Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERAN PENGABDI VIHARA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PUJA BAKTI UMAT BUDDHA MAITREYA VIHARA SUTTA MAITREYA PONTIANAK

View through CrossRef
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Peran Pengabdi Vihara dalam Meningkatkan Motivasi Puja Bakti Umat Buddha Maitreya di Vihara Sutta Maitreya Pontianak. Penelitian ini dilakukan di Vihara Sutta Maitreya Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif.  Responden  dalam  penelitian  ini  adalah  pengurus, pengabdi, dan umat Buddha Maitreya. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi. Analisis data dengan interactive model (Miles and Huberman,1994, 12), melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Keabsahan data dilakukan dengan konsep validasi berupa triangulasi dan member check. Secara teoritis Puja bakti bermakna aspek bakti, keyakinan, moralitas dunia satu keluarga, konsentrasi, dan kebijaksanaan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan puja bakti telah berjalan dengan baik yang ditunjukkan dengan umat melaksanakan puja bakti rata-rata kehadiran sebanyak 50 orang, peran pengabdi Vihara  sangat penting dalam memotivasi umat dalam puja bakti, meskipun dengan pandangan umat yang berbeda-beda dalam melakukan puja bakti, pemahaman umat semakin meningkat melalui pembiasaan puja bakti sebagai aspek bakti, keimanan(sradha), sila, dhyana, dan kebijaksanaan( prajna)
Title: PERAN PENGABDI VIHARA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI PUJA BAKTI UMAT BUDDHA MAITREYA VIHARA SUTTA MAITREYA PONTIANAK
Description:
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang Peran Pengabdi Vihara dalam Meningkatkan Motivasi Puja Bakti Umat Buddha Maitreya di Vihara Sutta Maitreya Pontianak.
Penelitian ini dilakukan di Vihara Sutta Maitreya Pontianak.
Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif.
  Responden  dalam  penelitian  ini  adalah  pengurus, pengabdi, dan umat Buddha Maitreya.
Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi.
Analisis data dengan interactive model (Miles and Huberman,1994, 12), melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Keabsahan data dilakukan dengan konsep validasi berupa triangulasi dan member check.
Secara teoritis Puja bakti bermakna aspek bakti, keyakinan, moralitas dunia satu keluarga, konsentrasi, dan kebijaksanaan.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan puja bakti telah berjalan dengan baik yang ditunjukkan dengan umat melaksanakan puja bakti rata-rata kehadiran sebanyak 50 orang, peran pengabdi Vihara  sangat penting dalam memotivasi umat dalam puja bakti, meskipun dengan pandangan umat yang berbeda-beda dalam melakukan puja bakti, pemahaman umat semakin meningkat melalui pembiasaan puja bakti sebagai aspek bakti, keimanan(sradha), sila, dhyana, dan kebijaksanaan( prajna).

Related Results

KECERDASAN SPIRITUAL DAN PUJA BAKTI
KECERDASAN SPIRITUAL DAN PUJA BAKTI
Ritual atau puja bakti adalah kegiatan yang rutin dilakukan oleh pemeluk keagamaan sebagai bentuk ungkapan keyakinan. Puja bakti adalah elemen yang selalu ada dalam sistem keagamaa...
HERITAGE KOTA PONTIANAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
HERITAGE KOTA PONTIANAK SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yakni: (1) Mengetahui apa sajakah Heritage yang terdapat di Kot...
Konsep Pendidikan Keagamaan Buddha dalam Kajian Sutta Pitaka
Konsep Pendidikan Keagamaan Buddha dalam Kajian Sutta Pitaka
Artikel ini membahas konsep pendidikan keagamaan Buddha dalam konteks Sutta Pitaka, bagian dari Tripitaka, yang merupakan kanon utama dalam literatur agama Buddha. Pendidikan pada ...
ANALISIS WISATA SEJARAH DI KOTA KOLONIAL PONTIANAK
ANALISIS WISATA SEJARAH DI KOTA KOLONIAL PONTIANAK
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui Bagaimana Pelaksanaan Wisata Sejarah di Kota Kolonial P...
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
AKTUALISASI KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM SUTTA PITAKA PADA KEHIDUPAN BERAGAMA UMAT BUDDHA
Moderasi beragama direalisasikan dalam bentuk toleransi antar maupun intern umat beragama. Keberagaman agama dapat menimbulkan konsep yang berbeda dalam memahami makna moderasi. Tu...
MAKNA SIMBOLIK TUMPENG DALAM SELAMATAN DAN NILAI-NILAI AJARAN BUDDHA PADA MASYARAKAT UMAT BUDDHA DI KULON PROGO
MAKNA SIMBOLIK TUMPENG DALAM SELAMATAN DAN NILAI-NILAI AJARAN BUDDHA PADA MASYARAKAT UMAT BUDDHA DI KULON PROGO
Masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Jawa sampai saat ini masih memegang dan nguri-uri budaya leluhur. Salah satu budaya leluhur yang masih dilestarikan adalah penggunaan tump...
PERAN PERS PADA MASA ORDE BARU DI PONTIANAK TAHUN 1966-1974
PERAN PERS PADA MASA ORDE BARU DI PONTIANAK TAHUN 1966-1974
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat peran pers pada masa Orde Baru di Pontianak tahun 1966-197...

Back to Top