku kurang 27 responden (45%), cukup 26 responden (43,3%) dan berperilaku baik 7 responden (11,7%) sedangkan kejadian tuberculosis paru di wilayah kerja puskesmas tilamuta terkonfirmasi bakteriologis 27 responden (45%) dan tuberculosis klinis 33 responen (55%).. Dimana didapatkan tidak adanya hubungan perilaku masyarakat dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja puskesmas Tilamuta kabupaten Boalemo dengan nilai p value sebesar 0,641 (α > 0,05). Disarankan untuk lebih dikembangkan melalui pendekatan retrospektif terutama untuk mengetahui factor utama yang dapat menyebabkan tuberculosis.
Politeknik Pratama Purwokerto
Title: HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO
Description:
Tuberkulosis paru masih menjadi masalah besar dan menjadi fokus perhatian penanganannya disemua negara di dunia.
Penularan tuberkulosis paru saat ini sangat menghawatirkan dimana salah satu penyebabnya adalah perilaku masyarakat yang kurang baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku masyarakat dengan kejadian tuberkulosis paru di Wilayah Kerja Puskesmas Tilamuta Kabupaten Boalemo.
Penelitian ini merupakan Rancangan kuantitatif obsevasional dengan pendekatan crossectional studi.
sampel penelitian adalah 60 responden.
Dari hasil penelitian diketahui masyarakat wilayah kerja puskesmas tilamuta yang berperilaku kurang 27 responden (45%), cukup 26 responden (43,3%) dan berperilaku baik 7 responden (11,7%) sedangkan kejadian tuberculosis paru di wilayah kerja puskesmas tilamuta terkonfirmasi bakteriologis 27 responden (45%) dan tuberculosis klinis 33 responen (55%).
Dimana didapatkan tidak adanya hubungan perilaku masyarakat dengan kejadian tuberkulosis paru di wilayah kerja puskesmas Tilamuta kabupaten Boalemo dengan nilai p value sebesar 0,641 (α > 0,05).
Disarankan untuk lebih dikembangkan melalui pendekatan retrospektif terutama untuk mengetahui factor utama yang dapat menyebabkan tuberculosis.
.
Related Results
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
PEMETAAN FAKTOR RISIKO KEJADIAN TUBERKULOSIS DI KOTA PAREPARE
Tuberkulosis adalah penyakit menular yang dapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh bakteri (Mycobacterium tuberculosis). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peme...
Pengaruh Status Gizi, Keterpaparan Rokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung
Pengaruh Status Gizi, Keterpaparan Rokok Dan Riwayat Kontak Serumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedaton Bandar Lampung
Abstrak
TB adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Status gizi, keterpaparan asap rokok, dan riwayat kontak serumah merupakan faktor-faktor yang d...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS
HUBUNGAN KEBIASAAN MEROKOK DAN PERILAKU PENCEGAHAN DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA PASIEN TUBERKULOSIS
ABSTRAKTuberkulosis Paru (TB) adalah penyakit infeksi menular yang masih ditemukan di Indonesia. Â TB tersebut diduga di sebabkan oleh kebiasaan merokok dan perilaku pencegahan. Tu...
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS SEMANDING
ABSTRAK Tuberkulosis Paru telah menjadi masalah kesehatan yang utama di dunia dan angka keberhasilan pengobatan merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui tingkat...
Pengaruh Transformasi Jabatan Struktural ke Jabatan Fungsional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Pemerintah Kabupaten Boalemo
Pengaruh Transformasi Jabatan Struktural ke Jabatan Fungsional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Pemerintah Kabupaten Boalemo
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Pem...
Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Status Gizi dengan Insiden Penyakit Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru Tahun 2020
Hubungan Kondisi Fisik Rumah dan Status Gizi dengan Insiden Penyakit Tuberkulosis di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru Tahun 2020
Tuberkulosis Paru merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Kejadian penyakit Tuberkulosis Paru di Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru merup...
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PENDERITA TB PARU TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU PADA KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KURIPAN LOMBOK BARAT
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PENDERITA TB PARU TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU PADA KELUARGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KURIPAN LOMBOK BARAT
Latar belakang: Tuberkulosis (TB) paru adalah penyakit menular yang menjadi penyebab utama kematian di dunia yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Keberhasilan...

