Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Transformasi Jabatan Struktural ke Jabatan Fungsional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Pemerintah Kabupaten Boalemo
View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Pemerintah Kabupaten Boalemo, (2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Pemerintah Kabupaten Boalemo (3) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai pada Pemerintah Kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif, sampel berjumlah 83 orang responden pegawai pada pemerintah Kabupaten Boalemo, analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Secara parsial terdapat pengaruh yang negatif dan signifikan antara variabel transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Pemerintah Kabupaten Boalemo dengan nilai determinan sebesar 3,9 %. Artinya bahwa apabila transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional jika terus ditingkatkan maka kinerja pegawai pada pemerintah Kabupaten Boalemo akan semakin menurun.(2) Secara parsial terdapat pegaruh yang positif dan signifikan antara variabel motivasi kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Pemerintah Kabupaten Boalemo dengan nilai determinan sebesar 37,4%. Artinya bahwa apabila motivasi kerja terus ditingkatkan maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. (3) Secara simultan atau bersama-sama terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional (X1) dan motivasi kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Pemerintah Kabupaten Boalemo dengan nili determinan sebesar 49,6%. Artinya bahwa semakin tinggi transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional, dan motivasi kerja yang diberikan terhadap pegawai maka semakin tinggi pula kinerja pegawai pada pemerintah Kabupaten Boalemo.
CV. Pusdikra Mitra Jaya
Title: Pengaruh Transformasi Jabatan Struktural ke Jabatan Fungsional dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Pemerintah Kabupaten Boalemo
Description:
Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Pemerintah Kabupaten Boalemo, (2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Pemerintah Kabupaten Boalemo (3) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai pada Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif, sampel berjumlah 83 orang responden pegawai pada pemerintah Kabupaten Boalemo, analisis data menggunakan analisis regresi berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 20.
Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Secara parsial terdapat pengaruh yang negatif dan signifikan antara variabel transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional (X1) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Pemerintah Kabupaten Boalemo dengan nilai determinan sebesar 3,9 %.
Artinya bahwa apabila transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional jika terus ditingkatkan maka kinerja pegawai pada pemerintah Kabupaten Boalemo akan semakin menurun.
(2) Secara parsial terdapat pegaruh yang positif dan signifikan antara variabel motivasi kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Pemerintah Kabupaten Boalemo dengan nilai determinan sebesar 37,4%.
Artinya bahwa apabila motivasi kerja terus ditingkatkan maka kinerja pegawai akan semakin meningkat.
(3) Secara simultan atau bersama-sama terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara variabel transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional (X1) dan motivasi kerja (X2) terhadap kinerja pegawai (Y) pada Pemerintah Kabupaten Boalemo dengan nili determinan sebesar 49,6%.
Artinya bahwa semakin tinggi transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional, dan motivasi kerja yang diberikan terhadap pegawai maka semakin tinggi pula kinerja pegawai pada pemerintah Kabupaten Boalemo.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
PENGARUH KOMPETENSI, KOMITMEN TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA PEGAWAI (STUDI PADA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KOTA MALANG)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui dan menganalisa pengaruh kompetensi terhadap kepuasan kerja, pengaruh komitmen terhadap kepuasan kerja, pengaruh kompetensi terha...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN KINERJA PEGAWAI PADA KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BULELENG
KEPEMIMPINAN, MOTIVASI KERJA DAN KINERJA PEGAWAI PADA KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN BULELENG
Penelitian ini dilakukan di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuisioner sebagai instrumen ...
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
PENGARUH MOTIVASI INTRINSIK DAN EKTRINSIK TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SYARIAH DI KALIBARU
Keberhasilan sebuah perusahaan sangat erat kaitannya dengan kinerja karyawan yang ada di dalamnya. Karyawan merupakan penggerak dan pengendali dalam perusahaan. Meningkatnya kinerj...
PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. PLN (PERSERO) SEKAYU
PENGARUH DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PT. PLN (PERSERO) SEKAYU
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai di PT PLN (Persero) Rayon Sekayu Kabu...
ANALISIS MOTIVASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BIDANG HUKUM POLDA SUL-SEL MELALUI KEPUASAN KERJA
ANALISIS MOTIVASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BIDANG HUKUM POLDA SUL-SEL MELALUI KEPUASAN KERJA
Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap kepuasan kerja, menganalisis pengaruh motivasi dan kompetensi terhadap kinerja pegawai, mengan...
GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LEMBAGA AMIL ZAKAT MARHAMAH MAIMANAH
GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LEMBAGA AMIL ZAKAT MARHAMAH MAIMANAH
Dalam pencapaian tujuan serta sukses tidaknya sebuah perusahaan atauorganisasi banyak unsur penting yang berperan dalam pemenuhannya,diantaranya adalah kepemimpinan, kinerja, dan m...

