Javascript must be enabled to continue!
Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi
View through CrossRef
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, dari tanggal 3 Februari hingga 3 Maret 2025, dengan tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.” Sasaran kegiatan mencakup perangkat desa, pelaku UMKM, Karang Taruna, Ibu PKK, murid SD, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum. Dalam pelaksanaannya, data diperoleh melalui empat metode: (1) observasi langsung terhadap aktivitas masyarakat dan UMKM, (2) wawancara dengan pelaku UMKM, (3) studi pustaka dengan menelaah referensi yang relevan, dan (4) dokumentasi berupa pengumpulan data tertulis, foto, dan dokumen terkait UMKM Desa Purbayan. Kegiatan KKN bertujuan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal dan teknologi digital. Dua UMKM yang menjadi fokus adalah Suryo Art, pengrajin wayang fungsional yang telah menembus pasar internasional dan aktif melestarikan budaya melalui media digital, serta Vita Merchandise, produsen tas dan dompet yang telah mengalami transformasi bisnis dan memberdayakan perempuan lokal, dengan strategi pemasaran digital yang terus berkembang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Suryo Art dan Vita Merchandise memiliki potensi besar untuk berkembang melalui teknologi digital, seperti media sosial dan e-commerce, yang membantu memperluas pasar dan meningkatkan brand awareness. Meski demikian, keduanya menghadapi tantangan dalam konsistensi pengelolaan konten akibat keterbatasan waktu dan sumber daya. Solusi yang disarankan mencakup penggunaan aplikasi manajemen media sosial dan penjadwalan konten rutin. Selain itu, kedua UMKM berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya lokal, khususnya Suryo Art dengan seni wayangnya yang modern dan mendunia. Secara keseluruhan, digitalisasi terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Purbayan. Sinergi antara pelestarian budaya dan inovasi digital memperkuat daya saing UMKM. Untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, diperlukan dukungan pelatihan manajerial, inovasi produk, digital marketing yang efektif, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penguatan akses modal dan infrastruktur. Pendekatan menyeluruh ini akan menjadikan UMKM sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan ekonomi desa.
Title: Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi
Description:
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mengusung tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.
” Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, dari tanggal 3 Februari hingga 3 Maret 2025, dengan tema “Peningkatan Nilai Ekonomi Masyarakat Desa Purbayan dengan Mengembangkan Potensi UMKM di Era Digitalisasi.
” Sasaran kegiatan mencakup perangkat desa, pelaku UMKM, Karang Taruna, Ibu PKK, murid SD, penyandang disabilitas, dan masyarakat umum.
Dalam pelaksanaannya, data diperoleh melalui empat metode: (1) observasi langsung terhadap aktivitas masyarakat dan UMKM, (2) wawancara dengan pelaku UMKM, (3) studi pustaka dengan menelaah referensi yang relevan, dan (4) dokumentasi berupa pengumpulan data tertulis, foto, dan dokumen terkait UMKM Desa Purbayan.
Kegiatan KKN bertujuan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM berbasis potensi lokal dan teknologi digital.
Dua UMKM yang menjadi fokus adalah Suryo Art, pengrajin wayang fungsional yang telah menembus pasar internasional dan aktif melestarikan budaya melalui media digital, serta Vita Merchandise, produsen tas dan dompet yang telah mengalami transformasi bisnis dan memberdayakan perempuan lokal, dengan strategi pemasaran digital yang terus berkembang.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Suryo Art dan Vita Merchandise memiliki potensi besar untuk berkembang melalui teknologi digital, seperti media sosial dan e-commerce, yang membantu memperluas pasar dan meningkatkan brand awareness.
Meski demikian, keduanya menghadapi tantangan dalam konsistensi pengelolaan konten akibat keterbatasan waktu dan sumber daya.
Solusi yang disarankan mencakup penggunaan aplikasi manajemen media sosial dan penjadwalan konten rutin.
Selain itu, kedua UMKM berkontribusi terhadap pemberdayaan perempuan dan pelestarian budaya lokal, khususnya Suryo Art dengan seni wayangnya yang modern dan mendunia.
Secara keseluruhan, digitalisasi terbukti mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Purbayan.
Sinergi antara pelestarian budaya dan inovasi digital memperkuat daya saing UMKM.
Untuk pertumbuhan yang berkelanjutan, diperlukan dukungan pelatihan manajerial, inovasi produk, digital marketing yang efektif, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penguatan akses modal dan infrastruktur.
Pendekatan menyeluruh ini akan menjadikan UMKM sebagai pilar utama peningkatan kesejahteraan ekonomi desa.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Digitalisasi UMKM sebagai upaya peningkatan pemasaran online di Desa Sindangpanon
Digitalisasi UMKM sebagai upaya peningkatan pemasaran online di Desa Sindangpanon
Digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) menjadi salah satu tantangan yang dihadapi oleh UMKM di Indonesia, karena membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan sumber daya yang...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KAWUNGLARANG, KECAMATAN RANCAH, KABUPATEN CIAMIS
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama Badan Permusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraan Pemerintah...
Kampung Wisata Purbayan: Integrasi Teknologi dalam Harmonisasi Nilai Keagamaan dan Budaya
Kampung Wisata Purbayan: Integrasi Teknologi dalam Harmonisasi Nilai Keagamaan dan Budaya
Latar Belakang: Kampung Wisata Purbayan merupakan kawasan heritage yang memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya dan sejarah. Keterbatasan masyarakat da...
PEMBENTUKAN PUSAT KREATIF DESA MELALUI PEMBERDAYAAN PEMUDA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK UMKM DI DESA GEMBONGAN, KECAMATAN GEDEG, KABUPATEN MOJOKERTO
PEMBENTUKAN PUSAT KREATIF DESA MELALUI PEMBERDAYAAN PEMUDA DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN PEMASARAN DIGITAL PRODUK UMKM DI DESA GEMBONGAN, KECAMATAN GEDEG, KABUPATEN MOJOKERTO
Permasalahan seputar sosial ekonomi masih banyak ditemui di masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Permasalahan tersebut, misalnya pengangguran, kemiskinan bahkan tindak kejahata...
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Pendaftaran Merek Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Pada UMKM
Currently, UMKM play an important role in helping the country's economy, because it is very important to register trademarks on UMKM, so that UMKM brands can get legal protection. ...
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Efektivitas Peruntukkan Dana Desa
Dalam rangka meningkatkan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa, pemerintahan Presiden Joko Widodo membuat terobosan melalui program menyalurkan Dana Desa. “Tahun 2015 Alok...
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
BIMBINGAN TEKNIS PEMBUATAN PERATURAN DESA DI DESA KALIMATI, KECAMATAN ADIWERNA, KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH
Peraturan Desa ditetapkan oleh Kepala Desa setelah dibahas dan disepakati bersama BadanPermusyawaratan Desa merupakan kerangka hukum dan kebijakan dalam penyelenggaraanPemerintahan...

